INDOZONE.ID - Setiap anak memiliki potensi dan cara berkembang yang berbeda. Karena itu, selain mendapatkan asupan nutrisi yang baik, anak juga memerlukan kesempatan untuk bereksplorasi, mencoba hal baru, serta mengekspresikan diri agar kepercayaan diri dan kemampuan sosialnya dapat berkembang sejak usia dini.
Kebutuhan tersebut juga tercermin dalam hasil Talker Research yang menunjukkan 64 persen orang tua khawatir anaknya belum mencapai potensi terbaik, 66 persen mengkhawatirkan tumbuh kembang anak, dan 92 persen ingin memberikan kesempatan terbaik agar anak dapat berkembang secara optimal.
Hal serupa disampaikan UNICEF dalam Early Childhood Development: UNICEF Vision for Every Child (2023), yang menyebutkan bahwa nutrisi yang baik dan stimulasi sejak dini merupakan fondasi penting untuk mendukung tumbuh kembang optimal anak sekaligus membantu mereka mencapai potensi terbaiknya.
Psikolog Klinis dan Keluarga Pritta Tyas, M.Psi, mengatakan setiap anak membutuhkan lingkungan yang positif serta dukungan orang tua agar dapat mengenali dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
"Rasa percaya diri dan kemampuan anak tidak muncul secara instan, tetapi dibangun melalui pengalaman yang bermakna sejak dini. Ketika anak diberikan lingkungan yang dirancang sesuai tahap perkembangannya, ruang yang aman untuk mencoba, bereksplorasi, dan mengekspresikan diri tanpa takut melakukan kesalahan, maka mereka akan lebih berani mengenali serta mengembangkan potensi unik dalam diri mereka," katanya.
Baca juga: Cara Kenali Minat dan Bakat Anak Sejak Dini Biar Masa Depannya Makin Terarah
"Di sinilah peran orang tua menjadi sangat penting bukan sekadar memuji, tetapi memberikan apresiasi yang spesifik dan bermakna untuk mendorong proses bukan hanya hasil. Dengan pendampingan seperti ini, anak tidak hanya tumbuh percaya diri, tetapi juga berkembang dalam kemampuan sosial, kreativitas, dan kemandirian mereka," jelasnya.
Sejalan dengan pentingnya memberikan ruang bagi anak untuk mengembangkan minat dan bakat, berbagai pihak mulai menghadirkan program yang mendorong anak lebih berani berekspresi. Salah satunya melalui penyelenggaraan Bebelac Little Star 2026 yang dibuka pada 1 Juli hingga 14 Agustus 2026.
Program tersebut ditujukan bagi anak berusia 1–10 tahun dengan berbagai kategori bakat, seperti menyanyi, menari, bermain musik, menggambar, olahraga, hingga akting.
Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah bagi anak untuk mengembangkan rasa percaya diri, kreativitas, dan kemampuan bersosialisasi melalui pengalaman yang positif.
Marketing Manager Bebelac Ceasyalya Tahara mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung tumbuh kembang anak melalui kombinasi nutrisi dan stimulasi.
Baca juga: Belasan Ribu Anak Indonesia Unjuk Bakat Program Kidversity 2025, Ada yang Ikutan Coding Challenge
"Di penghujung tahun 2025, kami telah menghadirkan Bebelac NutriGreat+, formula terbaik dari Bebelac dengan kandungan Triple Fibers (FOS:GOS:Inulin), DHA 2x lebih tinggi dan 0 Sukrosa untuk mendukung si Kecil tumbuh bersinar dari dalam. Melengkapi dukungan nutrisi tersebut, tahun ini kami kembali menghadirkan Bebelac Little Star 2026 sebagai wadah bagi anak Indonesia untuk berani mengeksplorasi minat dan bakatnya, mengekspresikan diri, serta membangun rasa percaya diri melalui pengalaman yang positif," katanya menjelaskan.
Melanjutkan penyelenggaraan tahun sebelumnya yang menghimpun lebih dari 11.900 video partisipasi, program tahun ini kembali digelar bekerja sama dengan Alfamart dan melibatkan penyanyi Sherina Munaf. Sebanyak 20 peserta terpilih nantinya akan mendapat kesempatan tampil bersama Sherina dalam sebuah video musik.
Selain pendaftaran secara daring melalui unggahan video di Instagram maupun TikTok, penyelenggara juga akan mengadakan audisi secara langsung di sejumlah kota di Pulau Jawa, Bali, Sumatera, dan Sulawesi.
Kehadiran berbagai wadah seperti ini diharapkan dapat memberi lebih banyak kesempatan bagi anak untuk mengeksplorasi minat dan bakatnya sejak dini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: