Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 09 FEBRUARI 2023 • 10:53 WIB

Kisah Wanita Punya 3 Payudara, Langka Ukurannya Sebesar Telur Ayam

Kisah Wanita Punya 3 Payudara, Langka Ukurannya Sebesar Telur AyamIlustrasi wanita syok punya 3 payudara (Freepik/cookie_studio)

Seorang wanita bernama Nana asal Jakarta mengalami kejadian yang tidak biasa, karena muncul benjolan di bagian ketiaknya yang ternyata adalah payudara ketiga.

Wanita berusia 49 tahun itu menceritakan kondisinya kepada dokter spesialis bedah konsultan onkologi Dr. dr. Samuel Haryono, Sp.B (K) Onk, usai menghadiri diskusi tentang kanker payudara.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, benjolan yang muncul di ketiak sebelah kanan Nana adalah payudara ketiga. Benjolan itu muncul sejak Nana berusia 26 tahun.

Menurut dr Samuel, payudara ketiga yang dimiliki Nana merupakan tambahan atau aksesoris. Benjolan ini banyak muncul di ketiak, dan pada sejumlah kasus ada di bagian tubuh lain seperti bawah ketiak hingga perut dan umumnya hanya berbentuk puting.

Baca juga: Bocah 7 Tahun Ini Jadi Penderita Kanker Payudara Termuda, Nyesek Payudaranya Diangkat

Dr Samuel menilai, apa yang dialami Nana merupakan kondisi yang jarang terjadi, dengan persentase satu persen pada populasi masyarakat.

Dikutip dari ANTARA, Nana mengaku ketiak kanannya tiba-tiba membesar saat usianya 26 tahun. Nana yang saat itu belum menikah mengaku benjolan itu membuatnya tidak nyaman dan timbul rasa nyeri.

Ketika hamil di usia 29 tahun, Nana mendapati ukuran ketiaknya semakin membesar dan ukurannya bertambah lagi saat melahirkan. Ukurannya diperkirakan sebesar telur ayam kampung.

Namun, setelah menyusui, ketiak kanannya itu menyusut meski ukurannya lebih besar ketimbang ketiak kiri.

Awalnya Nana mengira benjolan tersebut adalah tumor, sehingga dia berkonsultasi ke dokter di kawasan Depok, Jawa Barat. Nana didiagnosis memiliki tiga payudara.

Nana kemudian diminta berkonsultasi dengan dokter bedah di salah satu rumah sakit kawasan Jakarta. Dia kemudian menjalani rontgen dan barulah dia menyadari bahwa itu bukan lah tumor melainkan kelenjar payudara yang tumbuh di ketiaknya.

Ilustrasi wanita ngukur payudara (Freepik/Anastasia Kazakova)

Dokter sebenarnya sempat menyarankan Nana menjalani prosedur bedah, karena khawatir tumbuh menjadi sel kanker. Tapi, Nana belum melakukannya hingga kelenjar itu berada di ketiaknya selama 23 tahun.

Walau begitu, dia menjalani USG dan mamografi (pemeriksaan kelenjar payudara dengan sinar X) untuk deteksi dini kanker payudara. Hasil USG setahun lalu menunjukkan tak ada tanda kanker pada ketiak kanannya.

Harus Diperiksakan

Adapun penyebab munculnya benjolan di ketiak, seperti peradangan, mastitis atau pembengkakan saat menyusui, abses, kista, benjolan jinak, dan tumor ganas.

Oleh sebab itu, penting untuk mendapat bantuan pakar kesehatan jika seseorang melihat perubahan yang mengkhawatirkan.

Baca juga: Deteksi Kanker, Kapan Sih Waktu yang Tepat bagi Wanita USG Payudara dan Mammografi?

Di sisi lain, ada juga kasus puting ketiga yakni puting tambahan pada bagian dada yang biasanya lebih kecil dari puting biasa dan sering disalah-artikan sebagai tahi lalat atau tanda lahir.

Puting ketiga umum terjadi dan biasanya tidak berbahaya. Pada beberapa kondisi, puting ini tidak perlu dibedah karena alasan kesehatan.

Puting ketiga bisa berada di mana saja di dada dan sering terbentuk sebelum kelahiran dan di sepanjang garis yang melengkung dari ketiak ke kedua sisi tubuh.

Ketika puting ekstra terjadi sendiri atau hanya puting maka disebut sebagai polythelia. Tetapi, ketika puting ketiga terhubung ke jaringan dan kelenjar payudara maka disebut polymastia.

Jika seseorang mengalami polymastia, jaringan payudara ekstra itu rentan terhadap penyakit yang sama yang dapat memengaruhi jaringan payudara pada umumnya.

Kasus puting ketiga bisa menjadi tanda cacat payudara bawaan atau tanda awal tumor ganas. Sejumlah referensi medis mencatat, salah satu gen yang dapat menyebabkan puting ekstra, yang disebut gen Scaramanga, juga memungkinkan puting ekstra terkena kanker payudara, seperti halnya payudara biasa.

Konsultasi dengan dokter diperlukan jika puting ekstra membentuk benjolan baru, jaringan keras, atau ruam di area tersebut. Dokter biasanya harus memeriksa puting ekstra jika ada cairan abnormal yang keluar dari puting.

Seseorang sebaiknya berkonsultasi dengan dokter bila puting ekstra menyebabkan tidak nyaman karena nyeri menyusui atau nyeri yang menjalar, untuk mengetahui apakah ada pilihan perawatan atau pembedahan yang tepat dalam menanganinya.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kisah Wanita Punya 3 Payudara, Langka Ukurannya Sebesar Telur Ayam

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!