Ternyata ada hubungannya. Hal itu sendiri tercantum dalam jurnal Obesity and Gastrointestinal Diseases yang ditulis Ai Fujimoto dan rekannya.
Riset itu sendiri dilakukan di Healthcare Administration Center of Toranomon Hospital, Jepang dengan mencoba kepada 42.862 orang dewasa pada 2008-2010. Dari hasil riset tersebut, orang yang dengan indeks massa tubuh lebih dari 25 lebih berisiko terkena GERD dan hiatal hernia.
Gangguan Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) ini sendiri disebutkan memiliki ciri-ciri seperti adanya sensasi nyeri dan terbakar dalam perut. Hal itu dikarenakan naiknya asam lambung hingga esofagus. Hal ini sebenarnya bisa disebuhkan apabila ditangani dengan segera.
Untuk hiatal hernia, itu merupakan kondisi bagian atas perut yang menonjol, hingga bagian bukaan diafragma. Diafragma sendiri merupakan dinding otot yang memisahkan perut dengan dada. Parahnya, hiatal hernia inilah yang meningkatkan risiko terkena GERD bila tak segera ditangani.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: