essica Kent, wanita yang melahirkan di penjara (Instagram/@jesken12)
Seorang ibu mengatakan melahirkan di penjara adalah pengalaman paling traumatis sepanjang hidupnya.
Wanita yang bernama Jessica Kent merupakan mantan pecandu narkoba dan narapidana.
“Saya punya bayi di penjara dan itu adalah pengalaman paling traumatis sepanjang hidup saya," katanya, dikutip dari Daily Star.
Wanita berusia 31 tahun, dari Arkansas, AS, mengatakan dia ditinggalkan sendirian dalam persalinan aktif selama lebih dari empat jam.
Pengalamannya telah membuatnya mengalami gangguan stres pascatrauma, yaitu gangguan kecemasan yang sering kali disebabkan oleh peristiwa yang menyedihkan.
Bayi Jessica ditempatkan di panti asuhan setelah dia melahirkan. Dia khawatir tidak akan mendapatkan hak asuh putrinya kembali karena keyakinannya.
Namun setelah keluar dari penjara, di dalam video TikTok-nya ia bersumpah untuk mengatasi kecanduan narkoba dan berhasil mendapatkan hak asuh atas anaknya itu.
Jessica sekarang sadar dan tinggal bersama pasangannya, putri dan anak keduanya, yang dia lahirkan dalam keadaan yang jauh lebih baik.
Sang ibu, yang berada di penjara selama dua tahun karena narkoba dan senjata, mengatakan ada perbedaan mencolok dalam pengalaman persalinannya ketika dia dibebaskan dari penjara.
“Saya harus pergi ke rumah sakit dengan pasangan saya Reese dan itu adalah pengalaman yang luar biasa dan indah," ceritanya.
Jessica mengatakan bahwa kedua pengalaman kehamilannya telah mengajarkan pelajaran hidupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: