Hewan kelomang. (Eliani Kusnedi)
INDOZONE.ID - Kelomang adalah hewan yang sering terlihat santai membawa rumah ke mana-mana, tapi soal makan dan perawatan ternyata nggak bisa asal.
Hewan kecil yang dalam bahasa Inggris disebut Hermit crab ini punya kebutuhan khusus agar tetap sehat dan aktif, apalagi kalau dipelihara di rumah.
Sebelum memutuskan merawatnya, penting banget paham pola makan dan cara hidupnya.
Baca juga: Momen Haru, Sejumlah Siswa Suapi Anak Spesial dengan Makanan Jatah MBG
Kelomang termasuk hewan krustasea yang unik. Berbeda dari kepiting biasa, mereka nggak punya cangkang permanen.
Jadi mereka harus meminjam cangkang siput atau kerang dan menggantinya secara berkala saat tubuhnya mulai membesar.
Mereka cukup selektif dalam memilih cangkang, dengan ukuran dan bentuk yang harus pas agar tubuhnya tetap terlindungi, proses ganti cangkang ini jadi momen krusial untuk kelangsungan hidupnya.
Secara fisik, kelomang punya kaki berjalan dan kaki penjepit yang kuat. Kaki penjepit biasanya lebih besar dan berfungsi untuk mempertahankan diri sekaligus mencengkeram cangkang dengan kokoh.
Menariknya kelomang itu termasuk hewan sosial, lho! Mereka bisa hidup berkelompok dan sering terlihat berinteraksi satu sama lain. Adaptasinya juga luas, mulai dari pantai sampai area berpasir dekat laut.
Baca juga: 5 Kebiasaan Ini Bisa Melindungi Diri dari Gagal Jantung, Apa Saja?
Kelomang adalah hewan omnivora, jadi makanannya cukup beragam. Tapi kamu tetap perlu perhatikan komposisi agar gizinya seimbang.
Sekarang sudah banyak tersedia pelet atau pakan kering khusus kelomang. Biasanya sudah mengandung protein, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan.
Sayuran seperti brokoli, wortel, bayam, atau zucchini bisa jadi pilihan dengan cara potong kecil-kecil agar mudah dimakan. Variasi sayuran membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian mereka.
Apel, pisang, dan pepaya juga bisa diberikan dengan porsi yang tidak berlebihan karena kandungan gulanya cukup tinggi.
Kelomang butuh protein tambahan untuk pertumbuhan, dan ikan rebus, udang matang, atau cacing tanah bisa jadi opsi.
Cangkang yang dihancurkan atau kerang bersih bisa diberikan sebagai sumber kalsium, karena ini penting untuk mendukung kekuatan eksoskeleton dan proses pergantian cangkang.
Baca juga: Mengenal Munggahan, Tradisi Sunda untuk Menyambut Ramadhan yang Penuh Makna
Beberapa tanda kelomang sehat antara lain:
Kelomang butuh lingkungan yang mendekati habitat aslinya.
Periksa suhu dan kelembapan setiap hari dengan membuang sisa makanan agar tidak membusuk. Cek kondisi tubuh dan cangkang secara rutin untuk memastikan tidak ada masalah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Gramedia, Klik Dokter