Ilustrasi cara menghemat uang (photo/freepik/jcomp)
Banyak kebiasaan boros yang kita lakukan setiap harinya tanpa disadari. Tak heran, jika penghasilan kita cepat habis, meski masih di awal bulan.
Maka dari itu, penting bagi kita untuk mengetahui cara menghemat uang yang efektif untuk menghindari diri dari perilaku boros.
Cara berhemat sebenarnya tidak menyiksa kok, hanya perlu komitmen dan tekad serta kesadaran mengenai hal-hal kecil yang kita lakukan sehari-hari.
Jangan menyerah kalau selama ini kamu masih gagal menghemat uang, berikut Indozone bagikan cara terbaik menghemat uang dengan mudah, yang bisa kamu coba.
Langkah pertama untuk berhemat adalah dengan mengetahui bayaran atau upah kerja yang kamu hasilkan setiap jam.
Hal ini berguna untuk membuat kamu sadar dan berpikir ulang jika ingin menghabiskan uang melebihi gaji yang kamu hasilkan.
Misalnya, gaji kamu Rp3,8 juta per bulan, maka cara menghitung upah per jam yaitu 1:173x3.800.000 = 21.965 inilah upah kerja kamu per jam.
Pasti kamu akan mempertimbangkan kembali untuk membeli barang mahal yang setara dengan 10 kali upah kerja kamu per jam.
Kalau kamu tipikal orang yang boros, gunakanlah metode ini saat ingin berbelanja barang-barang yang menarik perhatianmu.
Tahan selama 10 detik sebelum kamu memasukkan barang tersebut ke troli atau shopping cart, dan kamu akan menemukan jawabannya!
Jika barang tadi sebenarnya tidak terlalu penting, kamu akan dengan mudah melupakan barang tersebut.
Namun, bila kamu terus memikirkan dan takut tidak bisa menemukannya di tempat lain, barang itu memang menjadi kebutuhanmu.
Di zaman yang serba digital, sudah seharusnya kebiasaan cashless kamu terapkan untuk mendukung kebiasaan berhemat.
Pembayaran cashless lebih menguntungkan, karena biasanya ada promo menarik yang diperoleh oleh penggunanya, berupa cashback, poin, atau kupon.
Selain itu, sistem cashless juga lebih aman di masa pandemi, serta mudah dicek kembali transaksinya, jika kamu ingin mencatat pengeluaran.
Bawalah uang cash secukupnya untuk kebutuhan mendadak. Hindari membawa uang cash berlebih, karena kamu akan mudah membelanjakannya.
Membeli barang seken atau bekas pakai juga bisa menjadi alternatif cara menghemat uang yang bisa kamu lakukan, loh!
Harga barang seken sudah pasti lebih murah daripada beli yang baru, kualitasnya juga tak kalah jauh, yang penting kamu teliti saat membeli.
Kamu bisa saja mendapatkan mobil seken yang mulus, smartphone bekas dengan spesifikasi tinggi, atau pakaian preloved yang bermerek.
Dengan membeli barang seken, kamu sudah menghemat uang dan membatasi pengeluaran yang berlebihan.
Nah, ini dia penyebab utama yang sering tidak kamu sadari, yaitu sering belanja online lewat aplikasi marketplace atau e-commerce.
Keberadaan aplikasi belanja online di ponsel, membuat kamu akan sering melihat-lihat produk dan akhirnya tergiur untuk membeli.
Padahal barang yang kamu beli, bukanlah kebutuhan penting. Apalagi sekarang marketplace punya fitur notifikasi yang bikin kamu selalu cek promo yang tersedia.
Kamu boleh kok pakai aplikasi belanja online, tapi saat benar-benar perlu belanja sesuatu ya, bukan karena iseng saja.
Coba cek kembali, kamu punya member apa saja nih? Mulai dari gym, TV kabel, wifi, hingga akun premium digital streaming musik dan film.
Kalau kamu jarang menggunakan fasilitas langganan tersebut, sudah waktunya kamu berhenti berlangganan.
Dengan begitu, kamu bisa memangkas pengeluaran tidak penting dan menghemat sejumlah uang untuk disisihkan untuk tabungan.
Sebagai gantinya, kamu masih bisa olahraga di rumah, memilih paket data terbaik, atau menonton tayangan favoritmu dari channel gratis.
Kalau kamu hobi membeli kopi atau camilan lewat aplikasi pesan antar, sebaiknya kebiasaan ini mulai kamu kurangi.
Selain boros, kebiasaan jajan makanan yang tidak sehat juga tidak baik untuk tubuh. Kamu bisa mengganti kebiasaan ini dengan membuat camilan sendiri.
Bila kamu tak suka minum kopi instan, kamu bisa kok beli biji atau bubuk kopi, dan membuat minuman kopi sendiri.
Carilah alat menyeduh kopi dengan harga terjangkau dan mudah digunakan. Lebih baik lagi jika alat tersebut bisa kamu bawa kemana saja.
Pada kenyataannya, gaya hidup menentukan seberapa banyak pengeluaran yang kamu habiskan setiap bulannya.
Misalnya, kamu sering nongkrong di kafe sama teman, dinner di restoran, jalan-jalan ke mall, atau berakhir pekan di luar kota.
Kebiasaan merokok dan minum alkohol juga terbukti menguras isi dompet tanpa kamu sadari, loh!
Oleh karena itu, mengubah gaya hidup adalah salah satu cara menghemat uang yang paling tepat.
Nah, itulah tips cara menghemat uang di era digital yang bisa kamu terapkan. Jangan lupa untuk menyisihkan penghasilanmu untuk ditabung, ya. Semoga berhasil!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: