Minggu, 21 JUNI 2026 • 20:00 WIB

Awas Pikiran Stres! Ini 5 Trik Ampuh Biar Kamu Gak Terjebak Doomscrolling di Media Sosial

Author

Ilustrasi doomscrolling (rowancenterla.com)

INDOZONE.ID - Siapa di antara kamu yang pernah berniat membuka ponsel hanya untuk lima menit, tetapi justru berakhir terjebak menggulir layar (scrolling) tanpa henti selama berjam-jam?.

Tanpa disadari, waktu produktifmu terbuang begitu saja dan isi konten yang kamu konsumsi justru membuat suasana hati menjadi campur aduk.

Mulai dari rentetan berita buruk, gosip terhangat, hingga perdebatan di kolom komentar sering kali menjadi pemicu utama yang membuat kamu mengalami overthinking menjelang tidur.

Kebiasaan buruk mengonsumsi konten negatif secara terus-menerus di jagat maya ini dikenal luas dengan istilah doomscrolling.

Baca juga: Waspada! Kejang Berulang Bisa Jadi Tanda Penyakit Epilepsi Autoimun yang Menyerang Otak

Masalahnya, platform digital sengaja dirancang sedemikian rupa untuk terus mengikat perhatianmu, sehingga sistem algoritma akan otomatis menyajikan konten serupa yang paling sering kamu tengok.

Hasilnya, kamu akan semakin terjerumus ke dalam lingkaran setan visual yang membuat pikiranmu tertekan, cemas, dan mengalami stres akut.

Biar kamu bisa menyelamatkan kesehatan mentalmu dan kembali memegang kendali penuh atas waktu berhargamu, ada beberapa langkah taktis yang bisa segera kamu praktikkan.

Mengubah kebiasaan digital ini memang membutuhkan konsistensi, tetapi dampak positifnya akan langsung terasa pada ketenangan pikiranmu sehari-hari.

Baca juga: Ciri DBD Sembuh Secara Bertahap yang Wajib Dipahami Pasien dan Keluarga Sejak Dini

Simak secara lengkap mengenai tips efektif untuk mengurangi kebiasaan doomscrolling berikut ini:

Menumbuhkan Kesadaran Penuh saat Mulai Membuka Aplikasi di Ponsel

Langkah awal yang paling krusial untuk memutus rantai kebiasaan buruk ini adalah dengan menyadari secara utuh tindakan yang sedang kamu lakukan.

Sebelum jemarimu mulai menggulir layar, cobalah tanyakan pada diri sendiri mengenai apa tujuan utamamu membuka aplikasi tersebut pada momen itu.

Jika kamu tidak menemukan alasan atau jawaban yang jelas, itu adalah sinyal kuat bahwa kamu harus segera mengunci ponsel dan beralih ke aktivitas lain.

Baca juga: Anak yang Main Gadget Lebih dari 4 Jam Sehari Berisiko Lebih Tinggi Alami Depresi

Membatasi Durasi Akses Harian Menggunakan Fitur Manajemen Waktu

Kamu bisa memanfaatkan bantuan teknologi berupa fitur pembatas waktu penggunaan (screen time) yang kini sudah banyak tertanam di berbagai platform media sosial.

Cobalah tetapkan batas maksimal yang disiplin, misalnya hanya satu hingga dua jam saja dalam sehari untuk berselancar di dunia maya.

Mengisolasi durasi ini akan memaksa kamu untuk hanya menggunakan kuota waktu tersebut demi keperluan yang benar-benar penting, seperti menjaga komunikasi dengan teman.

Melakukan Kurasi dan Membersihkan Garis Waktu dari Akun yang Negatif

Tindakan tegas berikutnya yang wajib kamu ambil adalah menyaring ulang daftar akun atau topik yang berhak lewat di halaman beranda ponselmu.

Mulailah berhenti mengikuti (unfollow) atau membisukan (mute) akun-akun berita dramatis yang terbukti sering memicu rasa cemas berlebihan pada pikiranmu.

Sebagai gantinya, penuhilah linimasa kamu dengan konten-konten yang penuh inspirasi, motivasi, edukasi, atau hiburan ringan yang bisa mendongkrak kebahagiaanmu.

Mengaktifkan Mode Fokus atau Do Not Disturb untuk Meminimalisir Gangguan

Suara notifikasi yang terus-menerus berdenting sering kali menjadi jebakan Batman yang memicu rasa penasaran kamu untuk kembali membuka layar ponsel.

Oleh karena itu, sangat disarankan bagi kamu untuk mengaktifkan mode jangan ganggu (Do Not Disturb), terutama saat sedang bekerja, belajar, atau menjelang waktu tidur malam.

Ruang tenang tanpa interupsi visual ini akan menjaga fokusmu tetap terjaga dan menghindarkanmu dari godaan melirik gosip terbaru.

Mengalihkan Waktu Luang dengan Melakukan Berbagai Aktivitas Fisik yang Bermanfaat

Kebiasaan menggulir layar tanpa arah biasanya rentan terjadi ketika kamu sedang didera rasa bosan atau saat tidak memiliki agenda kegiatan yang jelas.

Kamu bisa mengatasinya dengan cara mengalihkan energi tersebut untuk melakukan hobi baru yang lebih produktif di dunia nyata, seperti membaca buku fisik atau memasak.

Aktivitas bergerak ini tidak hanya ampuh menjauhkan matamu dari paparan radiasi layar, tetapi juga efektif dalam memperbaiki suasana hatimu.

Melalui pemaparan kelima trik digital di atas, kini kamu mengerti bahwa melepaskan diri dari jeratan doomscrolling bukanlah hal yang mustahil untuk diwujudkan.

Semua perubahan positif ini murni berawal dari komitmen kecil kamu untuk lebih bijak dan selektif dalam memperlakukan arus informasi yang masuk ke dalam otak.

Ingatlah bahwa media sosial sejatinya adalah alat bantu untuk mempermudah kehidupanmu, bukan sebuah wadah yang justru berbalik mengontrol kebahagiaan dan kesehatan mentalmu.

Menjaga keseimbangan antara kehidupan digital dan dunia nyata adalah kunci utama agar kamu bisa hidup dengan lebih tenang di era modern ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Beautynesia.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU