Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 22 MARET 2022 • 15:19 WIB

Kumpulan Contoh Ceramah Ramadan Singkat yang Menyentuh Hati

Kumpulan Contoh Ceramah Ramadan Singkat yang Menyentuh HatiIlustrasi ceramah ramadan (unsplash/@rumanamin)

Memasuki bulan Ramadan, umat Muslim biasanya akan disajikan dengan berbagai kultum atau ceramah singkat.

Baik di masjid-masjid maupun lewat media elektronik atau digital seperti televisi, radio, bahkan YouTube, pasti akan dipenuhi dengan ceramah Ramadan.

Ceramah di bulan Ramadan pada umumnya disampaikan sebelum melaksanakan salat tarawih atau sebelum berbuka puasa.

Agar ceramah Ramadan tetap menarik bagi jamaah, ada beberapa contoh ceramah singkat di bulan Ramadan dengan berbagai tema yang menyentuh hati, telah Indozone rangkum dari berbagai sumber di bawah ini.

Ceramah Tentang Ramadan

Ilustrasi ceramah tentang ramadan (unsplash/@rumanamin)

Salah satu tema yang bisa dibawakan saat ceramah Ramadan adalah keutamaan atau keistimewaan bulan Ramadan. Berikut ini teks ceramah tentang Ramadan yang bisa dijadikan referensi.

Judul: Keistimewaan Bulan Ramadan

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Bapak dan Ibu kaum Muslimin dan Muslimah rahimani wa rahimakumullah.

Berjumpa dengan bulan Ramadan adalah nikmat yang besar, nikmat yang sangat mulia yang Allah subhanahu wa ta'ala berikan kepada kita.

Dan kita tidak tahu, boleh jadi Ramadhan ini adalah Ramadhan terakhir kita.

Oleh karena itu, sebagai seorang Muslim, alangkah baiknya meningkatkan kesungguhan kita dalam mengisi bulan Ramadhan dengan berbagai macam ibadah dan amal salih.

Tentu satu hal yang tidak kita ragukan bahwasanya orang yang gugur karena jihad adalah orang yang sangat mulia kedudukannya di sisi Allah.

Namun, ternyata orang yang tidak mati syahid bisa mendapatkan pahala yang lebih unggul daripada orang yang mati syahid, hanya karena ia mengisi bulan Ramadan dengan baik.

Sebagaimana dalam satu hadis yang diriwayatkan oleh Baihaqi dan dinilai sahih oleh Al-Albani, diceritakan di masa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, hiduplah tiga sekawan.

Dua orang di antaranya gugur syahid di medan jihad, sedangkan satu orang lainnya meninggal dunia setahun kemudian.

Lalu, salah satu sahabat Nabi melihat dalam mimpinya kalau orang yang ketiga yang meninggal di atas kasur dan bukan karena jihad, lebih dahulu masuk surga dibandingkan dua kawannya yang mati syahid.

Maka, sahabat pun datang menemui Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dan menceritakan hal ini, kemudian beliau pun berkata:

"Bukankah orang yang ketiga itu umurnya lebih panjang satu tahun? Dengan tambahan umur satu tahun itu, dia berjumpa Ramadan tahun selanjutnya. Dan dia berpuasa dengan baik dengan puasa yang berkualitas di Ramadan tersebut. Dan selama satu tahun pula dia mengerjakan salat sekian ribu rakaat jumlahnya. Maka di antara keduanya (antara yang meninggal belakangan dan yang mati syahid duluan) terdapat jarak yang lebih jauh daripada antara langit dan bumi."

Yang artinya, orang tersebut semasa satu tahun sisa hidupnya, benar-benar telah memanfaatkan waktunya dengan sungguh-sungguh melalui bulan Ramadan.

Allahu Akbar. Satu fadilah bulan Ramadan yang sangat luar biasa.

Hal ini menunjukkan betapa mulianya Ramadan dan betapa besarnya nikmat Allah subhanahu wa ta'ala yang diberikan kepada kita.

Oleh karena itu, sungguh celaka dan sia-sia orang yang tidak mengisi Ramadan dengan maksimal.

Maka, mudah-mudahan Allah subhanahu wa ta'ala senantiasa memberikan kepada kita hidayah-Nya dan menuntun langkah kaki kita untuk memperbanyak amal di bulan Ramadan.

Agar nantinya kita menjadi orang yang sukses di bulan Ramadan dan Allah subhanahu wa ta'ala mengampuni dosa-dosa kita. Aamiin ya Rabbal Alamin.

Contoh Ceramah Ramadan

Ilustrasi contoh ceramah ramadan (unsplash/@lemonmelon)

Bulan Ramadan adalah momen yang tepat untuk memperbanyak sedekah karena keutamaan sedekah di bulan Ramadan sangatlah besar. Berikut ini contoh ceramah Ramadan tentang sedekah.

Judul: Keutamaan Sedekah di Bulan Ramadan

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Hadirin hadirot rohimakumulloh.

Tidak ada dalil Al-Quran maupun hadis yang menyatakan bahwa sedekah akan membuat kita menjadi miskin.

Namun, sebaliknya sedekah justru akan menjadikan kita serba berkecukupan. Mengapa demikian?

Karena Allah subhanahu wa ta'ala telah berjanji, "Barang siapa yang mau bersedekah, maka akan dilipatgandakan sampai 700 kali."

Ada sebuah cerita tentang sedekah yang terdapat dalam sebuah hadis, yang diriwayatkan oleh Tirmidzi dan Ahmad.

Tatkala Allah subhanahu wa ta'ala menciptakan bumi, maka bumi bergetar. Lalu Allah menciptakan gunung, dan bumi hanya terdiam.

Karena keheranan, akhirnya malaikat pun bertanya, "Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat daripada gunung?"

Allah menjawab: "Ada, yaitu besi."

Para malaikat bertanya lagi, "Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat daripada besi?"

Allah menjawab, "Ada, yaitu api."

Para malaikat kembali bertanya, "Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat daripada api?"

Allah menjawab, "Ada, yaitu air."

Para malaikat pun bertanya kembali, "Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat daripada air?"

Allah menjawab, "Ada yaitu angin."

Akhirnya para malaikat pun masih penasaran dan bertanya lagi, "Ya Allah, adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih dahsyat dari itu semua?"

Allah menjawab, "Ada, yaitu amal anak Adam yang mengeluarkan sedekah dengan tangan kanannya sementara tangan kirinya tidak mengetahuinya."

Subhanallah, ternyata sedekah adalah amalan yang kekuatannya paling dahsyat di mata Allah subhanahu wa ta'ala.

Nah, kalau yang tadi bertanya adalah malaikat, sekarang ada manusia yang punya pertanyaan begini, "Kalau orangnya miskin tidak punya duit atau harta untuk disedekahkan, bagaimana?"

Jawabannya bisa dilihat dari sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam yang diriwayatkan dari Abu Huroirah rodhiyallohu 'anhu.

"Setiap persendian manusia wajib bersedekah pada setiap hari di mana matahari terbit di dalamnya."

Lalu, apa sajakah dari persendian kita yang dihitung sebagai sedekah?

Pertama, engkau mendamaikan dua orang yang bertikai atau berselisih maka itu adalah sedekah.

Yang kedua, engkau membantu seseorang menaikkannya ke atas kendaraannya atau menaikkan barang bawaannya, maka itu adalah sedekah.

Ketiga, ucapan yang baik adalah sedekah. Keempat, setiap langkah yang engkau jalankan menuju (ke masjid) untuk salat adalah sedekah.

Yang kelima, engkau menyingkirkan gangguan (duri atau paku) dari jalan, itu pun termasuk sedekah.

Maka dari itu, tak ada lagi alasan kita tak bersedekah setiap hari, karena amalan sedekah ternyata begitu banyak.

Semoga kita tergolong sebagai orang-orang yang ahli sedekah. Aamiin ya Rabbal Alamin.

Ceramah Singkat Ramadan

Ilustrasi ceramah singkat ramadan (unsplash/@ini_adil)

Agar suasana menjadi lebih akrab, tak ada salahnya menyampaikan ceramah singkat Ramadan yang lucu dan sedikit menghibur namun tetap penuh dengan makna, seperti contoh di bawah ini.

Judul: Pentingnya Iman dalam Islam

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Hadirin yang saya hormati.

Iman adalah intan paling mahal dan mutiara paling berharga, yang membuat kita gembira menyambut datangnya bulan Ramadan.

Jika iman bisa diumpamakan, maka contohnya seperti ini. Di tangan kanan saudara, ada berlian harganya Rp5 juta dan di tangan kiri saudara ada rumput seikat.

Kalau berlian dan rumput ini sama-sama diletakkan di depan kambing, kira-kira mana yang akan diambil kambing?

Jelas, rumput! Karena kambing tidak mengerti nilai berlian seperti apa.

Andai saja, kambing mau menggunakan 'otaknya', niscaya kambing pasti akan mengambil berliannya. Mengapa demikian?

Sebab, jika berlian tersebut dijual ke pasar kemudian hasilnya dibelikan rumput, dijamin bakal dapat rumput sekabupaten.

Makanya, jangan jadi kambing yang tahunya cuma rumput karena hidupnya hanya melayani perut.

Seperti kata Imam Ali karamallahu wajhah, "Orang yang hidupnya hanya untuk melayani perut adalah?" (kambing).

Saudara yang ngomong ya, tanggung jawab, saya kan cuma mulai, kenapa diterusin?

Hadirin yang saya hormati, jaga iman baik-baik, wariskan kepada anak-anak kita semua, karena mereka harapan kita dan mereka masa depan Indonesia.

Akan bagaimana Republik Indonesia di masa yang akan datang? Bahkan bagaimana Islam di Republik Indonesia pada 20, 30, 40 tahun yang akan datang? Anak-anak kitalah jawabannya.

Mereka mau jadi apapun persilakan, asalkan iman merupakan landasan hidupnya

Anak-anak kita boleh jadi jenderal, asal jendral berlandaskan iman. Boleh jadi pejabat, tapi pejabat beriman. Jadi pengusaha, pengusaha yang beriman.

Kalau jadi pengusaha beriman, Insya Allah timbangannya tidak curang, ekonomi lancar masyarakat tenang.

Kalau jadi petani yang beriman, Insya Allah tidak menggarap tanah yang bukan miliknya.

Kalau iman landasannya, Insya Allah aman. Semoga kita termasuk orang-orang yang beriman, ya. Aamiin ya Rabbal Alamin.


Demikianlah contoh ceramah Ramadan yang menghibur sekaligus menyentuh hati untuk umat Muslim. Semoga bermanfaat.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kumpulan Contoh Ceramah Ramadan Singkat yang Menyentuh Hati

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!