Ilustrasi love bombing yang perlu diwaspadai
INDOZONE.ID - Di awal hubungan, semuanya memang bisa terasa seperti mimpi. Dapat perhatian setiap hari, chat tanpa henti, hadiah datang tiba-tiba, sampai diperlakukan seperti “orang paling spesial di dunia”.
Tapi justru di momen yang terasa terlalu indah itulah, kamu perlu sedikit waspada. Karena tidak semua yang terlihat romantis itu benar-benar cinta yang sehat.
Ada istilah yang belakangan makin sering dibahas: love bombing.
Baca juga: Sudah Muak dengan Teman Toxic tapi Bingung Cara Mengakhirinya? Begini Cara ‘Putusinnya’
Love bombing adalah kondisi ketika seseorang memberikan perhatian, pujian, dan kasih sayang secara berlebihan di awal hubungan — bukan semata karena cinta, tapi untuk membangun ketergantungan emosional.
Sekilas memang terasa seperti “diprioritaskan banget”. Tapi pola ini sering berjalan terlalu cepat dan terlalu intens, sampai bikin lawan bicara kehilangan ruang untuk berpikir jernih.
Salah satu ciri paling umum dari love bombing adalah pemberian yang berlebihan dalam waktu singkat, misalnya:
Baca juga: Viral Jemaah Haji Lansia Panik di Pesawat, Minta Turun untuk Beri Makan Ayamnya
Sekilas terlihat seperti “effort banget”, tapi dalam beberapa kasus, ini bisa jadi cara halus untuk membuat seseorang merasa punya “utang emosional”.
Baca juga: Sering Diremehkan Teman Sendiri? Ini Cara Tegas Pasang Batasan agar Pertemanan Nggak Jadi Toxic
Menurut penjelasan para ahli hubungan, pola love bombing sering digunakan untuk membangun kontrol dalam relasi.
Ketika seseorang sudah merasa terlalu diperhatikan dan “terikat secara emosional”, mereka cenderung lebih sulit untuk mundur atau menolak.
Dalam banyak kasus, perilaku ini sering dikaitkan dengan individu yang memiliki kecenderungan manipulatif dalam hubungan.
Penting untuk digaris-bawahi: tidak semua perhatian berlebih itu berbahaya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline