INDOZONE.ID - Jangan remehkan tumpukan baju-baju lama di lemari. Kalau disalurkan lewat cara yang tepat, pakaian itu bisa jadi sangat bermanfaat.
Bukan cuma bagi penerima donasi, tetapi juga bagi pengusaha kecil yang ikut terlibat dalam prosesnya.
Berangkat dari semangat itu, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menghadirkan program RE3 For-E: Reduce, Re-love, Restyle for Environment, Economy, Empowerment, and Education, dengan mengusung pesan "Dari yang Tak Terpakai, Ada Dampak yang Terus Tumbuh".
Gerakan ini menjadi bagian dari rangkaian HUT PNM ke-27, sekaligus ajakan bagi karyawan PNM untuk melihat bahwa barang yang tidak lagi digunakan tetap dapat menjadi awal dari manfaat baru.
Baca juga: PNM Salurkan Pakaian Hasil RE3 For-E untuk Disabilitas dan Lansia
Melalui RE3 For-E, PNM menghubungkan kepedulian lingkungan dengan pemberdayaan ekonomi.
Pakaian layak pakai yang terkumpul tidak langsung disalurkan, melainkan melalui proses pencucian, perapihan, dan kurasi agar dapat diterima kembali dalam kondisi yang lebih layak.
Dalam proses inilah, PNM melibatkan nasabah PNM Mekaar yang memiliki usaha laundry sebagai bagian dari rantai manfaat program.
Sebanyak 17 ton pakaian layak pakai berhasil terkumpul dari berbagai wilayah PNM di Indonesia.
Lebih dari 270 nasabah PNM Mekaar yang memiliki usaha laundry turut dilibatkan untuk mencuci dan merapikan pakaian donasi sebelum disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Keterlibatan tersebut menjadi bukti bahwa gerakan peduli lingkungan dapat berjalan seiring dengan peluang ekonomi yang dirasakan langsung oleh pengusaha ultra mikro.
Bagi para nasabah laundry, RE3 For-E bukan sekadar kegiatan sosial. Program ini menjadi ruang untuk ikut terlibat dalam aksi kebaikan, sekaligus memberi tambahan pendapatan bagi usaha yang mereka jalankan.
Dari proses mencuci dan merapikan pakaian, hadir rasa bangga karena usaha kecil mereka turut menjadi bagian dari manfaat yang lebih luas.
Anjar Sifa Maulidia, salah satu nasabah PNM yang memiliki usaha laundry, menyampaikan bahwa keterlibatannya dalam program RE3 For-E memberi pengalaman yang berarti bagi dirinya dan usahanya.
"Kami senang bisa terlibat dalam program RE3 For-E PNM. Kami membantu mencuci dan merapikan pakaian yang terkumpul sebelum disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Selain mendapatkan tambahan pendapatan dari program ini, kami juga merasa bangga karena bisa ikut terlibat dalam aksi sosial seperti ini," ujarnya.
Baca juga: PNM Rayakan Idul Adha dengan Salurkan Hewan Kurban ke Warga dan Pelaku UMKM
Hal serupa juga dirasakan oleh Emi Himawati, nasabah PNM Mekaar Cabang Solo yang turut menerima pesanan laundry pakaian layak pakai hasil donasi karyawan PNM.
Ia menyampaikan bahwa dukungan tersebut memberi arti tersendiri bagi keberlangsungan usahanya.
"Terima kasih kepada PNM atas dukungan yang diberikan kepada usaha laundry kami melalui order laundry baju layak pakai dari donasi karyawan PNM dalam rangkaian kegiatan HUT PNM ke-27," ujarnya.
"Bantuan dan kepedulian ini sangat berarti bagi kami. Tidak hanya membantu usaha tetap berjalan dan berkembang, tetapi juga menambah semangat kami untuk terus maju bersama PNM," tambahnya.
Melalui program ini, pakaian yang sebelumnya tak terpakai tidak menjadi limbah, tetapu menjadi manfaat bagi penerima, peluang pendapatan bagi nasabah laundry, dan bagian dari gerakan kepedulian.
RE3 For-E menjadi salah satu wujud bahwa langkah sederhana dapat menghadirkan dampak yang luas ketika dijalankan bersama.
Inilah semangat HUT PNM ke-27: Bersama di Setiap Langkah, Menemani di Setiap Perjuangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Press Release