Pasangan tengah bertengkar (freepik)
INDOZONE.ID - Bertengkar dengan pasangan memang hal yang wajar dalam sebuah hubungan. Namun, konflik besar yang dipenuhi emosi sering kali meninggalkan luka yang tidak langsung sembuh begitu saja.
Setelah kata-kata menyakitkan terucap dan suasana memanas, banyak pasangan justru bingung harus mulai dari mana untuk memperbaiki keadaan.
Tak sedikit hubungan yang akhirnya kandas bukan hanya karena pertengkarannya, tetapi karena keduanya gagal memperbaiki hubungan setelah konflik terjadi.
Meski terasa berat, hubungan yang sempat rusak sebenarnya masih bisa diselamatkan — asal kedua belah pihak sama-sama mau berusaha.
Ada beberapa langkah sederhana namun penting yang bisa membantu hubungan kembali membaik setelah pertengkaran besar.
Baca juga: Bacaan Tawasul Lengkap Arab Latin dan Terjemahan untuk Panduan Tahlilan
Setelah pertengkaran besar, banyak orang ingin langsung menyelesaikan masalah saat itu juga. Padahal, berbicara ketika emosi masih tinggi justru bisa memperburuk situasi.
Saat marah, kecewa, atau sakit hati masih mendominasi, risiko mengucapkan hal yang disesali akan semakin besar. Beri waktu untuk menenangkan diri sebelum kembali berdiskusi agar percakapan bisa berjalan lebih sehat.
Menjauh sejenak bukan berarti menghindari masalah, melainkan memberi ruang agar konflik tidak semakin membesar.
Baca juga: Aamiin Ya Rabbal Alamin Arab: Tulisan, Arti, dan Cara Mengucapkannya dengan Benar
Setelah suasana lebih tenang, saatnya membicarakan masalah dengan kepala dingin. Komunikasi menjadi kunci utama untuk memperbaiki hubungan yang sedang retak.
Psikolog sekaligus spesialis hubungan asal Montreal, Zofia Czajkowska, PhD, menjelaskan bahwa keterbukaan mengenai pikiran, perasaan, serta arah hubungan ke depan dapat membantu membangun kembali rasa aman dalam hubungan.
Artinya, jangan hanya fokus pada siapa yang salah. Coba sampaikan apa yang benar-benar dirasakan dan dengarkan pasangan tanpa memotong pembicaraan mereka.
Baca juga: Hubungan Hancur Karena Banyak Masalah? Jangan Sedih Dulu, Cara Ini Bisa Jadi Penyelamat!
Kesalahan yang sering terjadi setelah bertengkar adalah mendengarkan pasangan hanya untuk mencari celah agar bisa membalas argumen mereka.
Padahal, mendengarkan dengan tulus bisa membantu memahami akar masalah yang sebenarnya. Biarkan pasangan menyampaikan sudut pandangnya hingga selesai sebelum memberikan respons.
Kadang, konflik terus berulang karena kedua pihak merasa tidak pernah benar-benar didengar.
Baca juga: Cara Menulis Daftar Pustaka Beserta Contoh Format yang Benar
Saat konflik dibahas kembali, banyak pasangan justru membawa masalah lama yang sebenarnya sudah selesai.
Kebiasaan ini hanya membuat pertengkaran semakin panjang dan melelahkan. Fokuslah pada masalah yang sedang dihadapi saat ini dan cari solusi bersama agar konflik serupa tidak terus terulang.
Bertengkar bukan berarti hubungan berakhir
Konflik besar memang bisa mengguncang hubungan, tetapi bukan berarti semuanya harus berakhir. Banyak pasangan justru menjadi lebih kuat setelah berhasil melewati masa sulit bersama.
Kuncinya adalah komunikasi yang sehat, kejujuran, dan kemauan untuk memperbaiki hubungan dari kedua belah pihak.
Baca juga: Solusi Cari Kos untuk Calon Mahasiswa Baru, Jangan Skip Hal Ini!
Kalau setelah bertengkar kamu dan pasangan sedang berada di fase canggung, mungkin sekarang saat yang tepat untuk berhenti saling diam dan mulai bicara baik-baik. Siapa tahu, hubungan kalian masih bisa diselamatkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline