Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 13 FEBRUARI 2026 • 13:25 WIB

Purposive Sampling: Pengertian, Tujuan, Contoh, Kelebihan, dan Kekurangannya

Purposive Sampling: Pengertian, Tujuan, Contoh, Kelebihan, dan KekurangannyaPurposive Sampling: Pengertian, Tujuan, Contoh, Kelebihan, dan Kekurangannya (freepik)

INDOZONE.ID - Dalam sebuah penelitian, pemilihan sampel menjadi langkah penting untuk memperoleh data yang tepat dan relevan.

Sampel yang sesuai, akan membantu peneliti menjawab rumusan masalah secara lebih akurat.

Tidak semua penelitian bisa memilih responden secara acak. Kadang, peneliti membutuhkan orang-orang dengan pengalaman atau ciri khusus yang sesuai dengan topik yang sedang diteliti.

Karena itu, digunakanlah teknik purposive sampling, yaitu metode pemilihan sampel berdasarkan kriteria tertentu, agar data yang diperoleh lebih fokus dan sesuai dengan tujuan penelitian.

Pengertian Purposive Sampling

Purposive sampling adalah teknik pengambilan sampel yang dilakukan dengan memilih subjek penelitian secara sengaja, berdasarkan kriteria atau pertimbangan tertentu yang relevan dengan tujuan penelitian.

Dalam teknik ini, tidak semua anggota populasi memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi sampel.

Peneliti menentukan siapa yang layak dijadikan responden, karena dianggap memiliki informasi, pengalaman, atau karakteristik yang sesuai dengan penelitian.

Purposive sampling sering digunakan dalam penelitian kualitatif, meskipun dalam beberapa penelitian kuantitatif teknik ini juga dapat diterapkan.

Baca juga: Tujuan Penelitian: Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Contoh Penulisan

Pengertian Purposive Sampling Menurut Para Ahli

Sugiyono (2018)

Mengambil sampel dengan pertimbangan tertentu sesuai karakteristik khusus yang dimiliki populasi dan dibutuhkan penelitian, agar data yang diambil bisa representatif. 

John W. Creswell (2017)

Creswell menyatakan, purposive sampling merupakan strategi dalam penelitian kualitatif. Di mana, peneliti secara sengaja memilih individu atau lokasi penelitian, karena dianggap paling memahami masalah yang diteliti.

Notoatmodjo (2010)

Metode pengambilan sampel berdasarkan pertimbangan tertentu, seperti sifat-sifat populasi yang sudah diketahui sebelumnya, sesuai dengan tujuan penelitian. 

Tujuan Penggunaan Purposive Sampling

Purposive sampling digunakan dengan tujuan tertentu yang disesuaikan dengan kebutuhan penelitian. Berikut beberapa tujuan penggunaan:

1. Memperoleh Data yang Relevan

Teknik ini bertujuan untuk mendapatkan informasi dari responden yang benar-benar sesuai dengan topik penelitian, sehingga data yang diperoleh lebih fokus dan tepat sasaran.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Deepublishstore.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Purposive Sampling: Pengertian, Tujuan, Contoh, Kelebihan, dan Kekurangannya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!