Kawasan Kesawan Medan di era kolonial Belanda. (Twitter/potretlawas)
Medan awalnya merupakan sebuah kampung kecil. Setelah Kesultanan Deli memberikan tanah konsesi kepada Belanda, Medan berubah menjadi bandar yang besar dan ramai.
Kesultan Deli bersama Kapitan Tionghoa yang berada di Medan memiliki hubungan yang erat dengan Belanda. Mereka bersama membangun ekonomi Medan hingga ada ratusan lebih bangunan didirikan di Medan pada masa itu.
Beberapa bangunan ada yang masih bertahan hingga saat ini, namun ada juga yang telah dihancurkan dan dibangun dengan bangunan lainnya.
Indozone mengutip Neo Historia, Kamis (23/7), berikut beberapa bangunan peninggalan masa kolonial Belanda di Medan yang masih bertahan hingga saat ini.
1. Bank Standart Chartered (Ambtswoning van de resident van het oostkust van Sumatera), 1898
2. Istana Maimun, 1888
3. Rumah Tjong A Fie, 1900-an
4. Rumah Sakit Santa Elisabeth (Sint-Elisabeth Ziekenhuis), 1929
5. Perguruan Sutomo (Soe tong tiong hak), 1926
6. GPIB Immanuel (Nederlandse Hervormade Kerk), 1921
7. Kantor Gubernur Sumatera Utara (Proefstation Deli Tabak), 1913
8. Menara Air Tirtanadi (Watertoren van Ajer Beresih Waterleiding Maatschappij en Omgeving), 1908
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: