Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 02 MEI 2026 • 20:05 WIB

Waspada, Love Bombing Sering Disangka Cinta Pandangan Pertama yang Awalnya Terasa Romantis!

Waspada, Love Bombing Sering Disangka Cinta Pandangan Pertama yang Awalnya Terasa Romantis!Ilustrasi love bombing yang perlu diwaspadai

INDOZONE.ID - Di awal hubungan, semuanya memang bisa terasa seperti mimpi. Dapat perhatian setiap hari, chat tanpa henti, hadiah datang tiba-tiba, sampai diperlakukan seperti “orang paling spesial di dunia”.

Tapi justru di momen yang terasa terlalu indah itulah, kamu perlu sedikit waspada. Karena tidak semua yang terlihat romantis itu benar-benar cinta yang sehat.

Ada istilah yang belakangan makin sering dibahas: love bombing.

Baca juga: Sudah Muak dengan Teman Toxic tapi Bingung Cara Mengakhirinya? Begini Cara ‘Putusinnya’

Terlalu Manis di Awal, Tapi Bisa Jadi “Jebakan Halus”

Love bombing adalah kondisi ketika seseorang memberikan perhatian, pujian, dan kasih sayang secara berlebihan di awal hubungan — bukan semata karena cinta, tapi untuk membangun ketergantungan emosional.

Sekilas memang terasa seperti “diprioritaskan banget”. Tapi pola ini sering berjalan terlalu cepat dan terlalu intens, sampai bikin lawan bicara kehilangan ruang untuk berpikir jernih.

Bukan Sekadar Romantis: Hadiah Berlebihan Bisa Jadi Sinyal

Salah satu ciri paling umum dari love bombing adalah pemberian yang berlebihan dalam waktu singkat, misalnya:

Baca juga: Viral Jemaah Haji Lansia Panik di Pesawat, Minta Turun untuk Beri Makan Ayamnya

  • Kirim bunga atau hadiah ke tempat kerja tanpa henti
  • Ngajak makan di restoran mahal hampir setiap hari
  • Tiba-tiba booking liburan mewah tanpa alasan jelas
  • Selalu memaksa semua ajakan tanpa menerima penolakan

Sekilas terlihat seperti “effort banget”, tapi dalam beberapa kasus, ini bisa jadi cara halus untuk membuat seseorang merasa punya “utang emosional”.

Baca juga: Sering Diremehkan Teman Sendiri? Ini Cara Tegas Pasang Batasan agar Pertemanan Nggak Jadi Toxic

Tujuannya Bukan Selalu Cinta

Menurut penjelasan para ahli hubungan, pola love bombing sering digunakan untuk membangun kontrol dalam relasi. 

Ketika seseorang sudah merasa terlalu diperhatikan dan “terikat secara emosional”, mereka cenderung lebih sulit untuk mundur atau menolak.

Dalam banyak kasus, perilaku ini sering dikaitkan dengan individu yang memiliki kecenderungan manipulatif dalam hubungan.

Tapi Jangan Langsung Parno

Penting untuk digaris-bawahi: tidak semua perhatian berlebih itu berbahaya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Healthline

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Waspada, Love Bombing Sering Disangka Cinta Pandangan Pertama yang Awalnya Terasa Romantis!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!