Kamis, 12 FEBRUARI 2026 • 17:35 WIB

Tips Memilih Kacamata yang Cocok dengan Karakter Personal, Bikin Gaya Makin Pede

Author

Pengguna sedang melakukan Personal Color Analysis (PCA) untuk memilih frame kacamata yang sesuai dengan skin tone dan karakternya. (Dewi Kania/Z Creators)

INDOZONE.ID - Sering beli kacamata untuk alat bantu penglihatan tapi masih suka salah pilih model dan warna frame yang cocok? 

Tenang, ada sederet tips untuk mengatasinya agar kacamatamu gak sia-sia. 

Banyak optik modern yang memberikan opsi dalam pemilihan kacamata sesuai dengan karakter personal. 

Jadi saat berkunjung ke optik, kamu gak hanya fokus mengecek ukuran mata minus, silinder atau plus, tapi bisa memilih gaya frame yang cocok sesuai personalisasi. 

Dikatakan Founder dan CEO KCMTKU, Nathania Pandy, penggunaan kacamata kini tidak lagi dipandang semata sebagai alat bantu penglihatan. 

Baca juga: Tiduran di Atas Makam, Dua Orang Ini Jadi Bahan Perbincangan Warganet

Tapi kacamata saat ini berfungsi untuk merepresentasikan karakter dan personal style penggunanya. 

“Kami percaya bahwa kacamata seharusnya tidak hanya membantu penglihatan, tetapi juga mendukung kepercayaan diri,” ujarnya saat ditemui dalam acara Grand Opening KCMTKU di Summarecon Mall Bekasi 2, baru-baru ini.

Tips Memilih Kacamata yang Cocok dengan Karakter Personal

Coba perhatikan, secara konsep, bila kamu berkunjung ke optik modern nuansanya akan lebih menyenangkan. 

Penataan kacamata yang cenderung rapi dan menarik, sehingga memudahkan seseorang untuk memilih kacamata.

Nah, salah satu tips lain yang bisa dilakukan saat berkunjung ke optik modern adalah bisa melakukan Free Personal Color Analysis (PCA). 

Baca juga: 5 Pertimbangan Memilih Istri Menurut Islam yang Sering Diabaikan

Dengan PCA, kamu akan menemukan frame paling sesuai dengan skin tone dan gaya personal, serta mengeksplorasi karakter eyewear. 

“Fungsionalitas dan gaya bisa berjalan selaras, dan itulah yang terus kami wujudkan melalui setiap gerai,” tambah Nathania.

Dengan demikian, semakin banyak orang yang aware dengan kondisi kesehatan matanya dan tak enggan lagi untuk mengunjungi optik. 

Terutama di tengah gaya hidup modern yang serba digital, penggunaan gadget dalam jangka waktu lama telah menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian banyak orang. 

Baca juga: Menyublim: Pengertian, Proses, dan Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

Tak heran jika kebutuhan akan koreksi penglihatan ikut melonjak tajam. Belum lagi dengan adanya prediksi World Health Organization (WHO), pada tahun 2030 nanti hampir 3,4 miliar orang akan mengalami rabun dekat.

“Kami melihat potensi besar dari pengunjungnya yang semakin aware terhadap kebutuhan kacamata, baik dari sisi fungsi maupun gaya. Jadi kami ingin menghadirkan pengalaman berbelanja yang lebih personal dan menyenangkan,” tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU