Senin, 02 MARET 2026 • 19:00 WIB

Kenapa Puasa Malah Bikin Berat Badan Naik? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Author

Ilustrasi berat badan naik saat puasa (freepik)

INDOZONE.ID - Puasa biasanya identik dengan berat badan yang turun, apalagi menjelang Lebaran banyak orang mulai berharap bisa tampil lebih langsing lewat puasa ini. 

Tapi kenyataannya, nggak sedikit orang yang justru melihat angka timbangan naik saat bulan puasa tersebut. 

Nah lantas apa si sebenarnya terjadi selama puasa sampai berat badan bisa ikut naik?

Berikut penjelasannya lengkap dengan cara mengatasinya: 
 

Kenapa Sih Puasa Malah Bikin Berat Badan Naik?

Banyak orang berharap berat badan turun saat puasa, tapi yang terjadi justru sebaliknya.

Penyebabnya biasanya bukan karena puasanya, tapi karena pola makan dan kebiasaan yang berubah total.

Saat berbuka, pastinya kamu ingin makan semua yang ada di meja. Ditambah lagi, pilihan makanannya sering tinggi gula dan lemak.

Nah di sini masalahnya, dengan kamu makan yang tinggi gula dan lemak maka ada lonjakan kalori kamu akan tinggi saat malam hari.

Baca juga: Studi Ungkap Strategi Paling Efektif Turunkan Berat Badan Setelah Menopause

Jadi setelah seharian menahan lapar, tubuh memang memakai cadangan energi.

Tapi begitu berbuka, kamu langsung memasukkan kalori dalam jumlah besar, bahkan kadang melebihi kebutuhan harian. 

Kalau ini jadi rutinitas selama sebulan, wajar saja berat badan perlahan naik.

Kebiasaan yang Diam-Diam Jadi Penyebabnya

Tanpa sadar, ada beberapa kebiasaan yang bikin berat badan naik saat puasa, berikut ini penjelasannya: 

Kalap saat berbuka

Seharian nahan lapar bikin kamu merasa berhak “balas dendam”. Akhirnya semua dimakan dalam satu waktu.

Padahal perut butuh adaptasi pelan-pelan, bukan langsung diisi penuh. Saat porsi terlalu besar, kalori yang masuk otomatis ikut melonjak.

Kebanyakan gorengan dan takjil manis

Gorengan memang enak, takjil manis juga susah ditolak.

Tapi kombinasi lemak dan gula ini cepat banget menaikkan asupan kalori. 

Minuman manis terasa

Ini yang sering menjebak. Karena bentuknya cair, kamu nggak merasa sudah mengonsumsi banyak kalori.

Padahal satu gelas minuman manis saja bisa setara camilan.

Mager seharian

Merasa lemas memang wajar, tapi kalau aktivitas turun drastis, pembakaran kalori juga ikut turun.

Kalau makan tetap banyak sementara gerak minim, tubuh nggak punya pilihan selain menyimpan sisanya jadi lemak.

Kurang tidur

Bangun sahur plus kebiasaan begadang bikin jam tidur berantakan.

Kurang tidur ini bisa bikin metabolisme kamu jadi lebih lambat, jadi lemak lebih mudah menumpuk.

Cara Mengatasi Kenaikan Berat Badan saat Puasa

Adapun beberapa cara mengatasi agar berat badan kamu tetap stabil atau bahkan turun saat puasa: 

Baca juga: 5 Smoothie Sehat yang Mudah Dibuat, Bantu Turunkan Berat Badan Tanpa Ribet!

  • Buka puasa secara bertahap, mulai dari air putih dan kurma secukupnya lalu beri jeda sebelum makan besar supaya nggak langsung kalap.
  • Ambil porsi makan secukupnya dan tetap seimbang, utamakan protein serta serat agar kenyang lebih lama dan nggak gampang nambah.
  • Batasi gorengan dan makanan manis, jangan sampai jadi menu wajib setiap hari karena kalorinya cepat menumpuk.
  • Kurangi minuman manis dan perbanyak air putih, karena kalori dari minuman sering nggak terasa tapi tetap berpengaruh ke berat badan.
  • Tetap bergerak meski sedang puasa, cukup jalan santai 20–30 menit agar pembakaran kalori tetap berjalan.
  • Atur pola minum air dengan cukup dari berbuka sampai sahur supaya tubuh tetap terhidrasi dan metabolisme lebih stabil.
  • Jaga waktu tidur agar hormon lapar tetap terkontrol dan kamu nggak mudah craving makanan tinggi gula atau lemak.

Jadi, kalau pola makan dan gaya hidup tetap terkontrol selama puasa, berat badan pun bisa lebih stabil tanpa harus merasa tersiksa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Rumah Sakit EMC

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU