Sabtu, 23 MEI 2026 • 13:05 WIB

20 Surat Pendek Al Quran yang Mudah Dihafal: Arab, Latin, dan Artinya

Author

Ilustrasi orang sholat (assalamkubar.com)

INDOZONE.ID - Menghafal surat-surat pendek (Juz Amma) dalam Al Quran merupakan langkah awal yang luar biasa, baik bagi anak-anak yang baru belajar maupun orang dewasa yang ingin menyempurnakan ibadahnya. Dengan ayat yang ringkas dan makna yang mendalam, deretan surat ini sangat mudah untuk dihafal dan diaplikasikan dalam ibadah sehari-hari.

Kumpulan 20 surat pendek ini tidak hanya bermanfaat untuk sholat fardhu, tetapi juga menjadi andalan saat mendirikan sholat sunnah. Sebagai contoh, surat pendek yang dibaca saat sholat dhuha 2 rakaat biasanya adalah Surat Asy-Syams di rakaat pertama dan Surat Ad-Duha di rakaat kedua. Namun, jika ingin durasi yang lebih singkat, membaca Al-Kafirun dan Al-Ikhlas juga sangat diperbolehkan.

Pilihan surat yang sama juga sering digunakan dalam ibadah lain. Misalnya, surat pendek yang dibaca saat sholat taubat sangat dianjurkan menggunakan Al-Kafirun dan Al-Ikhlas karena maknanya yang meneguhkan keimanan setelah memohon ampunan. Sementara itu, untuk ibadah yang sedikit lebih panjang, surat pendek yang dibaca saat sholat tasbih di masing-masing dari empat rakaatnya biasa diisi dengan At-Takatsur, Al-Asr, Al-Kafirun, dan Al-Ikhlas.

Dari semua rangkaian tersebut, ada satu surat pendek yang berisi tauhid paling murni dan agung, yakni Surat Al-Ikhlas. Surat ini merangkum ketauhidan (keesaan Allah) secara mutlak tanpa sekutu. Setiap surat ini memiliki sejarahnya masing-masing, ada yang diturunkan di Makkah (Makkiyah) sebelum hijrah, dan ada pula yang diturunkan di Madinah (Madaniyah) setelah hijrah.

Agar hafalanmu semakin lancar, berikut Indozone rangkum 20 bacaan surat pendek dalam Al Quran beserta tulisan Arab, Latin, arti, dan kota tempat diturunkannya.

Daftar 20 Surat Pendek Al-Qur'an

1. Surat Al-Fatihah (7 Ayat)

Diturunkan di kota: Makkah (Makkiyah)

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Bismillaahir Rahmaanir Rahiim
"Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang."

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ

Al-ḥamdu lillāhi rabbil-'ālamīn
"Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam."

الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِۙ

Ar-raḥmānir-raḥīm
"Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang."

مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِۗ

Māliki yaumid-dīn
"Pemilik hari pembalasan."

اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ

Iyyāka na'budu wa iyyāka nasta'īn
"Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan."

اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَۙ

Ihdinaṣ-ṣirāṭal-mustaqīm
"Tunjukilah kami jalan yang lurus."

صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ەۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ ࣖ

Ṣirāṭallażīna an'amta 'alaihim gairil-magḍụbi 'alaihim wa laḍ-ḍāllīn
"(yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat."

Baca juga: Keutamaan Membaca Surat Al-Falaq, Mengharap Perlindungan dari Allah SWT!

2. Surat An-Nas (6 Ayat)

Diturunkan di kota: Makkah (Makkiyah)

قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِۙ

Qul a’ụżu birabbin-nās
"Katakanlah, 'Aku berlindung kepada Tuhannya manusia'."

مَلِكِ النَّاسِۙ

Malikin-nās
"Raja manusia."

اِلٰهِ النَّاسِۙ

Ilāhin-nās
"Sembahan manusia."

مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ەۙ الْخَنَّاسِۖ

Min syarril-waswāsil-khannās
"Dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi."

الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِۙ

Allażī yuwaswisu fī ṣudụrin-nās
"Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia."

مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ ࣖ

Minal-jinnati wan-nās
"Dari (golongan) jin dan manusia."  

3. Surat Al-Falaq (5 Ayat)

Diturunkan di kota: Makkah (Makkiyah)  

قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِۙ

Qul a’ụżu birabbil-falaq
"Katakanlah, 'Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar)'."  

مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَۙ

Min syarri mā khalaq
"Dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan."  

وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبَۙ

Wa min syarri gāsiqin iżā waqab
"Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita."  

وَمِنْ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِۙ

Wa min syarrin-naffāṡāti fil-‘uqad
"Dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya)."

وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَ ࣖ

Wa min syarri ḥāsidin iżā ḥasad
"Dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki."  

4. Surat Al-Ikhlas (4 Ayat)

Diturunkan di kota: Makkah (Makkiyah)  

قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ

Qul huwallāhu aḥad
"Katakanlah (Muhammad), 'Dialah Allah, Yang Maha Esa'."  

اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ

Allāhuṣ-ṣamad
"Allah tempat meminta segala sesuatu."  

لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ

Lam yalid wa lam yụlad
"(Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan."  

وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ ࣖ

Wa lam yakul lahụ kufuwan aḥad
"Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia."  

5. Surat Al-Lahab (5 Ayat)

Diturunkan di kota: Makkah (Makkiyah)

تَبَّتْ يَدَا أَبِي لَهَبٍ وَتَبَّ

Tabbat yadā abī lahabiw wa tabb
"Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan benar-benar binasa dia!"  

مَا أَغْنَىٰ عَنْهُ مَالُهُ وَمَا كَسَبَ

Mā agnā ‘an-hu māluhụ wa mā kasab
"Tidaklah berguna baginya hartanya dan apa yang dia usahakan."  

سَيَصْلَىٰ نَارًا ذَاتَ لَهَبٍ

Sayaṣlā nāran żāta lahab
"Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak (neraka)."  

وَامْرَأَتُهُ حَمَّالَةَ الْحَطَبِ

Wamra`atuh, ḥammālatal-ḥaṭab
"Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar (penyebar fitnah)."

فِيْ جِيْدِهَا حَبْلٌ مِّنْ مَّسَدٍ ࣖ

Fī jīdihā ḥablum mim masad
"Di lehernya ada tali dari sabut yang dipintal."

6. Surat An-Nasr (3 Ayat)

Diturunkan di kota: Madinah (Madaniyah)

اِذَا جَاۤءَ نَصْرُ اللّٰهِ وَالْفَتْحُۙ

Iżā jā`a naṣrullāhi wal-fat-ḥ
"Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan."

وَرَاَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُوْنَ فِيْ دِيْنِ اللّٰهِ اَفْوَاجًاۙ

Wa ra`aitan-nāsa yadkhulụna fī dīnillāhi afwājā
"Dan engkau melihat manusia berbondong-bondong masuk agama Allah."

فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُۗ اِنَّهٗ كَانَ تَوَّابًا ࣖ

Fa sabbiḥ biḥamdi rabbika wastagfir-h, innahụ kāna tawwābā
"Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia Maha Penerima tobat."

7. Surat Al-Kafirun (6 Ayat)

Diturunkan di kota: Makkah (Makkiyah)

قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ

Qul yā ayyuhal-kāfirụn
"Katakanlah (Muhammad), 'Wahai orang-orang kafir!'."

لَا أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ

Lā a’budu mā ta’budụn
"Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah."

وَلَا أَنْتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ

Wa lā antum ‘ābidụna mā a’bud
"Dan kamu bukan penyembah apa yang aku sembah."

وَلَا أَنَا عَابِدٌ مَا عَبَدْتُمْ

Wa lā ana ‘ābidum mā ‘abattum
"Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah."

وَلَا أَنْتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ

Wa lā antum ‘ābidụna mā a’bud
"Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah apa yang aku sembah."

لَكُمْ دِيْنُكُمْ وَلِيَ دِيْنِ ࣖ

Lakum dīnukum wa liya dīn
"Untukmu agamamu, dan untukku agamaku."

8. Surat Al-Kautsar (3 Ayat)

Diturunkan di kota: Makkah (Makkiyah)

اِنَّآ اَعْطَيْنٰكَ الْكَوْثَرَۗ

Innā a’tainākal-kausar
"Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak."

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْۗ

Fa salli lirabbika wan-har
"Maka dirikanlah sholat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah."

اِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْاَبْتَرُ ࣖ

Inna syāni`aka huwal-abtar
"Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus."

9. Surat Al-Ma'un (7 Ayat)

Diturunkan di kota: Makkah (Makkiyah)

اَرَءَيْتَ الَّذِيْ يُكَذِّبُ بِالدِّيْنِۗ

A ra`aitallażī yukażżibu bid-dīn
"Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?"

فَذٰلِكَ الَّذِيْ يَدُعُّ الْيَتِيْمَۙ

Fa żālikallażī yadu”ul-yatīm
"Maka itulah orang yang menghardik anak yatim."

وَلَا يَحُضُّ عَلٰى طَعَامِ الْمِسْكِيْنِۗ

Wa lā yaḥuḍḍu ‘alā ṭa’āmil-miskīn
"Dan tidak menganjurkan untuk memberi makan orang miskin."

فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّيْنَۙ

Fa wailul lil-muṣallīn
"Maka celakalah orang-orang yang salat."

الَّذِيْنَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُوْنَۙ

Allażīna hum ‘an ṣalātihim sāhụn
"(yaitu) orang-orang yang lalai terhadap salatnya."  

الَّذِيْنَ هُمْ يُرَاۤءُوْنَۙ

Allażīna hum yurā`ụn
"Yang berbuat riya."  

وَيَمْنَعُوْنَ الْمَاعُوْنَ ࣖ

Wa yamna’ụnal-mā’ụn
"Dan enggan (memberi) bantuan."  

Baca juga: Surat Al-Baqarah Ayat 183 beserta Makna, Latin, dan Artinya

10. Surat Al-Quraisy (4 Ayat)

Diturunkan di kota: Makkah (Makkiyah)  

لِاِيْلٰفِ قُرَيْشٍۙ

Li`īlāfi quraīsy
"Karena kebiasaan orang-orang Quraisy."  

اٖلٰفِهِمْ رِحْلَةَ الشِّتَاۤءِ وَالصَّيْفِۚ

īlāfihim riḥlatasy-syitā`i waṣ-ṣaīf
"(Yaitu) kebiasaan mereka bepergian pada musim dingin dan musim panas."

فَلْيَعْبُدُوْا رَبَّ هٰذَا الْبَيْتِۙ

Falya’budụ rabba hāzal-baīt
"Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan (pemilik) rumah ini (Ka’bah)."

الَّذِيْٓ اَطْعَمَهُمْ مِّنْ جُوْعٍ ەۙ وَّاٰمَنَهُمْ مِّنْ خَوْفٍ ࣖ

Allazī aṭ’amahum min jụ’iw wa āmanahum min khaụf
"Yang telah memberi makanan mereka dari kelaparan dan mengamankan mereka dari rasa ketakutan."

11. Surat Al-Qadr (5 Ayat)

Diturunkan di kota: Makkah (Makkiyah)

اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ

Innā anzalnāhu fī lailatil-qadr
"Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada Lailatul Qadar."

وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِۗ

Wa mā adrāka mā lailatul-qadr
"Tahukah kamu apakah Lailatul Qadar itu?"

لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ

Lailatul-qadri khairum min alfi syahr
"Lailatul Qadar itu lebih baik daripada seribu bulan."

تَنَزَّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْۚ مِنْ كُلِّ اَمْرٍۛ

Tanazzalul-malā’ikatu war rūḥu fīhā bi’iżni rabbihim min kulli amr
"Pada malam itu turun para malaikat dan Rūḥ (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan."

سَلٰمٌ ۛهِيَ حَتّٰى مَطْلَعِ الْفَجْرِ ࣖ

Salāmun hiya ḥattā maṭla’il-fajr
"Sejahteralah (malam) itu sampai terbit fajar."

12. Surat Al-Asr (3 Ayat)

Diturunkan di kota: Makkah (Makkiyah)

وَالْعَصْرِۙ

Wal-'asr
"Demi masa."

اِنَّ الْاِنْسَانَ لَفِيْ خُسْرٍۙ

Innal-insana lafi khusr
"Sungguh, manusia berada dalam kerugian."

اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ ەۙ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ ࣖ

Illallazina amanu wa 'amilus-salihati wa tawasau bil-haqqi wa tawasau bis-sabr
"Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran."

13. Surat Al-Fil (5 Ayat)

Diturunkan di kota: Makkah (Makkiyah)

أَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِأَصْحَابِ الْفِيلِ

Alam tara kaifa fa’ala rabbuka bi`aṣ-ḥābil-fīl
"Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap tentara bergajah?"

أَلَمْ يَجْعَلْ كَيْدَهُمْ فِي تَضْلِيلٍ

A lam yaj’al kaidahum fī taḍlīl
"Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka (untuk menghancurkan Ka’bah) itu sia-sia?"

وَأَرْسَلَ عَلَيْهِمْ طَيْرًا أَبَابِيلَ

Wa arsala ‘alaihim ṭairan abābīl
"Dan Dia mengirimkan kepada mereka burung yang berbondong-bondong."

تَرْمِيهِمْ بِحِجَارَةٍ مِنْ سِجِّيلٍ

Tarmīhim biḥijāratim min sijjīl
"Yang melempari mereka dengan batu (berasal) dari tanah yang terbakar."

فَجَعَلَهُمْ كَعَصْفٍ مَأْكُولٍ ࣖ

Fa ja’alahum ka’aṣfim ma`kụl
"Lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat)."

14. Surat Az-Zalzalah (8 Ayat)

Diturunkan di kota: Madinah (Madaniyah)

اِذَا زُلْزِلَتِ الْاَرْضُ زِلْزَالَهَاۙ

Iżā zulzilatil-arḍu zilzālahā
"Apabila bumi diguncangkan dengan guncangan yang dahsyat."

وَاَخْرَجَتِ الْاَرْضُ اَثْقَالَهَاۙ

Wa akhrajatil-arḍu aṡqālahā
"Bumi mengeluarkan isi perutnya."

وَقَالَ الْاِنْسَانُ مَا لَهَاۚ

Wa qālal-insānu mā lahā
"Dan manusia bertanya, “Apa yang terjadi dengannya (bumi)?."

يَوْمَىِٕذٍ تُحَدِّثُ اَخْبَارَهَاۙ

Yauma'iżin tuḥaddiṡu akhbārahā
"Pada hari itu (bumi) menyampaikan berita (tentang apa yang diperbuat manusia di atasnya)."

بِاَنَّ رَبَّكَ اَوْحٰى لَهَاۗ

Bi'anna rabbaka auḥā lahā
"Karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang demikian itu) kepadanya."

يَوْمَىِٕذٍ يَّصْدُرُ النَّاسُ اَشْتَاتًا ەۙ لِّيُرَوْا اَعْمَالَهُمْۗ

Yauma'iżiy yaṣdurun-nāsu asytātā(n), liyurau a‘mālahum
"Pada hari itu manusia keluar (dari kuburnya) dalam keadaan terpencar untuk diperlihatkan kepada mereka (balasan) semua perbuatan mereka."  

فَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَّرَهٗۚ

Famay ya‘mal miṡqāla żarratin khairay yarah
"Siapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarah, dia akan melihat (balasan)-nya."  

وَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَّرَهٗ ࣖ

Wa may ya‘mal miṡqāla żarratin syarray yarah
"Siapa yang mengerjakan kejahatan seberat zarah, dia akan melihat (balasan)-nya."

Baca juga: Bacaan Surat Al-Fatihah Latin Beserta Arti dan Keutamaannya

15. Surat At-Takatsur (8 Ayat)

Diturunkan di kota: Makkah (Makkiyah)

اَلْهٰىكُمُ التَّكَاثُرُۙ

Alhākumut-takāṡur
"Berbangga-bangga dalam memperbanyak (dunia) telah melalaikanmu."

حَتّٰى زُرْتُمُ الْمَقَابِرَۗ

Ḥattā zurtumul-maqābir
"Sampai kamu masuk ke dalam kubur."

كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُوْنَۙ

Kallā saufa ta‘lamūn
"Sekali-kali tidak! Kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu)."

ثُمَّ كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُوْنَ

Ṡumma kallā saufa ta‘lamūn
"Sekali-kali tidak (jangan melakukan itu)! Kelak kamu akan mengetahui (akibatnya)."

كَلَّا لَوْ تَعْلَمُوْنَ عِلْمَ الْيَقِيْنِۗ

Kallā lau ta‘lamūna ‘ilmal-yaqīn
"Sekali-kali tidak (jangan melakukan itu)! Sekiranya kamu mengetahui dengan pasti, (niscaya kamu tidak akan melakukannya)."

لَتَرَوُنَّ الْجَحِيْمَۙ

Latarawunnal-jaḥīm
"Pasti kamu benar-benar akan melihat (neraka) Jahim."

ثُمَّ لَتَرَوُنَّهَا عَيْنَ الْيَقِيْنِۙ

Ṡumma latarawunnahā ‘ainal-yaqīn
"Kemudian, kamu pasti benar-benar akan melihatnya dengan ainul yaqin."

ثُمَّ لَتُسْـَٔلُنَّ يَوْمَىِٕذٍ عَنِ النَّعِيْمِ ࣖ

Ṡumma latus'alunna yauma'iżin ‘anin-na‘īm
"Kemudian, kamu pasti benar-benar akan ditanya pada hari itu tentang kenikmatan (yang megah di dunia itu)."

16. Surat Al-Bayyinah (8 Ayat)

Diturunkan di kota: Madinah (Madaniyah)

لَمْ يَكُنِ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا مِنْ اَهْلِ الْكِتٰبِ وَالْمُشْرِكِيْنَ مُنْفَكِّيْنَ حَتّٰى تَأْتِيَهُمُ الْبَيِّنَةُۙ

Lam yakunil-lażīna kafarū min ahlil-kitābi wal-musyrikīna munfakkīna ḥattā ta'tiyahumul-bayyinah
"Orang-orang yang kufur dari golongan Ahlulkitab dan orang-orang musyrik tidak akan meninggalkan (kekufuran mereka) sampai datang kepada mereka bukti yang nyata."

رَسُوْلٌ مِّنَ اللّٰهِ يَتْلُوْا صُحُفًا مُّطَهَّرَةًۙ

Rasūlum minallāhi yatlū ṣuḥufam muṭahharah
"(Yaitu) seorang Rasul dari Allah (Nabi Muhammad) yang membacakan lembaran-lembaran suci (Al-Qur’an)."

فِيْهَا كُتُبٌ قَيِّمَةٌ ۗ

Fīhā kutubun qayyimah
"Yang di dalamnya terdapat (isi) kitab-kitab yang lurus (benar)."

وَمَا تَفَرَّقَ الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْكِتٰبَ اِلَّا مِنْۢ بَعْدِ مَا جَاۤءَتْهُمُ الْبَيِّنَةُ ۗ

Wa mā tafarraqal-lażīna ūtul-kitāba illā mim ba‘di mā jā'athumul-bayyinah
"Tidaklah terpecah-belah orang-orang Ahlulkitab, melainkan setelah datang kepada mereka bukti yang nyata."  

وَمَآ اُمِرُوْٓا اِلَّا لِيَعْبُدُوا اللّٰهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ ەۙ حُنَفَاۤءَ وَيُقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَيُؤْتُوا الزَّكٰوةَ وَذٰلِكَ دِيْنُ الْقَيِّمَةِۗ

Wa mā umirū illā liya‘budullāha mukhliṣīna lahud-dīn(a), ḥunafā'a wa yuqīmuṣ-ṣalāta wa yu'tuz-zakāta wa żālika dīnul-qayyimah
"Mereka tidak diperintah, kecuali untuk menyembah Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya lagi hanif (istikamah), melaksanakan salat, dan menunaikan zakat. Itulah agama yang lurus (benar)."  

اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا مِنْ اَهْلِ الْكِتٰبِ وَالْمُشْرِكِيْنَ فِيْ نَارِ جَهَنَّمَ خٰلِدِيْنَ فِيْهَاۗ اُولٰۤىِٕكَ هُمْ شَرُّ الْبَرِيَّةِۗ

Innal-lażīna kafarū min ahlil-kitābi wal-musyrikīna fī nāri jahannama khālidīna fīhā, ulā'ika hum syarrul-bariyyah
"Sesungguhnya orang-orang yang kufur dari golongan Ahlulkitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) neraka Jahanam. Mereka kekal di dalamnya. Mereka itulah seburuk-buruk makhluk."

اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ اُولٰۤىِٕكَ هُمْ خَيْرُ الْبَرِيَّةِۗ

Innal-lażīna āmanū wa ‘amiluṣ-ṣāliḥāti ulā'ika hum khairul-bariyyah
"Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka itulah sebaik-baik makhluk."

جَزَاۤؤُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ جَنّٰتُ عَدْنٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَآ اَبَدًا ۗرَضِيَ اللّٰهُ عَنْهُمْ وَرَضُوْا عَنْهُ ۗ ذٰلِكَ لِمَنْ خَشِيَ رَبَّهٗ ࣖ

Jazā'uhum ‘inda rabbihim jannātu ‘adnin tajrī min taḥtihal-anhāru khālidīna fīhā abadā(n), raḍiyallāhu ‘anhum wa raḍū ‘anh(u), żālika liman khasyiya rabbah
"Balasan mereka di sisi Tuhannya adalah surga ‘Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah rida terhadap mereka dan mereka pun rida kepada-Nya. Itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Tuhannya."

17. Surat At-Tin (8 Ayat)

Diturunkan di kota: Makkah (Makkiyah)

وَالتِّيْنِ وَالزَّيْتُوْنِۙ

Wat-tīni waz-zaitūn
"Demi (buah) tin dan (buah) zaitun."

وَطُوْرِ سِيْنِيْنَۙ

Wa ṭūri sīnīn
"Demi gunung Sinai."

وَهٰذَا الْبَلَدِ الْاَمِيْنِۙ

Wa hāżal-baladil-amīn
"Dan demi negeri (Makkah) yang aman ini."

لَقَدْ خَلَقْنَا الْاِنْسَانَ فِيْٓ اَحْسَنِ تَقْوِيْمٍۖ

Laqad khalaqnal-insāna fī aḥsani taqwīm
"Sungguh, Kami benar-benar telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya."

ثُمَّ رَدَدْنٰهُ اَسْفَلَ سٰفِلِيْنَۙ

Ṡumma radadnāhu asfala sāfilīn
"Kemudian, kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya."

اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ فَلَهُمْ اَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُوْنٍۗ

Illal-lażīna āmanū wa ‘amiluṣ-ṣāliḥāti falahum ajrun gairu mamnūn
"Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan. Maka, mereka akan mendapat pahala yang tidak putus-putusnya."

فَمَا يُكَذِّبُكَ بَعْدُ بِالدِّيْنِۗ

Famā yukażżibuka ba‘du bid-dīn
"Maka, apa alasanmu (wahai orang kafir) mendustakan hari Pembalasan setelah (adanya bukti-bukti) itu?."

اَلَيْسَ اللّٰهُ بِاَحْكَمِ الْحٰكِمِيْنَ ࣖ

Alaisallāhu bi'aḥkamil-ḥākimīn
"Bukankah Allah hakim yang paling adil?"

Baca juga: Surat Al-Kautsar Lengkap dengan Latin, Arti, dan Keutamaannya

18. Surat Al-Humazah (9 Ayat)

Diturunkan di kota: Makkah (Makkiyah)

وَيْلٌ لِّكُلِّ هُمَزَةٍ لُّمَزَةٍۙ

Wailul likulli humazatil-lumazah
"Celakalah setiap pengumpat lagi pencela."

الَّذِيْ جَمَعَ مَالًا وَّعَدَّدَهٗۙ

Allażī jama‘a mālaw wa ‘addadah
"Yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya."

يَحْسَبُ اَنَّ مَالَهٗٓ اَخْلَدَهٗۚ

Yaḥsabu anna mālahū akhladah
"Dia (manusia) mengira bahwa hartanya dapat mengekalkannya."

كَلَّا لَيُنْۢبَذَنَّ فِى الْحُطَمَةِۖ

Kallā layumbażanna fil-ḥuṭamah
"Sekali-kali tidak! Pasti dia akan dilemparkan ke dalam (neraka) Hutamah."

وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا الْحُطَمَةُ ۗ

Wa mā adrāka mal-ḥuṭamah
"Tahukah kamu apakah (neraka) Hutamah?."

نَارُ اللّٰهِ الْمُوْقَدَةُۙ

Nārullāhil-mūqadah
"(Ia adalah) api (azab) Allah yang dinyalakan."

الَّتِيْ تَطَّلِعُ عَلَى الْاَفْـِٕدَةِۗ

Allatī taṭṭali‘u ‘alal-af'idah
"Yang (membakar) naik sampai ke hati."

اِنَّهَا عَلَيْهِمْ مُّؤْصَدَةٌۙ

Innahā ‘alaihim mu'ṣadah
"Sesungguhnya dia (api itu) tertutup rapat (sebagai hukuman) atas mereka."

فِيْ عَمَدٍ مُّمَدَّدَةٍ ࣖ

Fī ‘amadim mumaddadah
"(Sedangkan mereka) diikat pada tiang-tiang yang panjang."

19. Surat Al-Qari'ah (11 Ayat)

Diturunkan di kota: Makkah (Makkiyah)

اَلۡقَارِعَةُ

Al qoori'ah
"Hari Kiamat."

مَا الۡقَارِعَةُ‌

Mal qooriah
"Apakah hari Kiamat itu?"

وَمَاۤ اَدۡرٰٮكَ مَا الۡقَارِعَةُ

Wa maa adraaka mal qoori'ah
"Dan tahukah kamu apakah hari Kiamat itu?"

يَوۡمَ يَكُوۡنُ النَّاسُ كَالۡفَرَاشِ الۡمَبۡثُوۡثِۙ

Yauma ya kuunun naasu kal farashil mabthuuth
"Pada hari itu manusia seperti laron yang beterbangan."

وَتَكُوۡنُ الۡجِبَالُ كَالۡعِهۡنِ الۡمَنۡفُوۡشِؕ

Wa ta kuunul jibalu kal 'ihnil manfuush
"Dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan."

فَاَمَّا مَنۡ ثَقُلَتۡ مَوَازِيۡنُهٗ

Fa-amma man thaqulat mawa ziinuh
"Maka adapun orang yang berat timbangan (kebaikan)nya."

فَهُوَ فِىۡ عِيۡشَةٍ رَّاضِيَةٍ

Fahuwa fii 'ishatir raadiyah
"Maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan (senang)."

وَاَمَّا مَنۡ خَفَّتۡ مَوَازِيۡنُهٗ

Wa amma man khaffat mawa ziinuh
"Dan adapun orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya."

فَاُمُّهٗ هَاوِيَةٌ

Fa-ummuhu haawiyah
"Maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah."

وَمَاۤ اَدۡرٰٮكَ مَا هِيَهۡ

Wa maa adraaka maa hiyah
"Dan tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu?"

نَارٌ حَامِيَةٌ ࣖ

Naarun hamiyah
"(Yaitu) api yang sangat panas."

20. Surat Al-Insyirah (8 Ayat)

Diturunkan di kota: Makkah (Makkiyah)

اَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَۙ

Alam nasyraḥ laka ṣadrak
"Bukankah Kami telah melapangkan dadamu (Nabi Muhammad)."

وَوَضَعْنَا عَنْكَ وِزْرَكَۙ

Wa waḍa‘nā ‘anka wizrak
"Meringankan beban (tugas-tugas kenabian) darimu."

الَّذِيْٓ اَنْقَضَ ظَهْرَكَۙ

Allażī anqaḍa ẓahrak
"Yang memberatkan punggungmu."

وَرَفَعْنَا لَكَ ذِكْرَكَۗ

Wa rafa‘nā laka żikrak
"Dan meninggikan (derajat)-mu (dengan selalu) menyebut-nyebut (nama)-mu?"

فَاِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًاۙ

Fa'inna ma‘al-‘usri yusrā
"Maka, sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan."

اِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًاۗ

Inna ma‘al-‘usri yusrā
"Sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan."

فَاِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْۙ

Fa iżā faragta fanṣab
"Apabila engkau telah selesai (dengan suatu kebajikan), teruslah bekerja keras (untuk kebajikan yang lain)."

وَاِلٰى رَبِّكَ فَارْغَبْ ࣖ

Wa ilā rabbika fargab
"Dan hanya kepada Tuhanmu berharaplah."

Berikut tadi adalah daftar ringkas 20 surat pendek dalam Al-Qur'an (mayoritas dari Juz Amma) yang sangat mudah untuk dihafal dan sering dibaca saat sholat:

  1. Surat Al Fatihah (7 Ayat)
  2. Surat An Nas (6 Ayat)
  3. Surat Al Falaq (5 Ayat)
  4. Surat Al Ikhlas (4 Ayat)
  5. Surat Al Lahab (5 Ayat)
  6. Surat An Nasr (3 Ayat)
  7. Surat Al Kafirun (6 Ayat)
  8. Surat Al Kautsar (3 Ayat)
  9. Surat Al Ma'un (7 Ayat)
  10. Surat Al Quraisy (4 Ayat)
  11. Surat Al Qadr (5 Ayat)
  12. Surat Al Asr (3 Ayat)
  13. Surat Al Fil (5 Ayat)
  14. Surat Az Zalzalah (8 Ayat)
  15. Surat At Takatsur (8 Ayat)
  16. Surat Al Bayyinah (8 Ayat)
  17. Surat At Tin (8 Ayat)
  18. Surat Al Humazah (9 Ayat)
  19. Surat Al Qari'ah (11 Ayat)
  20. Surat Al Insyirah (8 Ayat)

Itulah rangkuman 20 surat pendek dalam Al-Qur'an lengkap dengan bahasa Arab, Latin, arti, serta kota tempat diturunkannya. Mulailah menghafal perlahan dengan merutinkannya dalam sholat fardhu dan sunnah agar bacaanmu senantiasa terjaga. Semoga ulasan ini bermanfaat untukmu!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber, Al-Quran Hadis-hadis Nabi Muhammad SAW Buku-buku Dan Artikel

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU