Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 04 FEBRUARI 2026 • 16:31 WIB

Apa Itu Love Bombing? Ini Tanda-tandanya Menurut Psikolog

Apa Itu Love Bombing? Ini Tanda-tandanya Menurut PsikologIlustrasi love bombing menurut psikolog (Freepik)

INDOZONE.ID - Istilah love bombing mungkin sudah sering didengar. Perilaku ini kerap dibahas di media sosial, terutama di kalangan milenial dan gen z.

Namun, dibalik kesan manisnya, apa sebenarnya yang dimaksud dengan love bombing?

Dalam psikologi, love bombing dikenal sebagai taktik manipulasi dan kekerasan emosional, di mana seseorang membanjiri pasangannya dengan perhatian, pujian, hadiah, dan kasih sayang secara berlebihan untuk mendapatkan kepercayaan, kendali, atau kekuasaan atas orang tersebut.

Baca juga: Bikin Baper Terus? Ini 6 Tanda Orang Love Bombing Terhadap Kamu, Bukan Cinta yang Sehat!

Asal Usul Istilah Love Bombing

Meski populer belakangan ini, istilah love bombing sebenarnya sudah digunakan sejak tahun 1970-an. 

Profesor psikologi Mark Griffiths menjelaskan bahwa awalnya istilah ini dipakai untuk menggambarkan strategi kelompok keagamaan atau sekte dalam menarik anggota baru. 

Mereka memberikan perhatian dan kebaikan berlebihan agar target merasa diterima dan bergantung.

Seiring waktu, love bombing diakui sebagai salah satu bentuk kekerasan dalam hubungan personal, seperti hubungan romantis, pertemanan, bahkan keluarga.

Fenomena ini juga ramai dibahas di TikTok, dengan puluhan ribu video yang ditonton jutaan kali.

Pada 2023, Crown Prosecution Service (Inggris) secara resmi mengakui love bombing sebagai bagian dari perilaku kontrol dan paksaan dalam hubungan abusif.

Apa Itu Love Bombing?

Love bombing adalah cara untuk menurunkan kewaspadaan seseorang agar pelaku bisa mendapatkan kepercayaan dan kendali.

Dalam hubungan romantis, pelaku biasanya membanjiri korban dengan pujian terus-menerus, perhatian tanpa henti, hadiah berlebihan, dan janji masa depan yang terlalu cepat.

Namun, setelah ikatan emosional terbentuk, perhatian itu bisa ditarik secara tiba-tiba. 

Korban pun bingung, merasa bersalah, dan berusaha lebih keras untuk mengembalikan kasih sayang tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Cosmopolitan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Apa Itu Love Bombing? Ini Tanda-tandanya Menurut Psikolog

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!