photo/Ilustrasi/crossfittype44.com
Kamu pasti sudah cukup familiar dengan jargon 4 sehat 5 sempurna, kan? Ya, ini adalah kampanye yang dilakukan pemerintah sejak tahun 1955.
Tujuannya, untuk membuat masyarakat memahami pola makan yang benar, sesuai dengan kebutuhan nutrisi tubuh.
Slogan ini dicetuskan oleh guru besar ilmu gizi pertama Indonesia, Prof. Poerwo Soedarmo pada tahun 1950-an.
Dalam konsep 4 sehat 5 sempurna, makanan sehat terdiri dari empat sumber nutrisi penting meliputi makanan pokok, lauk pauk, sayuran, dan buah-buahan.
Kemudian, disempurnakan dengan minum susu karena kaya akan protein, vitamin D, kalsium, vitamin B12, vitamin A, fosfor, dan gizi lainnya.
Sumber energi tubuh paling besar didapatkan dari makanan pokok harian yang dikonsumsi.
Terutama, yang kaya kandungan karbohidrat, seperti nasi, jagung, gandum, kentang, oat, dan umbi-umbian.
Pendamping makanan pokok ini berfungsi sebagai sumber zat pembangun untuk tubuh.
Makanan lauk pauk beragam, biasanya memiliki kandungan protein. Misalnya, telur, daging, ikan, tahu, dan tempe.
Sayuran hijau sangat disarankan karena penting untuk nutrisi tubuh. Warna hijau sayur mengandung klorofil sebagai sumber antioksidan.
Selain itu, sayuran juga kaya kandungan sulfarophane dan isothiocynate yang bersifat anti-kanker. Serta, terdapat banyak vitamin, serat, dan protein nabati.
Kandungan air, vitamin, mineral, dan serat tinggi dalam buah-buahan bermanfaat untuk menjaga kesehatan pencernaan dan kebugaran tubuh.
Terakhir, susu adalah pelengkap dari contoh makanan 4 sehat 5 sempurna di atas.
Sejak tahun 1990-an, slogan 4 sehat 5 sempurna dianggap sudah tidak memenuhi perkembangan dan pemenuhan gizi saat ini.
Hingga, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan mengganti prinsip 4 Sehat 5 Sempurna dengan Pedoman Gizi Seimbang (PGS).
Dalam Pedoman Gizi Seimbang, ada empat poin yang harus dijalani agar gizi baik dapat terpenuhi.
Di antaranya, variasi makanan, pola hidup bersih, pola hidup aktif dan olahraga rutin, serta memantau berat badan sesuai Indeks Massa Tubuh (IMT).
Mengacu pada Nutrition Guide for Balanced Diet, PGS diyakini mampu mengatasi masalah ganda terkait gizi, baik kekurangan atau kelebihan gizi.
Adapun pengelompokkan sumber makanan Gizi Seimbang terbagi tiga, yaitu:
Lalu muncul pertanyaan, apa perbedaan 4 Sehat 5 Sempurna dan Pedoman Gizi Seimbang?
Berdasarkan rilis resmi Kementerian Kesehatan RI tahun 2016, terdapat beberapa perbedaan mendasar terkait dua jargon tersebut.
Kebutuhan Minum Air Mineral
Nah, terlepas dari prinsip menu makanan 4 Sehat 5 Sempurna maupun Pedoman Gizi Seimbang, memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh adalah suatu keharusan bagi setiap individu.
Sebab, dengan variasi makanan bergizi dan pola hidup sehat, tubuh pun akan selalu bugar dan terhindari dari berbagai penyakit.
Semoga tulisan ini bermanfaat. Jangan lupa baca artikel dan berita lainnya hanya di INDOZONE.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: