INDOZONE.ID - Pernah membayangkan menyedot debu dengan alat segede gerobak yang ditarik kuda? Itulah kenyataan saat vacuum cleaner pertama kali ditemukan.
Perjalanan alat pembersih karpet ini panjang dan penuh kejutan, bahkan melibatkan petugas kebersihan yang alergi debu.
Manusia sudah bergelut dengan karpet berdebu selama ribuan tahun.
Arkeolog menemukan sisa-sisa karpet di makam Mesir dan Mesopotamia sejak 4.000 tahun lalu.
Namun alat pembersih modern baru hadir di abad ke-19, saat karpet tenun mesin mulai terjangkau masyarakat Eropa dan Amerika.
Baca juga: Apresiasi adalah: Pengertian, Pandangan Para Ahli, serta Fungsi dan Tujuannya
Penyapu Mekanis: Cikal Bakal Vacuum Cleaner
Terobosan pertama datang dari alat penyapu mekanis pada akhir 1850-an.
Alat ini masih sederhana, bekerja dengan memutar sikat secara manual untuk mengumpulkan kotoran ke wadah penampung.
Pengusaha Amerika, Melville Bissell, mematenkan alat penyapu Bissell pada 1876.
Istrinya, Anna, berperan besar menjadikannya sukses lewat kampanye pemasaran yang menjanjikan para wanita terbebas dari kelelahan membersihkan karpet.
Baca juga: Contoh Kalimat Simple Present Tense, Rumus, dan Fungsinya Lengkap
Mesin Raksasa Ditarik Kuda
Kisah penemuan vacuum cleaner sesungguhnya dimulai tahun 1901 dari sebuah tantangan.
Insinyur Inggris, Hubert Cecil Booth, menyaksikan demonstrasi alat pembersih asal Amerika yang menyemprotkan udara bertekanan untuk meniup debu.
Booth justru berpikir sebaliknya, debu harus dihisap, bukan ditiup. Ia pun bereksperimen dengan saputangan dan kursi.
Hasilnya, bagian belakang saputangan kotor terkena debu yang terhisap. Ide penyedot debu pun lahir.
Booth lalu menciptakan mesin raksasa berbahan bakar bensin yang ditarik kuda.
"Puffing Billy", begitu dijuluki, diparkir di luar gedung dengan selang panjang dimasukkan ke dalam jendela untuk membersihkan ruangan.
Baca juga: Contoh Descriptive Text Tentang Hewan dalam Bahasa Inggris Beserta Artinya
Petugas Kebersihan Ciptakan Vacuum Cleaner Portabel
Mesin Booth sukses di kalangan kaya raya London dan New York.
Tapi vacuum cleaner portabel pertama justru ditemukan pria berusia 60 tahun, James Spangler, seorang petugas kebersihan di Ohio.
Spangler menderita asma yang kambuh akibat debu saat membersihkan toko setiap malam dengan sapu dan kain pel.
Ia merakit alat dari kipas angin bekas, kotak, dan sarung bantal. Alat itu menyedot debu ke dalam sarung bantal, melindunginya dari debu beterbangan.
Baca juga: Adaptasi Fisiologis: Pengertian dan Contohnya pada Manusia, Hewan, dan Tumbuhan
Hoover Lahirkan Vacuum Cleaner Modern
Spangler mematenkan penemuannya pada 1908. Ia lalu menjual bisnisnya kepada W.H. "Boss" Hoover, pengusaha kulit yang bisnisnya terpuruk karena mobil mulai menggantikan kuda.
Hoover merilis Model O pada 1908, vacuum cleaner listrik portabel seberat 40 pon dengan gagang kayu dan kantong menyerupai sarung bantal. Inilah cikal bakal vacuum cleaner modern.
Desainnya terus berkembang. Pada 1936, desainer legendaris Henry Dreyfuss menciptakan Hoover Model 150 yang ringan dan modern menggunakan plastik Bakelite.
Model ini menjadi standar industri vacuum cleaner hingga kini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: History.com