7 Jus Kaya Antioksidan untuk Menjaga Kesehatan Tubuh Secara Alami (Freepik)
INDOZONE.ID - Menjaga kesehatan tubuh sangat penting agar kita tetap bugar dan tidak mudah sakit. Salah satu cara alami yang bisa dilakukan adalah dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang kaya antioksidan.
Antioksidan berfungsi untuk melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas yang bisa berasal dari polusi, makanan tidak sehat, dan sinar matahari. Kalau terlalu banyak radikal bebas, tubuh bisa jadi lebih mudah sakit.
Oleh karena itu, tubuh perlu asupan sehat untuk membantu melawannya. Oleh karena itu, kita perlu makanan dan minuman sehat, salah satunya jus dari buah dan sayur segar yang kaya antioksidan.
Berikut ini 7 jus kaya antioksidan yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh secara alami:
Jus Delima (freepik/stockking)
Jus delima sangat kaya antioksidan, terutama punicalagin dan antosianin. Zat ini membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Selain itu, jus delima juga baik untuk menjaga kesehatan jantung, melancarkan aliran darah, dan membantu mencegah penyumbatan pembuluh darah jika dikonsumsi secara rutin.
Baca juga: 7 Manfaat Jus Semangka dan Apel untuk Kesehatan yang Perlu Kamu Tahu
Jus stroberi mengandung vitamin C dan antioksidan yang tinggi. Nutrisi ini membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga kesehatan kulit.
Selain itu, stroberi juga membantu melawan radikal bebas yang bisa merusak sel tubuh, sehingga tubuh tetap lebih sehat, segar, dan tidak mudah sakit.
Kombinasi tomat, wortel, dan jeruk menghasilkan jus dengan antioksidan tinggi seperti likopen, beta-karoten, dan vitamin C. Nutrisi ini bekerja bersama untuk menjaga kesehatan tubuh.
Jus ini sangat baik untuk kesehatan mata, meningkatkan daya tahan tubuh, serta melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari dan polusi. Rasanya juga segar dan mudah diminum.
Baca juga: 10 Jus Sehat untuk Melancarkan BAB Secara Alami dan Efektif
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline