Ilustrasi hubungan LDR yang kandas. (freepik)
INDOZONE.ID - Menjalani hubungan jarak jauh atau long-distance relationship (LDR) sering kali terlihat romantis di media sosial.
Video call sampai ketiduran, kirim makanan online, countdown jadwal ketemu, hingga momen reuni di bandara sering bikin banyak orang iri.
Tapi dibalik momen manis itu, ada tantangan besar yang nggak semua pasangan siap hadapi: komunikasi.
Bukan soal seberapa sering kalian telepon atau chat setiap hari, tetapi bagaimana cara menyampaikan perasaan saat hubungan sedang tidak baik-baik saja.
Baca juga: Pergelaran Amal Angkat Kisah Anak Pejuang Kanker, Ajak Publik Turut Berkontribusi
Sayangnya, banyak pasangan LDR justru melakukan kebiasaan yang terlihat sepele, tetapi bisa merusak hubungan secara perlahan, yaitu memendam perasaan sendiri dan memilih diam saat ada masalah. Padahal, kebiasaan ini bisa menjadi awal dari renggangnya hubungan tanpa disadari.
Banyak orang dalam hubungan LDR memilih menahan emosi karena merasa tidak enak jika harus membebani pasangan. Misalnya saat pasangan sedang sibuk bekerja, kuliah, atau memiliki masalah pribadi, seseorang akhirnya memilih diam meski sebenarnya sedang kecewa.
Ada juga yang berpikir membahas masalah lewat chat hanya akan membuat situasi semakin rumit. Akhirnya muncul kalimat-kalimat seperti:
Baca juga: Ide Kencan Virtual Ini Dijamin Bikin Hubungan LDR Kamu Makin Hangat!
“Aku nggak apa-apa kok.”
“Tenang aja, nggak ada masalah.”
“Aku cuma capek.”
Padahal kenyataannya, ada rasa sedih, kecewa, marah, atau kesepian yang sedang disimpan sendirian.
Jika terus dilakukan, pasangan justru tidak pernah tahu apa yang sebenarnya terjadi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline