Ilustrasi. 8 Parts of speech (Freepik)
INDOZONE.ID - Pernahkah Anda mencoba merakit sebuah furnitur tanpa membaca buku panduannya terlebih dahulu? Hasilnya kemungkinan besar akan goyah atau bahkan ambruk. Hal yang sama berlaku saat Anda belajar bahasa Inggris. Saat Anda merangkai sebuah kalimat, Anda membutuhkan "buku panduan" atau fondasi yang kuat agar pesan yang ingin disampaikan tidak salah arti. Dalam tata bahasa Inggris (grammar), fondasi fundamental tersebut dikenal dengan istilah Parts of Speech.
Bisa dikatakan, belajar parts of speech sama pentingnya dengan bernapas dalam proses menguasai bahasa Inggris. Tanpa memahami fungsi dari setiap kata yang Anda gunakan, merangkai kalimat yang utuh dan bermakna hanyalah angan-angan. Oleh karena itu, mari kita bedah bersama pengertian parts of speech, klasifikasinya, beserta contoh penggunaannya agar tata bahasa Anda semakin rapi dan natural!
Secara definisi tradisional, Parts of Speech (atau sering disebut sebagai kelas kata/word classes) adalah klasifikasi atau pengelompokan kata-kata dalam bahasa Inggris berdasarkan fungsi dan peran sintaksisnya di dalam sebuah kalimat. Ibarat sebuah tim sepak bola, setiap kata memiliki posisi dan tugasnya masing-masing ada yang bertugas sebagai subjek (penyerang), ada yang menjadi kata kerja pembentuk aksi (gelandang), hingga kata sifat yang memperindah susunan (pemain sayap).
Secara umum, tata bahasa Inggris membagi kelas kata ini menjadi delapan (8) komponen utama, ditambah satu kategori modern (Article/Determiner). Klasifikasi ini dibagi lagi ke dalam dua kelompok besar:
Penting untuk diingat bahwa satu kata bisa masuk ke dalam lebih dari satu part of speech, bergantung pada konteksnya. Contohnya kata "book". Jika berfungsi sebagai Noun artinya "buku", tetapi jika berfungsi sebagai Verb artinya "memesan/mem- booking".
Mari kita bahas kedelapan komponen tersebut secara mendetail!
Baca juga: Contoh Descriptive Text Tentang Hewan dalam Bahasa Inggris Beserta Artinya
Noun berfungsi untuk menamai orang, tempat, benda fisik, hewan, hingga konsep abstrak atau gagasan. Noun memegang peran sentral dalam kalimat, sering kali bertindak sebagai Subjek atau Objek. Perlu diingat, nama resmi seseorang, tempat, atau lembaga (Proper Noun) harus selalu diawali dengan huruf kapital.
Contoh Kata: Muhammad, teacher, cat, school, coffee, danger, New York, happiness.
Contoh Kalimat:
Pronoun digunakan untuk menggantikan Noun dalam sebuah kalimat agar kita tidak perlu mengulang-ulang nama benda/orang yang sama sehingga kalimat terdengar kaku. Terdapat beberapa tipe pronoun:
Contoh Kalimat:
Verb adalah "jantung" dari sebuah kalimat yang menunjukkan tindakan atau keadaan/kondisi dari subjek. Verb adalah satu-satunya kelas kata yang wujudnya bisa berubah-ubah bergantung pada waktu kejadian (Tenses, misalnya Present ke Past) dan jumlah subjek (Tunggal atau Jamak).
Contoh Kata: sing, dance, believe, finish, eat, run, is, am, are.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Oxford University Press