INDOZONE.ID - Dr Hamid Choi mencatatkan namanya dalam sejarah sebagai muslim Korea pertama yang menerjemahkan Al Quran dan Shahih Bukhari ke dalam bahasa Korea.
Upaya luar biasa ini memerlukan dedikasi selama tujuh tahun, dan mencerminkan komitmennya terhadap penyebaran ajaran Islam di Korea Selatan.
Baca Juga: Viral Kisah Seorang Bapak Usai Pulang Naik Haji, Ternyata Istri Tercinta Sudah Meninggal Dunia
Dilansir dari AhlulBayt News Agency (ABNA), Dr Hamid Choi tidak hanya dikenal sebagai pendakwah, tetapi juga sebagai dosen Kajian Islam dan Bahasa Arab di sebuah universitas terkemuka di Korea Selatan.
Latar belakang pendidikannya yang kuat diperoleh dari Universitas Islam Madinah, Arab Saudi, tempat ia menimba ilmu agama.
Baca Juga: Pasutri Ketahuan Curi 7 Cabai Lalu Dipaksa Warga Makan Mentah-Mentah Sampai Wajah Pelaku Memerah
Selain menerjemahkan Al Quran dan Hadits, Dr Hamid Choi telah menerjemahkan berbagai buku agama Arab lainnya ke dalam bahasa Korea.
Karya ilmiahnya tidak berhenti di situ, ia juga telah menulis lebih dari 90 buku, baik yang bersifat mandiri maupun terjemahan.
Prestasi ini menunjukkan kontribusi besarnya dalam memperkenalkan dan memperdalam pemahaman Islam di kalangan masyarakat Korea.
Baca Juga: Laporkan Pungli di Sekolah, Orang Tua Siswa Diintimidasi dan Diusir Ketua Ormas
Upaya penerjemahan ini terjadi di tengah pertumbuhan jumlah muslim di Korea Selatan.
Meskipun masih merupakan agama minoritas, Islam telah mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa dekade terakhir, terutama karena pariwisata dan arus balik para pekerja dan mahasiswa muslim.
Federasi Muslim Korea memperkirakan jumlah muslim saat ini mencapai sekitar 200.000 orang, yang setara dengan 0,38 persen dari keseluruhan populasi.
Baca Juga: Viral di TikTok: Dua Pria di Jayapura Coba Memalak Mobil Ternyata Isinya Kumpulan Polisi
Mayoritas komunitas muslim di Korea terdiri dari mahasiswa dan pekerja asal Turki, Pakistan, dan Uzbekistan yang kini telah menjadi warga negara Korea.
Pertumbuhan jumlah muslim ini mencerminkan perubahan sosial yang signifikan, di mana Korea Selatan mulai lebih menerima dan mengakomodasi keberagaman agama.
Baca Juga: Viral, WNI yang Magang di Jepang Nekat Rampok Perempuan Hanya Demi Uang Rp60 Ribu
Dr Hamid Choi tidak hanya berperan sebagai pelopor dalam penerjemahan teks-teks suci Islam, tetapi juga sebagai jembatan penting dalam memperkenalkan Islam kepada masyarakat Korea.
Karyanya yang luas dan mendalam telah membantu meningkatkan pemahaman dan apresiasi terhadap Islam di negara yang mayoritas penduduknya menganut agama lain.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: AhlulBayt News Agency (ABNA)