INDOZONE.ID - Hubungan yang retak sering kali nggak hancur karena satu masalah besar. Justru, banyak hubungan berakhir karena pola toxic yang terus diulang tanpa pernah benar-benar diselesaikan.
Mulai dari salah paham sepele, komunikasi yang semakin dingin, rasa kecewa yang dipendam, sampai kebiasaan mengungkit masa lalu — semua bisa jadi bom waktu dalam hubungan.
Tapi tenang, hubungan yang rusak belum tentu berakhir putus. Selama dua orang masih mau berjuang, selalu ada peluang untuk memperbaiki semuanya.
Menurut pakar hubungan Czajkowska, ada satu mindset penting yang harus diubah kalau ingin hubungan kembali sehat: berhenti mencoba “menyelamatkan hubungan lama.”
Baca juga: Bacaan Tawasul Lengkap Arab Latin dan Terjemahan untuk Panduan Tahlilan
Anggap Hubunganmu Seperti Memulai dari Nol Lagi
Banyak pasangan terjebak dalam hubungan yang sama, dengan luka yang sama, dan pertengkaran yang itu-itu lagi.
Padahal, menurut para psikolog, cara terbaik untuk memperbaiki hubungan adalah dengan menganggap kalian sedang membangun hubungan baru — bukan menambal hubungan lama yang penuh luka.
Dengan pola pikir ini, pasangan punya kesempatan untuk membuat aturan baru yang lebih sehat, termasuk menetapkan batasan agar kesalahan lama tidak terulang.
Misalnya, lebih terbuka soal perasaan, tidak saling menghilang saat marah, atau sepakat menyelesaikan masalah tanpa drama berlebihan.
Baca juga: Aamiin Ya Rabbal Alamin Arab: Tulisan, Arti, dan Cara Mengucapkannya dengan Benar
Cari Akar Masalah, Jangan Cuma Bertengkar di Permukaan
Sering kali pasangan bertengkar karena hal sepele seperti telat membalas chat, lupa memberi kabar, atau jarang quality time.
Namun faktanya, masalah utamanya sering jauh lebih dalam. Bisa jadi ada rasa tidak dihargai, kehilangan kepercayaan, rasa cemburu berlebihan, atau luka emosional yang belum sembuh.
Kalau akar masalah ini terus diabaikan, hubungan akan terus berputar di konflik yang sama.
Baca juga: Hubungan Hancur Karena Banyak Masalah? Jangan Sedih Dulu, Cara Ini Bisa Jadi Penyelamat!
Hentikan Kebiasaan Mengungkit Masa Lalu!
Salah satu alasan hubungan sulit pulih adalah kebiasaan membawa kesalahan lama ke setiap pertengkaran baru.
Saat pasangan mencoba berubah, tetapi masa lalu terus dijadikan senjata, hubungan akan sulit bergerak maju.
Memaafkan memang nggak mudah, tetapi menyimpan dendam juga hanya membuat hubungan semakin melelahkan.
Baca juga: Cara Menulis Daftar Pustaka Beserta Contoh Format yang Benar
Hubungan Bisa Diselamatkan, Asal Dua-Duanya Mau Berubah
Hubungan nggak akan membaik kalau hanya satu pihak yang berusaha. Dibutuhkan komitmen dari dua orang untuk sama-sama berubah, memperbaiki komunikasi, dan membangun kepercayaan lagi.
Kalau masih saling sayang tapi terus terjebak pola yang tidak sehat, mungkin yang harus diakhiri bukan hubungannya — melainkan kebiasaan buruk yang selama ini merusaknya.
Siapa tahu, hubungan yang sempat hampir kandas justru bisa jadi lebih kuat setelah melewati fase tersulit.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline