Ilustrasi surat Al-Fatihah (photo/unsplash/@abfaraz100)
Kata "Al-Fatihah" dalam bahasa Arab memiliki arti pembukaan. Sesuai dengan maknanya, surat Al-Fatihah menjadi surat pertama dalam Al-Quran.
Surat Al-Fatihah juga merupakan surat yang pertama kali diturunkan dengan lengkap di antara surat-surat lainnya yang ada di dalam Al-Quran.
Bahkan, surat Al-Fatihah mendapat sebutan sebagai Ummul Qur'an atau Ummul Kitab yang berarti induk dari semua isi Al-Quran.
Surat Al-Fatihah berjumlah tujuh ayat dan dibaca berulang-ulang ketika melaksanakan salat, sehingga surat ini dinamakan as-Sab'ul Matsani.
Surat Al-Fatihah mengandung makna tentang keimanan meliputi aqidah, ibadah, syariah, dan mengesakan Allah SWT.
Adapun bacaan surat Al-Fatihah latin dan artinya dalam bahasa Indonesia yakni sebagai berikut:
Bismillaahir Rahmaanir Rahiim
"Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang."
Alhamdu lillaahi Rabbil 'aalamiin
"Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam."
Ar-Rahmaanir-Rahiim
"Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang."
Maaliki Yawmid-Diin
"Yang menguasai Hari Pembalasan."
Iyyaaka na'budu wa lyyaaka nasta'iin
"Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan."
Ihdinas-Siraatal-Mustaqiim
"Tunjukilah kami jalan yang lurus."
Siraatal-laziina an'amta 'alaihim ghayril-maghduubi 'alaihim wa lad-daaalliin
"(yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat."
Al-Fatihah (pembuka) sering disebut Fatihatul Kitab (pembukaan kitab), Ummul Kitab (induk kitab), Ummul Qur'an (induk Al-Qur'an), dan As-Sab'ul Matsani (tujuh yang diulang).
Selain keempat sebutan tersebut, banyak ulama tafsir yang menyebut Al-Fatihah dengan: Ash-Shalah (salat), al-Hamd (pujian), Al-Wafiyah (yang sempurna), al-Kanz (simpanan yang tebal), asy-Syafiyah (yang menyembuhkan), Asy-Syifa (obat), al-Kafiyah (yang mencukupi), al-Asas (pokok), al-Ruqyah (mantra), asy-Syukru (syukur), ad-Du'au (doa), dan al-Waqiyah (yang melindungi dari kesesatan).
Karena banyaknya julukan yang diberikan kepada surat Al-Fatihah, tak heran jika surat ini mempunyai keistimewaan. Berikut ini beberapa keutamaan surat Al-Fatihah:
1. Syarat sah salat
Al-Fatihah adalah satu-satunya surat yang dipandang penting dalam salat. Salat dianggap tidak sah apabila tidak membaca surah Al-Fatihah.
Banyak hadis yang menyatakan bahwa salat seseorang yang tidak membaca Al-Fatihah merupakan salat yang "buntung".
Hal ini karena surat Al-Fatihah termasuk salah satu rukun salat yang wajib dibaca pada setiap rakaat dalam salat.
"Barangsiapa mengerjakan salat tanpa membaca surat Al-Fatihah dalam salatnya, maka salatnya kurang dan tidak sempurna." (HR. Muslim dan Abu Awanah)
2. Khusus diturunkan pada Al-Quran
Surat Al-Fatihah sangatlah istimewa, karena hanya diturunkan pada Al-Quran dan tidak pernah diberikan pada kitab-kitab lainnya.
"Allah tidak pernah menurunkan dalam Taurat, Injil, dan Zabur surat seperti AI-Fatihah. AI-Fatihah adalah as-Sab'ul Matsani (tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang), dan Alquran al-Azhim (agung) yang diturunkan kepadaku." (HR. Tirmidzi)
3. Surat yang paling utama
Sebagai surat pembuka Al-Quran, Al-Fatihah menjadi surat yang paling utama dan paling baik, sesuai dengan sabda Rasulullah SAW:
"Alhamdulillahi rabbil 'alamiin (Al-Fatihah) adalah Umm al-Qur’an, Umm al-Kitab, as-Sab'ul Matsani, al-Qur'an al-'Azhim, ash-Shalat, asy-Syifa, dan ar-Ruqyah." (HR. Tirmidzi)
4. Sebagai obat
Surat Al-Fatihah dikenal juga dengan julukan asy-Syafiyah (yang menyembuhkan) dan Asy-Syifa (obat). Rasulullah SAW pernah bersabda:
"Dari Abdulmalik bin 'Umair, berkata: Rasulullah –shallallahu 'alaihi wa sallam- bersabda: pada Fatiha al-Kitab terdapat obat untuk segala penyakit." (H.R ad-Darimiy dan al-Baihaqi)
5. Untuk rukiah
Keutamaan lainnya dari surat Al-Fatihah yaitu surat ini bisa dijadikan bacaan untuk rukiah, sebab Al-Fatihah memiliki nama lain al-Ruqyah (mantra).
"Wahai Rasulullah, aku tidaklah meruqyah kecuali dengan membaca surat Al Fatihah." Rasulullah SAW lantas tersenyum dan berkata, "Bagaimana engkau bisa tahu Al-Fatihah adalah ruqyah (bisa digunakan untuk meruqyah)?" Beliau pun bersabda "Ambil kambing tersebut dari mereka dan potongkan untukku sebagiannya bersama kalian."
Demikianlah penjelasan mengenai bacaan surat Al-Fatihah beserta tulisan arab, latin, terjemahan, dan keutamaannya. Semoga bermanfaat!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: