Jumat, 16 JANUARI 2026 • 16:15 WIB

Mengenal Ikan Terbang, Ikan Unik yang Bisa Melayang di Udara

Author

Ikan Terbang (Factanimal.com)

INDOZONE.ID - Pernah melihat ikan yang seolah-olah terbang di atas permukaan laut? Ikan tersebut dikenal sebagai ikan terbang. Dengan sirip dada yang lebar menyerupai sayap, ikan ini mampu meluncur di udara dalam jarak tertentu. 

Selain tampilannya yang unik, ikan terbang hidup di perairan tropis dan subtropis, termasuk Indonesia. Kecepatan berenang dan sirip yang lebar membuat ikan ini mampu melayang cukup jauh, menjadikannya salah satu ikan paling menarik untuk dipelajari.

Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang ikan terbang, mulai dari pengertian, sifat, karakteristik, hingga penjelasan apakah ikan terbang boleh dimakan atau tidak.

Baca juga: 9 Jenis Umpan yang Disukai Ikan Lele, Ada Umpan Untuk Galatama!

Apa Itu Ikan Terbang?

Ikan terbang termasuk dalam famili Exocoetidae, yang memiliki lebih dari 50 spesies. Mereka tersebar di laut tropis dan subtropis seluruh dunia, seperti Samudra Pasifik, Samudra Atlantik, Samudra Hindia, dan wilayah perairan Indonesia.

Ciri khas utama ikan terbang adalah ukurannya yang kecil, dengan panjang tubuh maksimum sekitar 45 cm (18 inci), serta sirip dada yang besar menyerupai sayap. Sirip ini memungkinkan mereka melayang di udara selama beberapa detik hingga puluhan meter, terutama untuk menghindari predator.

Loncatan ikan terbang biasanya mencapai jarak 30–50 meter (100–160 kaki). Beberapa ikan bahkan pernah diamati melayang hingga ratusan meter dengan memanfaatkan arus udara naik di tepi gelombang. Ikan juga dapat melakukan serangkaian luncuran berturut-turut, setiap kali mencelupkan ekornya ke dalam air untuk menghasilkan dorongan ke depan.

Sifat Ikan Terbang

ilustrasi Ikan Terbang (Factanimal.com)

1. Reaktif dan Waspada

Ikan terbang adalah hewan yang sangat reaktif. Mereka memiliki sistem sensorik yang tajam untuk mendeteksi getaran atau gerakan predator di bawah air. Sifat "terbang" mereka bukanlah untuk mencari makan, melainkan respons panik atau pelarian instan.

2. Memiliki Ketertarikan pada Cahaya

Ikan terbang biasanya suka bergerak ke arah cahaya di malam hari. Mereka sering naik ke permukaan air yang terang, misalnya di sekitar kapal yang menyalakan lampu. Kebiasaan ini juga dimanfaatkan nelayan untuk menangkap mereka.

3. Hidup Secara Berkelompok 

Ikan terbang jarang hidup sendirian. Mereka biasanya bergerombol dalam jumlah besar. Dengan hidup bersama, mereka lebih aman dari pemangsa karena lebih sulit bagi predator untuk menyerang satu ikan saja.

4. Aktif di Permukaan Perairan

Berbeda dengan banyak jenis ikan yang menghabiskan waktu di kedalaman laut, ikan terbang memiliki sifat pelagis, yaitu lebih banyak beraktivitas di lapisan atas air. Mereka sangat bergantung pada ruang terbuka di permukaan laut untuk melakukan pergerakan meluncur.

5. Memilih Tempat Terapung untuk Bertelur

Saat bertelur, ikan terbang sangat memilih tempat. Mereka mencari benda yang terapung di laut, seperti tanaman laut atau ranting kayu, untuk menempelkan telurnya. Dengan begitu, telur tetap berada dekat permukaan air yang kaya oksigen dan tidak tenggelam ke dasar laut yang gelap.

Karakteristik Ikan Terbang

Ikan terbang memiliki ciri khas fisik yang membedakannya dari jenis ikan lainnya. 

1. Struktur Sirip yang Unik

Ciri yang paling menonjol adalah sirip dada yang sangat lebar. Saat berada di dalam air, sirip ini terlipat rapat di samping tubuh. Namun, saat melompat ke udara, sirip ini akan membentang luas seperti sayap pesawat yang memberikan gaya angkat sehingga ikan dapat meluncur.

2. Tubuh Aerodinamis

Ikan terbang memiliki tubuh ramping dan memanjang, sehingga gerakannya sangat gesit. Bentuk tubuh ini membantu ikan berenang cepat, meminimalkan hambatan air, dan memudahkan mereka meloncat keluar dari laut saat dikejar predator.

Sisik ikan terbang juga sangat halus dan licin, membuat tubuhnya aerodinamis dan cepat di air. Sisik juga membantu perlindungan ringan dari benturan dan predator, serta mendukung gerakan melayang yang lebih lancar.

3. Ekor Kuat dan Bercabang

Ekor ikan terbang memiliki struktur yang kuat dan bercabang, berfungsi sebagai pendorong utama saat meloncat keluar dari air. Ekor ini juga membantu ikan mengatur arah dan kecepatan saat meluncur di udara.

4. Warna Tubuh Perak Kebiruan

Sebagian besar ikan terbang memiliki warna tubuh perak kebiruan dengan bagian atas gelap dan bawah perak (counter-shading). Fungsi warnanya:

  • Kamuflase di permukaan laut. 
  • Membuat predator sulit mendeteksi dari atas maupun bawah. 
  • Menunjang strategi bertahan hidup di laut terbuka.

5. Kepala dan Mata

Ikan terbang memiliki kepala kecil dengan mata besar. Fungsi utamanya:

  • Melihat mangsa dan predator dari jarak jauh.
  • Membantu tubuh tetap aerodinamis saat meloncat. 
  • Mendukung gerakan cepat dan refleks untuk bertahan hidup.

Baca juga: 10 Jenis Ikan Pembawa Hoki untuk Dipelihara di Rumah, Wajib Punya!

Apakah Ikan Terbang Boleh Dimakan?

Ikan Terbang (Factanimal.com)

kan terbang sangat aman dan boleh dikonsumsi. Di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia, ikan ini bahkan dianggap sebagai sumber pangan bergizi dan memiliki nilai ekonomi tinggi.

Ikan terbang kaya akan protein tinggi, lemak rendah, dan mineral laut, serta beberapa spesies mengandung omega-3 yang baik untuk jantung dan otak. Telurnya juga bernutrisi tinggi dan banyak digunakan dalam kuliner Asia.

Di Indonesia, khususnya di Sulawesi (Majene, Makassar) dan kepulauan Maluku, ikan terbang merupakan salah satu tangkapan utama.

Ikan terbang dapat diolah menjadi berbagai hidangan lezat dan bergizi, seperti digoreng, dibakar, diasap, atau dijadikan ikan kering dan abon. Dagingnya gurih, mirip ikan sarden atau kembung, namun sedikit lebih manis.

Jika kamu pernah makan sushi dan melihat butiran kecil berwarna oranye cerah di atasnya, itu adalah Tobiko, yaitu telur ikan terbang. Dalam kuliner Jepang, Tobiko sangat populer karena teksturnya yang renyah dan unik saat dikunyah.

Mengenal ikan terbang tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran untuk menjaga kelestarian ekosistem laut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Factanimal.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU