7 Tips Interview dari HRD, Biar Dilirik Perusahaan dan Gak Gagal Mulu.
INDOZONE.ID - Pernah nggak sih, saat melamar kerja kamu merasa ada yang “nggak beres” dengan perusahaannya? Sering kali, tanda bahwa sebuah perusahaan mungkin red flag justru muncul sejak proses rekrutmen, bahkan sebelum kamu resmi menjadi karyawan.
Makanya, kalau sedang mencari kerja, penting banget untuk peka terhadap tanda-tanda alarm (red flag) di hiring process. Kenapa? Karena proses rekrutmen itu ibarat trailer film, kalau trailernya jelek, kemungkinan besar filmnya juga nggak asyik. Yuk, kita bahas satu per satu biar kamu nggak salah pilih tempat kerja!
Sebelum melangkah lebih jauh, cek dulu job description yang ditawarkan. Kalau isinya:
Itu bisa jadi alarm bahwa perusahaan tidak punya struktur yang jelas, atau malah mengharapkan kamu mengerjakan banyak hal sekaligus tanpa dukungan memadai. Istilah semacam ini sering dianggap red flag oleh pakar karier karena bisa menyembunyikan ekspektasi kerja yang tidak realistis.
Baca juga: Jangan Minder! Ini 5 Cara Terbaik Menjawab Pertanyaan Interview Kerja Usai Kena PHK
Pernah mengalami hal-hal berikut saat melamar kerja?
Kalau iya, itu peringatan serius. Proses rekrutmen yang tidak terstruktur sering dikaitkan dengan budaya organisasi yang kurang disiplin atau tidak menghargai waktu kandidat. Bahkan, survei menunjukkan 73 persen kandidat memilih mundur karena pengalaman wawancara yang buruk atau membingungkan.
Ini bukan sekadar soal HR yang kurang sigap, tapi juga bisa mencerminkan bagaimana perusahaan akan memperlakukan karyawan ke depannya. Kalau sejak awal saja sudah tidak profesional, bagaimana nanti setelah kamu bekerja?
Salah satu indikator red flag paling nyata adalah ketika perusahaan:
Situasi ini bukan cuma bikin stres, tapi juga bisa menunjukkan bahwa perusahaan tidak menghargai kontribusi karyawan secara finansial. Sebaliknya, perusahaan yang sehat biasanya terbuka sejak awal soal kompensasi agar kandidat bisa mengambil keputusan dengan jelas.
Ilustrasi interview kerja (freepik.com)
Wawancara bukan cuma momen untuk kamu “menjual” skill, tapi juga kesempatan menilai budaya kerja perusahaan dari cara mereka memperlakukan kandidat. Beberapa tanda red flag saat interview antara lain:
Perusahaan profesional biasanya menjelaskan ekspektasi dengan jelas dan menghormati kandidat. Kalau suasana wawancara terasa tidak nyaman, itu bisa jadi sinyal kamu tidak akan betah bekerja di sana.
Salah satu hal paling menjengkelkan adalah ghosting. Perusahaan tiba-tiba menghilang tanpa kabar, tidak membalas email atau telepon. Ini termasuk red flag yang paling umum dalam hiring process. Ketidakjelasan seperti ini sering menunjukkan kurangnya kepedulian terhadap pengalaman kandidat, dan bisa jadi gambaran bagaimana mereka memperlakukan karyawan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Hirecruiting.com, Monroeconsulting.com