Sabtu, 09 MEI 2026 • 07:20 WIB

Bacaan Tawasul Lengkap Arab Latin dan Terjemahan untuk Panduan Tahlilan

Author

Ilustrasi membaca yasin dan tahlil (freepik)

INDOZONE.ID - Membaca tawasul merupakan sebuah tradisi yang sangat lekat dengan umat Islam di Indonesia, terutama ketika mengawali pembacaan Surat Yasin atau saat acara tahlilan. Tawasul umumnya dibaca sebagai perantara sebelum membaca Surat Al-Fatihah di awal, untuk kemudian dirangkaikan dengan bacaan-bacaan tahlil lainnya.

Bagi kamu yang didapuk untuk memimpin doa atau sekadar ingin menghafalnya, berikut adalah ulasan mengenai makna dan bacaan Tawasul Lengkap Arab Latin dan Terjemahan.

Baca juga: Surat Yasin dan Tahlil Lengkap dengan Bacaan Latin dan Doanya

Pengertian Tawasul

Secara harfiah, tawasul adalah perantara atau penghubung ketika seseorang memohon sesuatu atau ingin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Menggunakan tawasul bisa dibilang sebagai cara memohon kepada Allah SWT dengan adab yang lebih sopan.

Pada umumnya, umat muslim bertawasul kepada Rasulullah SAW beserta keluarganya, para wali Allah, orang-orang sholeh, dan kaum muslimin secara umum. Penggunaan perantara orang-orang yang dekat kepada Allah SWT ini dilakukan sebagai bentuk kesadaran bahwa tiap-tiap manusia penuh dengan dosa dan kesalahan yang bisa saja menjadi penghalang terkabulnya doa.

Satu hal yang perlu ditekankan, bertawasul bukan berarti kita meminta kepada orang yang ditawasuli. Tawasul tetap dilakukan dengan niat murni mengharapkan rahmat serta pertolongan dari Allah SWT semata.

Ilustrasi. Sekelompok pria muslim sedang berdoa bersama. (Nano Banana)

Bacaan Tawasul Lengkap Arab Latin dan Terjemahan

Berikut adalah susunan bacaan tawasul yang umum dibaca secara berurutan, mulai dari tawasul kepada Nabi Muhammad SAW hingga kepada arwah ahli kubur yang dituju:

1. Tawasul kepada Nabi Muhammad SAW dan Keluarga

Bacaan pertama ditujukan kepada Rasulullah SAW beserta keluarga dan keturunannya:

Arab:

 إِلَى حَضْرَةِ النَّبِيِّ الْمُصْطَفَى سَيِّدِنَا مُحمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَاٰلِهِ وَأَزْوَاجِهِ وَأَوْلَادِهِ وَذُرِّيَّاتِهِ الْفَــاتِحَةُ

Latin:

 Ila ḫadlratin-nabiyyil-musthafâ sayyidinâ Muḫammadin shallallahu ‘alaihi wa sallama wa âlihi wa azwâjihi wa awlâdihi wa dzurriyyâtihi al-fâtiḫah

Terjemahan:

Kepada yang terhormat Nabi Muhammad ﷺ, segenap keluarga, istri-istrinya, anak-anaknya, dan keturunannya. Bacaan Al-Fatihah ini kami tujukan kepada Allah dan pahalanya untuk mereka semua. Al-Fatihah…

2. Tawasul kepada Para Nabi, Sahabat, Wali, dan Ulama

Selanjutnya, tawasul ditujukan kepada para pendahulu yang sholeh:

Arab:

 ثُمَّ إِلَى حَضْرَةِ إِخْوَانِهِ مِنَ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَالْأَوْلِيَاءِ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَالصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَالْعُلَمَاءِ الْعَامِلِيْنَ وَالْمُصَنِّفِيْنَ الْمُخْلِصِيْنَ وَجَمِيْعِ الْمَلَائِكَةِ الْمُقَرَّبِيْنَ، خُصُوْصًا إِلَى سَيِّدِنَا الشَّيْخِ عَبْدِ الْقَادِرِ الْجِيْلَانِي... الْفَــاتِحَةُ

Latin:

Tsumma ilâ ḫadlrati ikhwânihi minal-anbiya’i wal-mursalîn wal-auliya’i wasy-syuhadâ’i wash-shâlihîn wash-shaḫâbati wat tâbi‘în wal-‘ulamâ’il-‘âmilîn wal-mushannifînal-mukhlishîn wa jamî‘il-malâikatil-muqarrabîn, khusûshan ilâ sayyidinâsy-syaikh ‘abdil qâdir al-jîlânî... al-fâtiḫah

Terjemahan:

Lalu kepada segenap saudara beliau dari kalangan pada nabi, rasul, wali, syuhada, orang-orang saleh, sahabat, tabi‘in, ulama al-amilin (yang mengamalkan ilmunya), ulama penulis yang ikhlas, semua malaikat Muqarrabin, terkhusus kepada Syekh Abdul Qadir al-Jilani... Bacaan Al-Fatihah ini kami tujukan kepada Allah dan pahalanya untuk mereka semua. Al-Fatihah.

Baca juga: Mengharukan, Bocah Laki-laki Ini Ziarah Sendirian Tanpa Orangtua, Khusyuk Baca Surah Yasin

3. Tawasul kepada Ahli Kubur (Orang Tua dan Leluhur)

Urutan ketiga dibaca untuk mendoakan para leluhur, guru, dan ahli kubur kaum muslimin secara umum:  

Arab:

ثُمَّ إِلَى جَمِيْعِ أَهْلِ الْقُبُوْرِ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ مِنْ مَشَارِقِ الْأَرْضِ إِلَى مَغَارِبِهَا بَرِّهَا وَبَحْرِهَا خُصُوْصًا إِلَى اٰبَائِنَا وَأُمَّهَاتِنَا وَأَجْدَادِنَا وَجَدَّاتِنَا وَمَشَايِخِنَا وَمَشَايِخِ مَشَايِخِنَا وَأَسَاتِذَةِ أَسَاتِذَتِنَا وَلِمَنْ أَحْسَنَ إِلَيْنَا وَلِمَنِ اجْتَمَعْنَا هٰهُنَا بِسَبَبِهِ الْفَاتِحَةُ  

Latin:

Tsumma ilâ jamî‘i ahlil-qubûri minal-muslimîna wal-muslimâti wal-mu’minîna wal-mu’minâti min masyâriqil-ardli ilâ maghâribihâ barrihâ wa baḫrihâ khushushan ilâ abâ’inâ wa ummahâtinâ wa ajdâdinâ wa jaddâtina wa masyâkhinâ wa masyâyikhi masyâyikhinâ wa asâtidzati asâtidzatinâ wa liman aḫsana ilainâ wa liman ijtama‘nâ hâhunâ bisababihi, al-fâtiḫah

Terjemahan:

Kemudian kepada semua ahli kubur Muslimin, Muslimat, Mukminin, Mukminat dari Timur ke Barat, baik di laut dan di darat, khususnya bapak kami, ibu kami, kakek kami, nenek kami, guru kami, pengajar dari guru kami, mereka yang telah berbuat baik kepada kami, dan bagi ahli kubur/arwah yang menjadi sebab kami berkumpul di sini. Bacaan Al-Fatihah ini kami tujukan kepada Allah dan pahalanya untuk mereka semua. Al-Fatihah.  

4. Tawasul Khusus untuk Arwah Tertentu

Terakhir, sebutkan nama arwah atau ahli kubur spesifik yang sedang didoakan dalam majelis tahlil tersebut:  

Arab:

ثُمَّ إِلَى جَمِيْعِ أهْلِ الْقُبُوْرِ مِمَّنْ ذُكِرَتْ أَسْمَاؤُهُ فِيْ هٰذِهِ الرِّسَالَةِ حَضْرَةِ رُوْحِ … وَحَضْرَةِ رُوْحِ … وَحَضْرَةِ رُوْحِ … رَحِمَهُمُ اللهُ وَغَفَرَهُمْ، الْفَاتِحَةُ  

Latin:

Tsumma ilâ jamî‘i ahlil-qubûri mimman dzukirot asmâ’uhu fi hâdzihir risâlati, ḫadlrati rûhi…, wa ḫadlrati rûhi…, wa ḫadlrati rûhi…, roḫimahumullâhu wa ghafarahum, al-fâtiḫah  

Terjemahan:

Kemudian kepada semua ahli kubur, yang namanya disebutkan dalam risalah ini. Kepada… (sebutkan nama arwah), dan kepada…, dan kepada…. Semoga Allah merahmati dan mengampuni mereka. Bacaan Al-Fatihah ini kami tujukan kepada Allah dan pahalanya untuk mereka semua. Al-Fatihah. 

Rangkaian Lanjutan Setelah Tawasul

Setelah rangkaian bacaan tawasul di atas selesai dilafalkan, majelis biasanya akan melanjutkannya dengan membaca surat-surat pendek, yaitu Surat Al-Ikhlas (sebanyak 3 kali), Surat Al-Falaq, dan Surat An-Nas.

Rangkaian pembacaan tahlil tersebut kemudian akan diteruskan dengan membaca Surat Al-Fatihah, lima ayat pertama Surat Al-Baqarah, Ayat Kursi, Istighfar, lafaz Tahlil (Lâ ilâha illâllâh), selawat nabi, kalimat tasbih, hingga diakhiri dengan Doa Tahlil secara utuh.

Itulah panduan Tawasul Lengkap Arab Latin dan Terjemahan yang dirangkum agar mudah dipraktikkan. Semoga bermanfaat!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU