Rabu, 24 JUNI 2026 • 14:19 WIB

Wujudkan Kesetaraan, kini Penyandang Disabilitas Bisa Punya Banyak Peluang Kerja!

Author

Penandatanganan MoU Maxim Indonesia dengan Yayasan Cheshire Indonesia (Indozone/Salsabila Az Zahra)

INDOZONE.ID - Maxsim Indonesia mempertegas komitmennya dalam mendukung kesetaraan hak bagi penyandang disabilitas melalui kolaborasi strategis bersama Yayasan Cheshire Indonesia.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman atau MoU untuk menyediakan bantuan transportasi serta membuka peluang kemitraan ekonomi yang lebih luas bagi para residen yayasan. 

Baca juga: 9 Kota di Asia dengan Transportasi Publik Terbaik, Jakarta Nomor Berapa?

Dalam sambutannya, Dirhamsyah selaku Direktur Pengembangan Maxsim Indonesia, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari visi perusahaan untuk memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

Salah satu poin utama dalam kerja sama yang diadakan adalah program khusus bagi mitra pengemudi disabilitas.

Maxsim menawarkan potongan komisi yang sangat rendah, yakni antara 0 hingga 1 persen, sebuah kebijakan yang diklaim tidak dimiliki oleh aplikator transportasi daring lainnya.

"Kami tidak ingin hubungan ini hanya berhenti pada pemberian bantuan sesaat. Harapannya, ke depan kita bisa mengembangkan potensi lain, seperti pemanfaatan kendaraan yang telah dimodifikasi khusus agar teman-teman disabilitas memiliki peluang kerja yang setara," pungkas Dirhamsyah.

Penyerahan Donasi untuk Yayasan Cheshire Indonesia (Indozone/Salsabila Az Zahra)

Barbara Janthy Nihardjo selaku Ketua Yayasan Cheshire Indonesia, menyambut baik inisiasi ini. Ia menjelaskan bahwa Maksim sangat selaras dengan semboyan yayasan, yaitu "Creating Opportunity for Disability".

Baca juga: Fathir Binaan Dinsos Aceh Raih Juara III Murattal Al-Qur'an pada MTQ dan Dakwah Disabilitas Nasional

Yayasan Cheshire sendiri merupakan bagian dari jaringan global yang didirikan oleh Leonard Cheshire, seorang pilot veteran Inggris, dengan fokus memberikan pelatihan keterampilan agar penyandang disabilitas dapat hidup mandiri (independent living).

Selama ini, para residen di yayasan dibekali berbagai keahlian, mulai dari menjahit, kerajinan tangan, hingga pelatihan komputer dan bahasa Inggris.

Dukungan dari Maxsim Indonesia akan sangat membantu mobilitas mereka, terutama dalam pengiriman produk hasil karya residen yang dijual secara daring.

“Maxsim memberikan kemudahan dan falisitas pengiriman secara gratis untuk mendukung usaha residen, menyediakan transportasi bagi residen yang menempuh pendidikan di sekolah, perguruan tinggi, maupun pelatihan-pelatihan, juga membuka lowongan untuk menjadi mitra Maksim Indonesia bagi residen yang mempunyai kendaraan bermotor,” terang Barbara.

Selain dukungan logistik, kolaborasi ini juga mencakup aspek edukasi bagi para mitra pengemudi Maksim.

Baca juga: Gratis! JFF 2026 Hadirkan Konser Musik dan Edukasi Urban untuk Warga Jakarta

Mereka akan diberikan pengarahan mengenai kepedulian sosial dan cara berinteraksi yang tepat dengan penumpang disabilitas.

Barbara berharap Maxsim dapat menjadi pelopor dalam memfasilitasi kendaraan hasil modifikasi bagi para penyandang disabilitas yang ingin bergabung menjadi mitra pengemudi.

Melalui langkah ini, kedua belah pihak berharap para penyandang disabilitas tidak lagi dipandang sebelah mata, melainkan mampu membuktikan kapasitas mereka untuk berkarya dan hidup mandiri di tengah masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU