INDOZONE.ID - Kelomang adalah hewan yang sering terlihat santai membawa rumah ke mana-mana, tapi soal makan dan perawatan ternyata nggak bisa asal.
Hewan kecil yang dalam bahasa Inggris disebut Hermit crab ini punya kebutuhan khusus agar tetap sehat dan aktif, apalagi kalau dipelihara di rumah.
Sebelum memutuskan merawatnya, penting banget paham pola makan dan cara hidupnya.
Baca juga: Momen Haru, Sejumlah Siswa Suapi Anak Spesial dengan Makanan Jatah MBG
Mengenal Kelomang
Kelomang termasuk hewan krustasea yang unik. Berbeda dari kepiting biasa, mereka nggak punya cangkang permanen.
Jadi mereka harus meminjam cangkang siput atau kerang dan menggantinya secara berkala saat tubuhnya mulai membesar.
Mereka cukup selektif dalam memilih cangkang, dengan ukuran dan bentuk yang harus pas agar tubuhnya tetap terlindungi, proses ganti cangkang ini jadi momen krusial untuk kelangsungan hidupnya.
Secara fisik, kelomang punya kaki berjalan dan kaki penjepit yang kuat. Kaki penjepit biasanya lebih besar dan berfungsi untuk mempertahankan diri sekaligus mencengkeram cangkang dengan kokoh.
Menariknya kelomang itu termasuk hewan sosial, lho! Mereka bisa hidup berkelompok dan sering terlihat berinteraksi satu sama lain. Adaptasinya juga luas, mulai dari pantai sampai area berpasir dekat laut.
Baca juga: 5 Kebiasaan Ini Bisa Melindungi Diri dari Gagal Jantung, Apa Saja?
Kelomang Makan Apa?
Kelomang adalah hewan omnivora, jadi makanannya cukup beragam. Tapi kamu tetap perlu perhatikan komposisi agar gizinya seimbang.
1. Makanan Komersial Khusus Kelomang
Sekarang sudah banyak tersedia pelet atau pakan kering khusus kelomang. Biasanya sudah mengandung protein, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan.
2. Sayuran Segar
Sayuran seperti brokoli, wortel, bayam, atau zucchini bisa jadi pilihan dengan cara potong kecil-kecil agar mudah dimakan. Variasi sayuran membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian mereka.
3. Buah-buahan
Apel, pisang, dan pepaya juga bisa diberikan dengan porsi yang tidak berlebihan karena kandungan gulanya cukup tinggi.
4. Protein Hewani
Kelomang butuh protein tambahan untuk pertumbuhan, dan ikan rebus, udang matang, atau cacing tanah bisa jadi opsi.
5. Sumber Kalsium
Cangkang yang dihancurkan atau kerang bersih bisa diberikan sebagai sumber kalsium, karena ini penting untuk mendukung kekuatan eksoskeleton dan proses pergantian cangkang.
Baca juga: Mengenal Munggahan, Tradisi Sunda untuk Menyambut Ramadhan yang Penuh Makna
Tips Merawat Kelomang
1. Pilih Kelomang yang Sehat
Beberapa tanda kelomang sehat antara lain:
- Aktif dan responsif
- Cangkang utuh tanpa retak
- Mata terlihat cerah
- Tidak mengeluarkan bau tidak sedap
- Kalau terlihat lemas atau berbau, sebaiknya dihindari
2. Siapkan Habitat yang Nyaman
Kelomang butuh lingkungan yang mendekati habitat aslinya.
- Akuarium atau tangki minimal 10 galon (sekitar 38 liter) untuk dua kelomang kecil. Semakin luas, semakin baik
- Gunakan pasir atau serat kelapa dengan kedalaman minimal 3–4 inci supaya kelomang bisa menggali dan jaga kebersihannya secara rutin
- Suhu ideal berkisar 24–30 derajat Celsius dan kelembapan sekitar 70–80 persen
- Tambahkan batu, kayu, atau gua kecil sebagai tempat berlindung, atau bisa juga ditambah cabang atau tangga kecil untuk dipanjat
3. Perawatan Harian
Periksa suhu dan kelembapan setiap hari dengan membuang sisa makanan agar tidak membusuk. Cek kondisi tubuh dan cangkang secara rutin untuk memastikan tidak ada masalah.
Merawat kelomang memang terlihat simpel, tapi tetap butuh perhatian detail. Dari makanan sampai kondisi habitat, semuanya berpengaruh pada kesehatan mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Gramedia, Klik Dokter