Pria ini dikecam karena menangkap burung camar (TikTok/@taylorstictac)
Seorang pria mendapat kecaman setelah video dirinya meraih burung camar yang mencoba makan keripiknya menjadi viral.
Setelah jalan-jalan malam di kota, Taylor, dari Selandia Baru, memutuskan untuk membeli beberapa makanan untuk menyembuhkan mabuk yang tak terhindarkan.
Saat dia duduk untuk menikmati McDonald's yang tampak enak, dia dikelilingi oleh burung camar, dan entah bagaimana refleksnya yang cepat membuatnya menangkap salah satu burung yang mencoba memakan makanannya.
Dia menangkap momen itu kemudian mempostingnya ke TikTok. Ia mengira cukup lucu pada saat itu dan dengan cepat orang-orang menonton video itu.
@taylorstictac This sound fits perfectly... #viral #dunedin #newzealand #seagull #fyp #foryoupage
? Original Sound - Unknown
Tapi burung yang dia tangkap sebenarnya dilindungi, dengan hanya sekitar 500.000 spesies yang diperkirakan hidup di negara itu.
Video tersebut dengan cepat menarik perhatian Departemen Konservasi Selandia Baru.
Manajer operasi Departemen Konservasi Otago Annie Wallace mengatakan kepada Otago Daily News betapa kecewanya dia karena video itu menjadi viral.
"Tarapunga dilindungi oleh Undang-Undang Satwa Liar, yang berarti mengganggu, melecehkan atau membunuh mereka adalah ilegal. Mereka yang melakukannya dapat menghadapi denda atau hukuman penjara," katanya.
Taylor kemudian memposting video permintaan maaf di mana dia menjelaskan bahwa dia tidak bermaksud menangkap burung camar, terutama karena dia sebenarnya cukup takut pada mereka.
"Mereka semua mulai membom saya mencoba untuk mendapatkan chip saya. Satu mulai datang ke kepala saya jadi saya menunduk dan mengangkat tangan saya. Saya hanya meraihnya," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: