Gempa bumi terjadi ketika kerak bumi mengalami pergerakan atau pergeseran yang menimbulkan getaran pada permukaan bumi.
Selain menyebabkan getaran, gempa bumi juga berpotensi mengakibatkan tanah longsor, tsunami, keretakan tanah, dan kerusakan bangunan.
Oleh sebab itu, penting untuk mengingat dan mempelajari cara menghadapi gempa bumi sebagai upaya penyelamatan dan pertolongan dini.
Cara Menghadapi Gempa Bumi
Berikut Indozone bagikan tips cara menghadapi gempa bumi yang bisa kamu lakukan untuk melindungi diri dan menyelamatkan nyawa dari bahaya yang ditimbulkan oleh gempa bumi.
1. Gempa bumi di dalam ruangan
Umumnya, gempa bumi paling banyak dialami saat masyarakat sedang berada di dalam ruangan, seperti rumah, kantor, gedung, dan mal. Langkah pertama cara menghadapi gempa bumi saat berada di dalam ruangan, yakni dengan melindungi diri dari reruntuhan akibat gempa yang terjadi.
- Pakai pelindung kepala
Kamu bisa pakai alat pelindung kepala seperti helm, papan, atau bantal agar kepala tetap aman. Hindari keluar ruangan jika situasi ruangan tidak terlalu buruk.
- Berlindung di bawah perabot kokoh
Saat terjadi gempa, sebaiknya langsung mencari perabotan yang kokoh seperti meja, dan berlindung di bawahnya.
- Jauhi benda rawan roboh dan pecah
Jauhi benda-benda yang rawan roboh dan pecah seperti kaca, jendela, pintu, lampu-lampu gantung, dan langit-langit rumah.
- Turun dari gedung bertingkat
Jika saat terjadi gempa bumi kamu berada di dalam gedung bertingkat seperti kantor dan pusat perbelanjaan, segeralah bergerak keluar gedung dengan tertib.
- Jangan gunakan lift
Gempa bumi berpotensi merusak aliran listrik sehingga mengakibatkan lift mati. Jadi, hindari penggunaan lift karena kamu bisa saja terjebak di dalamnya. Gunakanlah tangga untuk turun.
2. Gempa bumi di alam terbuka
Cara menghadapi gempa bumi saat berada di alam terbuka yakni dengan melindungi diri dari robohnya bangunan di sekitar, sekaligus menghindari bencana lain akibat gempa yang terjadi.
- Hindari bangunan rawan roboh
Saat kamu mengalami gempa di alam terbuka, segera menjauh dari bangunan yang bisa saja roboh. Hindari pula tiang listrik dan pepohonan.
- Cari tanah lapang
Berlarilah menuju tanah lapang yang tidak dipenuhi pepohonan. Perhatikan juga struktur tanah yang dipijak untuk menghindari keretakan akibat gempa bumi.
- Jauhi pantai
Jika kamu sedang berada di dekat pantai saat terjadi gempa, segera pergi ke dataran yang lebih tinggi untuk mengantisipasi terjadinya tsunami.
- Jangan berdiri dekat tebing
Saat gempa terjadi dan kamu sedang berada di daerah pegunungan, sebaiknya jangan berdiri di dekat tebing karena berpotensi longsor.
- Keluar dari kendaraan
Segera matikan kendaraan apabila kamu berada di dalam kendaraan saat terjadi gempa. Turun dan cari tempat terbuka yang aman. Reruntuhan bangunan bisa membuat kamu terjebak di dalam kendaraan.
3. Antisipasi setelah gempa bumi
Ketika gempa bumi sudah reda, ada beberapa hal yang harus kamu lakukan untuk memastikan keadaan aman terkendali sembari melakukan penyelamatan terhadap korban gempa bumi. Simak cara mengatasi gempa bumi berikut ini:
- Perhatikan keadaan sekitar
Saat kamu berada di dalam rumah, cek apakah ada kebocoran gas, kebocoran pipa air, kebakaran kecil, korsleting pada aliran listrik. Untuk sementara jangan menyalakan api.
- Jangan masuk ke bangunan yang runtuh
Sebaiknya hindari mecoba masuk ke dalam bangunan yang sudah roboh akibat gempa, untuk mengantisipasi kemungkinan masih terdapat sisa reruntuhan yang dapat membuat tubuh cedera.
- Evakuasi ke tempat aman
Ketika gempa bumi sudah mereda, segera selamatkan diri ke tempat pengungsian atau posko darurat. Mintalah pertolongan kepada warga setempat atau hubungi kerabat terdekat.
- Lakukan pertolongan pertama
Ketika kamu atau orang yang kamu kenal terluka akibat gempa bumi, segera lakukan pertolongan pertama. Jika kondisinya parah, langsung cari bantuan dan bawa ke rumah sakit.
- Waspada gempa susulan
Gempa susulan bisa saja muncul dengan rentang jarak yang tidak dapat diprediksi. Penting bagi kamu untuk mempersiapkan tas siaga bencana yang berisi dokumen penting, pakaian, alat komunikasi, senter, obat-obatan, makanan cadangan, dan peluit.
4. Tanda-tanda akan terjadi gempa bumi
Sebelum gempa bumi terjadi, biasanya akan muncul tanda-tanda khusus atau gejala aneh di sekitar kita. Hal tersebut disebabkan oleh gelombang elektromagnet dari dasar bumi yang muncul ke permukaan, lalu ditangkap oleh makhluk hidup atau benda dengan sensitivitas yang tinggi. Berikut ini tanda-tanda akan terjadi gempa bumi yang perlu kamu ketahui:
- Muncul awan berbentuk seperti angin, pohon, atau batang.
- Siaran televisi akan mengalami gangguan dan timbul suara.
- Mesin fax akan berkelip meski sedang tidak transmit data.
- Lampu neon akan tetap menyala redup saat listrik dimatikan.
- Hewan akan bertingkah aneh seperti bersembunyi, mengamuk, atau mengeluarkan suara yang tak biasa.
- Air tanah tiba-tiba surut.
Itulah cara menghadapi gempa bumi yang bisa kamu terapkan. Siapkan juga mentalmu dan bersikap tenang serta selalu berdoa di mana pun berada.
Artikel Menarik Lainnya:
- Mulai dari Dewa Hingga Hewan Legenda, Berikut Mitos Asal-Usul Gempa Bumi di Dunia
- Benarkah Kucing Bisa Memprediksi Gempa Bumi?
- Gempa Bumi Sering Terjadi di Malam Hari, Adakah Alasan Ilmiahnya?
- Inilah 5 Gempa Bumi Paling Dahsyat yang Pernah Guncang Indonesia
- 5 Negara yang Aman dari Bencana Gempa Bumi, Tertarik Tinggal Disini?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: