INDOZONE.ID - Pernah nggak sih lagi rebahan santai, tiba-tiba pikiran kamu lari ke mana-mana?
Mikirin chat dari gebetan yang belum dibalas, khawatir sama deadline tugas besok, atau malah mikirin hal konyol yang terjadi setahun lalu. Kalau iya, selamat! Kamu lagi kena penyakit sejuta umat di Gen Z: Overthinking.
Overthinking itu kayak loop nggak berujung di otak. Mikir, mikir lagi, mikir lagi, sampai akhirnya kamu jadi lelah sendiri. Nggak cuma bikin capek mental, overthinking juga bikin kamu jadi gampang insecure, takut mencoba hal baru, dan nggak bisa nikmatin hidup. Padahal, hidup itu harus dinikmati, bukan cuma dipikirin! Nah, biar kamu bisa lepas dari belenggu ini, ini dia 5 cara jitu buat bikin hidup kamu lebih santai. Simak baik-baik, ya!
1. Praktekin Mindfulness: Fokus di Momen Sekarang
Overthinking itu biasanya terjadi karena kamu terlalu banyak mikirin masa lalu (yang nggak bisa diubah) atau masa depan (yang belum terjadi). Solusinya? Coba latih diri kamu buat fokus di momen sekarang. Istilah kerennya, mindfulness.
Caranya simpel. Ambil napas dalam-dalam, rasakan udara yang masuk dan keluar dari hidung. Perhatikan suara-suara di sekitar kamu. Rasakan tekstur benda yang lagi kamu pegang. Intinya, ajak otak kamu untuk "balik" ke realita yang ada.
Menurut Psychology Today, “Latihan mindfulness membantu kita mengendalikan kecenderungan untuk terjebak dalam pikiran negatif. Ini adalah cara untuk membawa kesadaran ke momen saat ini tanpa penghakiman.” Nggak usah muluk-muluk, coba aja 5–10 menit sehari. Dijamin, pikiran kamu bakal lebih tenang.
Baca juga: Bikin Pikiran Lebih Tenang, Ini 8 Rahasia Orang Jepang Melawan Overthinking
2. Tuliskan Semua yang Ada di Kepala
Kadang, overthinking itu kayak beban yang menumpuk di kepala. Solusi termudah buat mengurangi bebannya adalah dengan menuliskannya. Ambil kertas atau buka aplikasi notes di HP, lalu tulis semua kekhawatiran, ide, atau pertanyaan yang bikin kamu nggak tenang.
Dengan menulis, kamu bakal 'ngeluarin' semua pikiran itu dari otak. Setelah ditulis, kamu jadi bisa melihatnya lebih objektif. Kamu bisa pilah mana yang penting dan mana yang cuma khayalan nggak jelas. Nggak jarang, setelah ditulis, kamu bakal sadar kalau masalahnya nggak seburuk yang kamu kira.
3. Batasi Diri dari Media Sosial, Biar Nggak Insecure Lagi!
Ini dia nih, salah satu biang kerok utama overthinking dan insecure: media sosial. Kita sering nggak sadar, scrolling Instagram atau TikTok bisa bikin kita membandingkan hidup kita sama orang lain. Lihat teman liburan ke luar negeri, pacar orang lain yang romantis, atau orang yang sukses di usia muda, langsung deh pikiran kamu muter: “Kok gue gini-gini aja ya?”
Padahal, yang mereka tunjukkan di medsos itu cuma sisi baiknya saja. Nggak ada yang mau posting pas lagi gagal atau sedih. Jadi, batasi waktu kamu di media sosial. Kalau perlu, coba digital detox seminggu sekali. Matikan notifikasi atau hapus aplikasinya sementara waktu.
Situs kesehatan mental Verywell Mind menyebutkan, “Penggunaan media sosial yang berlebihan dapat meningkatkan perasaan tidak aman dan memicu perbandingan sosial yang tidak sehat.” Dengan mengurangi medsos, kamu kasih ruang buat diri kamu sendiri buat tumbuh tanpa harus dibanding-bandingkan.
4. Aktivitas Fisik: Gerakin Badan, Lepasin Stres
Pikiran yang mumet seringkali bisa diatasi dengan menggerakkan badan. Saat kamu berolahraga atau melakukan aktivitas fisik, tubuh kamu bakal melepaskan endorfin yang bisa bikin mood kamu naik dan mengurangi stres.
Nggak harus nge-gym, kok. Kamu bisa mulai dari jalan kaki santai, lari-lari kecil, atau main badminton bareng teman. Fokusin pikiran kamu ke gerakan yang kamu lakuin. Nikmatin setiap keringat yang keluar. Dengan begitu, kamu nggak punya waktu buat mikirin hal-hal yang nggak penting.
5. Ngobrol dengan Orang yang Tepat
Kadang, overthinking itu cuma butuh satu hal: didengarkan. Kalau kamu punya teman atau keluarga yang kamu percaya, coba ceritain apa yang lagi kamu rasain. Nggak perlu cari solusi, cukup ngobrol aja.
Menceritakan apa yang ada di kepalamu ke orang lain itu bisa jadi terapi yang powerful. Kamu bakal ngerasa lebih lega dan nggak sendirian. Siapa tahu, mereka juga pernah ngalamin hal yang sama dan bisa kasih sudut pandang baru.
Baca juga: Overthinking Tiap Malam? Coba 4 Trik Ini Biar Tidurmu Nggak Drama Lagi!
Siap Balik Jadi Orang Santai?
Gimana? Udah ada pencerahan, kan? Overthinking itu memang nggak gampang dihilangkan, tapi bisa dikendalikan. Mulai sekarang, coba praktekin kelima cara di atas. Kasih space buat diri kamu, dan nikmatin setiap prosesnya. Karena hidup kamu terlalu berharga buat dihabisin cuma buat mikir!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Psychology Today