Ilustrasi kegiatan untuk mengisi liburan. (Freepik)
INDOZONE.ID - Sudah ada di penghujung tahun, berarti sebentar lagi waktu berlibur akan segera tiba. Bagi kebanyakan orang akan memanfaatkan waktu liburan dengan bermalas-malasan atau cenderung tidak ingin melakukan apapun. Namun, hal itu lama kelamaan akan terasa membosankan.
Sementara itu, ada banyak aktivitas positif yang seru dan menyenangkan untuk mengisi hari libur kamu agar tidak terasa bosan. Di dalam artikel ini, akan dibahas 6 rekomendasi kegiatan untuk mengisi waktu liburan yang tidak hanya seru namun mampu mengasah fungsi kognitif, seperti yang dikutip dari berbagai sumber, salah satunya Jurnal "Pengaruh Aktivitas dan Latihan Fisik terhadap Fungsi Kognitif" (2016) oleh Wahyuni dan Khairun.
Membaca memiliki sejumlah manfaat yang luar biasa, terutama saat mengisi waktu libur. Selain dapat meningkatkan kecerdasan intelektual, membaca juga dapat meningkatkan kecerdasan emosional.
Baca Juga: Pentingnya Persiapan Matang Sebelum Debat: Intip Strategi Efektifnya
Ketika sedang membaca, maka kita akan bertemu dengan berbagai kosakata. Karena hal tersebutlah membuat kegiatan membaca akan membantu memperluas kosakata dan memperkaya bahasa.
Selain itu, buku juga sering kali memperkenalkan kita pada karakter yang berbeda, sehingga dapat memperluas pemahaman kita tentang kehidupan orang lain dan memperkuat empati.
Ilustrasi mengunjungi museum. (Freepik)
Liburan tidak melulu tentang pergi berbelanja. Mengunjungi musem atau galeri seni bisa menjadi alternatif lain untuk dijadikan destinasi liburan.
Baca Juga: Kisah Siti Hawa, Nenek Berusia 112 Tahun Punya 30 Cicit, Kini Siap Nikah ke-8 Kalinya
Pameran di museum sering menantang pemikiran dengan memberikan perspektif yang berbeda, sehingga dapat melatih keterampilan pemikiran kritis dan analitis. Selain itu, museum atau galeri seni bisa dijadikan untuk tempat menambah ilmu pengetahuan dan ilmu budaya.
Hal ini dikarenakan di dalam museum atau galeri seni terdapat beberapa koleksi museum seperti artefak dan pameran.
Memasak dan baking dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah, yaitu saat menghadapi tantangan seperti mengganti bahan yang kurang atau menyesuaikan resep. Selain itu, kemampuan daya ingat juga dilibatkan dalam hal mengingat resep dan langkah-langkah dalam proses memasak dan baking ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini