INDOZONE.ID - Pernahkah kamu menyantap hidangan laut lezat seperti kepiting saus tiram, cumi bakar, atau udang goreng tepung? Jika iya, tahukah kamu kalau semua makanan lezat tersebut punya satu kesamaan? Ya, mereka semua adalah contoh hewan avertebrata!
Dalam Kingdom Animalia, para ilmuwan membagi binatang ke dalam dua kelompok besar berdasarkan struktur tulang belakangnya Vertebrata (bertulang belakang) dan Avertebrata/Invertebrata (tidak bertulang belakang).
Buat kamu yang sedang mencari tahu apa saja klasifikasi dan contoh hewan avertebrata di sekitar kita, Indozone sudah merangkum penjelasan lengkapnya di bawah ini!
Apa Itu Hewan Avertebrata?
Secara sederhana, hewan avertebrata adalah kelompok hewan yang tidak memiliki tulang punggung atau ruas-ruas tulang belakang (vertebrae). Tulang belakang sendiri merupakan deretan ruas tulang penyokong tubuh yang terentang dari leher hingga ekor.
Karena tidak punya rangka dalam (endoskeleton) berupa tulang keras, kelompok hewan ini memiliki keanekaragaman bentuk tubuh yang sangat luar biasa. Menariknya, hewan avertebrata adalah kelompok mayoritas di bumi! Mereka bisa ditemukan hidup di hampir seluruh habitat, mulai dari daratan tinggi, padang pasir, hingga palung laut terdalam.
Baca juga: 5 Jenis Contoh Hewan Vertebrata yang Memiliki Tulang Belakang
Ciri-Ciri Umum Hewan Avertebrata
Lalu, bagaimana cara membedakan avertebrata dengan hewan lain (seperti sapi, kucing, atau ikan)? Berikut adalah karakteristik utamanya:
- Tidak punya tulang belakang: Ini adalah syarat mutlaknya.
- Eksoskeleton (Rangka Luar): Sebagai ganti tulang, banyak dari mereka (seperti kepiting atau kumbang) memiliki cangkang keras di luar tubuhnya untuk melindungi organ dalam.
- Peredaran darah terbuka: Darah mengalir langsung ke rongga tubuh, tidak selalu lewat pembuluh darah tertutup seperti manusia.
- Sistem saraf sederhana: Belum memiliki susunan saraf pusat (otak) yang kompleks. Saraf mereka biasanya masih berupa simpul-simpul saraf (ganglion).
- Cara berkembang biak: Bisa secara generatif (kawin) maupun vegetatif (tidak kawin, misalnya lewat fragmentasi atau pertunasan).
20 Contoh Hewan Avertebrata dan Filumnya
Untuk memudahkanmu menghafal, berikut adalah ringkasan 20 contoh hewan avertebrata yang sering muncul dalam pelajaran Biologi beserta kelompok filumnya:
| No. | Nama Hewan Avertebrata | Kelompok Filum | Keterangan |
| 1 | Kupu-kupu | Arthropoda (Insecta) | Serangga cantik yang melewati proses metamorfosis sempurna. |
| 2 | Semut | Arthropoda (Insecta) | Hewan pekerja keras bersendi yang hidup dalam sistem koloni bawah tanah yang kompleks. |
| 3 | Lebah | Arthropoda (Insecta) | Serangga bersayap yang terkenal karena menghasilkan madu dan sengatannya yang menyakitkan. |
| 4 | Laba-laba | Arthropoda (Arachnoidea) | Hewan mematikan berwajah banyak yang ahli menenun sutra untuk menjebak mangsanya. |
| 5 | Kalajengking | Arthropoda (Arachnoidea) | Hewan tangguh berbisa yang memiliki sepasang capit tangkas dan sengat mematikan di ujung ekornya. |
| 6 | Udang | Arthropoda (Crustacea) | Hewan air bercangkang bersendi yang memiliki antena panjang dan sering menjadi hidangan laut favorit. |
| 7 | Kepiting | Arthropoda (Crustacea) | Hewan bercapit dua yang dikenal dengan cara berjalannya yang menyamping serta cangkang keras pelindung tubuh. |
| 8 | Cumi-cumi | Mollusca | Si lunak ahli menyamar yang mampu menyemprotkan tinta hitam saat merasa terancam. |
| 9 | Gurita | Mollusca | Hewan laut sangat cerdas tanpa cangkang yang memiliki delapan lengan berotot dengan alat hisap kuat. |
| 10 | Siput / Bekicot | Mollusca | Hewan berlendir lambat yang kemana-mana selalu membawa 'rumah' (cangkang) di punggungnya. |
| 11 | Kerang | Mollusca | Makhluk air bertubuh sangat lunak yang berlindung di balik sepasang cangkang keras yang bisa membuka dan menutup rapat. |
| 12 | Ubur-ubur | Coelenterata (Cnidaria) | Makhluk laut purba berbentuk seperti jeli transparan tanpa otak dan tulang. |
| 13 | Anemon Laut | Coelenterata (Cnidaria) | Hewan laut yang terlihat seperti bunga indah, namun memiliki tentakel beracun yang sering menjadi rumah bagi ikan badut. |
| 14 | Spons Laut (Spongia) | Porifera | Hewan laut bertekstur mirip spons yang tubuhnya dipenuhi pori-pori dan hidup menempel pasif di dasar laut. |
| 15 | Bintang Laut | Echinodermata | Predator dasar laut yang lengannya berbentuk menyerupai bintang bersudut lima. |
| 16 | Bulu Babi (Landak Laut) | Echinodermata | Makhluk laut berbentuk bulat yang sekujur tubuhnya dipenuhi duri tajam beracun untuk melindungi diri dari predator. |
| 17 | Teripang | Echinodermata | Sering disebut timun laut, hewan bertubuh memanjang dan berdaging tebal ini bergerak sangat lambat menyapu dasar lautan. |
| 18 | Cacing Tanah | Annelida (Vermes) | Pahlawan penyubur tanah yang tubuhnya terdiri dari cincin-cincin beruas. |
| 19 | Lintah | Annelida (Vermes) | Parasit penghisap darah yang banyak ditemui di rawa-rawa hutan basah. |
| 20 | Cacing Pita | Platyhelminthes (Vermes) | Parasit berbentuk pipih memanjang yang hidup dan menyerap nutrisi dari dalam saluran pencernaan inangnya. |
Contoh hewan invertebrata/avertabrata (DALL-E)
Klasifikasi Hewan Avertebrata
Dalam ilmu Biologi, kelompok hewan avertebrata dibagi lagi menjadi enam filum besar berdasarkan struktur tubuhnya. Berikut penjelasannya:
1. Porifera (Hewan Berpori)
Sesuai namanya, hewan ini memiliki permukaan tubuh yang dipenuhi pori-pori menyerupai spons. Tubuhnya sangat sederhana dan biasanya hidup menempel di dasar laut.
Beberapa kerangka spons laut zaman dulu sering dikeringkan dan digunakan manusia sebagai spons mandi asli.
- Contoh hewan porifera: Spongia, Scypha, dan Poterion.
Baca juga: Metamorfosis Sempurna: Pengertian, Tahapan, dan Contoh Hewan
2. Coelenterata (Hewan Berongga)
Hewan ini mengandalkan rongga tubuh (coelom) sebagai tempat pencernaan makanan dan alat pernapasan. Bentuk tubuh mereka dibagi dua jenis: Polip (menempel diam di dasar air seperti tabung) dan Medusa (melayang bebas di air membentuk seperti payung/lonceng).
Hewan ini juga dilengkapi tentakel yang mengandung sel penyengat beracun untuk melumpuhkan mangsa.
- Contoh hewan coelenterata: Ubur-ubur, anemon laut, dan Hydra.
3. Vermes (Kelompok Cacing)
Vermes adalah hewan bertubuh lunak, memanjang, dan tidak memiliki kaki. Untuk membedakannya, Vermes dibagi menjadi tiga filum turunan:
- Platyhelminthes (cacing pipih): Cacing pita dan cacing hati.
- Nemathelminthes (cacing gilig/bulat tanpa ruas): Cacing perut dan cacing kremi.
- Annelida (cacing gelang/beruas): Cacing tanah dan lintah.
4. Arthropoda (Hewan Berbuku-buku / Beruas)
Inilah kelompok hewan dengan spesies terbanyak di muka bumi! Tubuh mereka terbagi menjadi bagian kepala (caput), dada (toraks), dan perut (abdomen), serta dilindungi oleh rangka luar (eksoskeleton) dari zat kitin yang keras. Arthropoda dibagi menjadi empat kelas:
- Insecta (Serangga): Kupu-kupu, semut, lebah, nyamuk.
- Crustacea (Udang-udangan): Udang, kepiting, lobster.
- Arachnoidea (Laba-laba): Laba-laba, kalajengking, tungau.
- Myriapoda (Kaki seribu): Kelabang dan lipan.
5. Mollusca (Hewan Bertubuh Lunak)
Mollusca merupakan hewan bertubuh sangat lunak, banyak mengeluarkan lendir, dan mayoritas dilindungi oleh cangkang kapur yang keras (meski ada juga yang tidak bercangkang). Sistem tubuh mereka tergolong sudah cukup maju (punya jantung, sistem saraf, dan organ pencernaan).
- Contoh hewan mollusca: Siput, bekicot, cumi-cumi, kerang, gurita, dan tiram.
6. Echinodermata (Hewan Berkulit Duri)
Kelompok avertebrata yang satu ini semuanya hidup di laut. Ciri khas utamanya adalah permukaan kulit tubuhnya yang dipenuhi lempengan kapur dan duri-duri kecil. Mereka berjalan lambat menggunakan alat khusus yang disebut kaki tabung (ambulakral). Hewan ini juga punya kemampuan regenerasi hebat, di mana mereka bisa menumbuhkan lengannya kembali jika terputus.
- Contoh hewan echinodermata: Bintang laut, bulu babi (landak laut), dan teripang laut.
Itulah penjelasan lengkap mengenai pengertian, klasifikasi, hingga kumpulan contoh hewan avertebrata. Jadi, jika nanti kamu ditugaskan mencari hewan tak bertulang belakang oleh gurumu, kamu cukup melihat ke sudut tembok rumah untuk menemukan laba-laba, atau menggali sedikit tanah untuk melihat cacing! Selamat belajar!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber