INDOZONE.ID - Terkadang hubungan nggak putus karena pertengkaran besar, tapi karena salah satu pihak sudah capek pelan-pelan.
Nggak semua orang akan bilang terus terang “aku udah lelah,” tapi sikapnya akan nunjukin sinyal jelas. Masalahnya, banyak yang terlalu sayang sampai nggak lihat tanda-tandanya.
Kalau belakangan ini kamu merasa ada yang beda dari pasanganmu, bisa jadi itu bukan cuma perasaan.
Baca juga: Tanpa Disadari, Ini 5 Kebiasaan Komunikasi yang Bisa Merusak Hubungan
7 Tanda Pasanganmu Capek Sama Hubungan
Ini dia 7 tanda dia udah capek dan mungkin nggak ingin lanjut, berdasarkan penjelasan para ahli dan pakar hubungan.
1. Dia Makin Jauh dan Dingin
Kalau segala bentuk perhatian malah bikin dia ilfeel, atau kamu merasa mengganggu setiap kali nyapa, itu bisa jadi tanda kalau dia udah mulai ngejauh.
2. Bercandanya Mulai Gak Sehat
Sering ada celetukan yang nyakitin, kayak becanda soal ninggalin kamu atau kekerasan verbal? Itu red flag. Menurut pakar dari Mend Project, bercandaan seperti itu bisa jadi bentuk manipulasi emosional yang dibungkus humor.
3. Merasa Tidak Nyaman
Kalau kamu terus-terusan mikir dua kali sebelum ngomong atau harus jaga sikap biar dia nggak marah, itu bukan hubungan yang sehat. Hubungan seharusnya bikin kamu tenang, bukan tegang dan nggak nyaman.
4. Menghindari Obrolan
Dulu mungkin dia masih peduli dan mau diskusiin masalah. Tapi kalau sekarang semua dibiarkan berlalu begitu aja, artinya dia sudah berhenti berusaha untuk hubungan kalian.
5. Sikapnya Berubah Total
Makin lama, kamu merasa seperti menjalin hubungan dengan orang asing. Dia sudah nggak sepeduli dulu dan semuanya terasa dingin banget, ini bisa jadi tanda kalau hatinya sudah bukan di hubungan ini lagi.
6. Semakin Egois
Semua harus sesuai maunya, mulai dari waktunya, rencananya, hingga topiknya. Kamu ada di situ hanya seperti pelengkap, dan kalau kamu terus-menerus merasa kasih lebih tapi nggak pernah dapet balasan, itu nggak sehat buat dijalanin terus.
7. Gampang Marah Tanpa Alasan
Dia bisa tiba-tiba meledak cuma karena hal sepele, kemarahan yang berlebihan bisa muncul karena emosi yang dipendam terlalu lama. Bisa jadi, dia sudah jenuh banget tapi nggak tahu cara nyampeinnya.
Baca juga: 35 Caption Tentang Hujan yang Singkat, Aesthetic, dan Puitis
Nggak semua hubungan bisa diselamatkan, dan nggak semua hubungan harus dipaksakan. Kalau kamu sudah ngerasa makin capek sendirian dan dia nggak lagi ada buat berjuang bareng, mungkin ini waktunya buat pikirin ulang.
Komunikasi tetap penting, tapi kalau semua sudah dicoba dan kamu tetap ngerasa sendiri dalam hubungan, kamu juga berhak untuk move on dan cari kebahagiaan yang lebih sehat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Yourtango.com