Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 15 JULI 2024 • 17:16 WIB

Sempat Diklaim Menurun, Tingkat Pengangguran di Indonesia Ternyata Masih Tertinggi di Asean

Sempat Diklaim Menurun, Tingkat Pengangguran di Indonesia Ternyata Masih Tertinggi di AseanPencari kerja mengikuti acara pembukaan Job Fair 2024 di aula Universitas Muhammadiyah Pontianak di Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (26/6/2024).

INDOZONE.ID - Beberapa waktu lalu, Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia mencatat bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Indonesia pada Februari 2024 mencapai 4,82%, turun sebesar 0,63% dibandingkan bulan Februari 2023. Meski jumlah pengangguran di Indonesia berkurang sebanyak 790 ribu orang, sehingga menjadi 7,2 juta jiwa pada awal 2024, namun ternyata tingkat TPT di Indonesia masih tergolong tinggi jika dibandingkan dengan negara tetangga.

Data tersebut diperkuat dengan pernyataan Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Warsito yang menyebut angka ini sangat penting bagi kita semua meskipun trennya menurun. Karena jika dibandingkan, TPT negara maju hampir semuanya di bawah 4%.

Baca Juga: Tekan Pengangguran, Kemnaker Sosialisasi Program Magang ke Luar Negeri

Melansir Goodstats, menurut laporan World Economic Forum (April 2024) dari International Monetary Fund (IMF), tingkat pengangguran di Indonesia tercatat masih tinggi yakni sebesar 5,2%. Ini menempatkan Indonesia pada posisi pertama jika dibandingkan dengan negara-negara Asean lainnya, lebih tinggi dibandingkan dengan enam negara Asean lain yang masuk dalam daftar.

Selepas Indonesia, Filipina menyusul di posisi kedua dengan tingkat pengangguran sebesar 5,1%, disusul Brunei Darussalam (4,9%), Malaysia (3,52%), Vietnam (2,1%), Singapura (1,9%), dan Thailand (1,1%). Menariknya, Thailand menjadi negara dengan tingkat pengangguran terendah di dunia, mengalahkan Singapura (1,9%), Jepang (2,5%), bahkan Amerika Serikat (4%).

Sementara itu, negara dengan tingkat pengangguran tertinggi adalah Sudan dengan 49,5%, disusul oleh Afrika Selatan (33,5%) dan Georgia (15,7%).

Baca Juga: Menurut Data BPS, Jumlah Pengangguran di Indonesia Mencapai 7,20 Juta!

IMF mendefinisikan tingkat pengangguran (unemployment rate) sebagai persentase angkatan kerja yang sedang mencari pekerjaan. Angkatan kerja yang dimaksud adalah penduduk usia produktif yang sedang bekerja atau mencari pekerjaan. Penduduk usia produktif yang tidak mencari pekerjaan (mahasiswa, ibu rumah tangga, dan lain-lain), serta penduduk tanpa pekerjaan yang tidak lagi mencari kerja tidak termasuk dalam angkatan kerja.

Mengapa angka pengangguran di Indonesia masih tergolong tinggi?

Sempat Diklaim Menurun, Tingkat Pengangguran di Indonesia Ternyata Masih Tertinggi di AseanSejumlah pencari kerja antre untuk mengikuti bursa kerja di Gymnasium Sekolah Vokasi IPB University, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/7/2024).

GoodStats menyebutkan bahwa salah satu penyebab utama tingginya pengangguran di Indonesia adalah rendahnya minat pengusaha untuk membuka lowongan pekerjaan, terlebih lagi dengan banyaknya tuntutan & ekspektasi yang tinggi terhadap calon pekerjanya. Alhasil, berbagai persyaratan seringkali memberatkan para pencari kerja, seperti harus sudah mencapai tingkat pendidikan tertentu, telah memiliki pengalaman kerja, berpenampilan menarik, belum menikah, dan masih banyak lainnya.

Bahkan, BPS mencatat bahwa pengangguran lulusan SMK lebih tinggi dibandingkan pengangguran lulusan Diploma IV, S1, S2, dan S3. Pandangan bahwa “semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang, maka semakin baik kinerja seseorang” masih terus dipertahankan hingga kini. Meski tidak sepenuhnya salah, pandangan ini menutup peluang bagi mereka yang benar-benar ingin bekerja keras dan membutuhkan pekerjaan.

Selain para pengusaha harus memperbanyak lapangan kerja dan meningkatkan kualitas angkatan kerja yang ada, pemerintah bersama generasi mendatang harus berupaya menciptakan lapangan kerja baru yang lebih inovatif untuk menyerap lebih banyak angkatan kerja di Indonesia, agar angkatan kerja kita tidak hanya bisa bermanfaat di luar negeri saja.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Goodstats

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Sempat Diklaim Menurun, Tingkat Pengangguran di Indonesia Ternyata Masih Tertinggi di Asean

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!