Minggu, 07 AGUSTUS 2022 • 09:35 WIB

Nyesek! Momen Pertemuan Ibu dan Anak Usai Terpisah 40 Tahun, Hilang Sejak Usia 4 Hari

Author

Ilustrasi bertemu ibu (Freepik)

Tangis Kartini (65) pecah saat bertemu dengan Andre Kuik. Ibu dan anak tersebut tak dapat menyembunyikan perasaan bahagia usia terpisah selama 40 tahun.

Momen pertemuan keduanya pun kembali viral dan menuai atensi dari warganet. Banyak orang bertanya-tanya bagaimana ibu dan anak itu bisa terpisah.

Dilihat dari akun Instagram @insta_julid, Andre Kuik telah lama berpisah dari ibunya. Bahkan sang ibu telah kehilangan dirinya sejak usia empat hari. 

Hal ini dikarenakan ayah Andre, Theo Kohler, yang diperkirakan memiliki darah campuran Jawa dan Eropa, mendesak ibunya untuk meninggalkan anak laki-laki ketiga mereka di rumah sakit Panti Secanti, Gisting Lampung.

Setelahnya sang ibu sempat kembali lagi ke rumah sakit bersama dua saudara Andre Wely dan Untung, namun tidak dapat menemuinya.

"Katanya udah nggak bisa ketemu, sampai di rumah saya ngomong sama suami, marahlah kok ibu ga boleh ketemu anaknya, suami diam saja," ungkap Kartini.

Setelah itu, Kartini tak pernah mendengar kabar bayinya yang tak sempat diberi nama. Suaminya pun tak menjelaskan apapun.

Bahkan Ketika hamil anak keempat, Theo meninggalkannya dan tak terdengar kabarnya sampai sekarang.

Diadopsi orang Belanda

Entah bagaimana, pada usia lebih dari empat bulan, Andre ternyata diadopsi warga Belanda Jan Kuik dan Mieke Kuik.

Baca juga: Tangis Haru Pertemuan Bapak dan Anak Usai Terpisah 30 Tahun, Dikira Jadi Korban Tsunami

Dalam dokumen adopsi dan akta notaris, orang tua angkat Andre mendapatkan anak angkatnya dari Yayasan Pangkuan si Cilik di Jakarta yang dipimpin oleh Lies Darmadji pada 23 Juni 1976.

Tak jelas bagaimana Andre bisa berada di Yayasan tersebut ketika masih bayi.

Tetapi yang jelas dari Jakarta, Andre dibawa pasangan Kuik ke Den Ham Belanda.

Di sana Andre dibesarkan bersama kakak angkat laki-laki dan perempuan asal Thailand dan adik angkat dari Indonesia.

Andre Kuik yang terpisah selama 40 tahun dari keluarga kandung (Instagram/@insta_julid)

Semasa kecil pun dia mengaku tak pernah terlalu mempermasalahkan tentang statusnya sebagai anak adopsi.

Namun setelah dewasa dan menikah barulah dia berusaha mengetahui asal usul keluarganya. 

Berawal dari kisah orang lain

Andre sendiri memulai pencarian keluarga kandungnya sejak mendengar kabar dari rekannya di Belanda. Rekannya itu berhasil bertemu dengan orang tua kandungnya di Indonesia.
 
Peristiwa itu lantas membuat Andre kembali melakukan pencarian dengan bantuan Yayasan Mijn Roots.

"Saya berusia 40 tahun dan saya menganggap orang-orang di sini tidak berumur panjang, saya pikir kalau saya tidak menemukan mereka sekarang, kapan lagi," ucap Andre.

Berbekal dokumen adopsi dari orang tua angkatnya, pencarian keluarga kandungnya pun dimulai.
 
Beruntung tak lama nasib baik menemui Andre, Yayasan Mijn Roots berhasil melacak Kartini, ibu kandungnya yang ternyata tinggal di Lampung. 
 
Untuk memastikan Kartini merupakan orang tua Andre, Yayasan Mijn Roots pun melakukan tes DNA dan hasilnya positif.

Pertemuan pertama usai terpisah 40 tahun

Saat bertemu ibunya, Andre tak dapat menyembunyikan perasaan bahagia. Keduanya berpelukan erat dan menangis, seluruh keluarga dan juga tetangga ibunya mengelilingi mereka dan ikut menangis.

"Saya merasa ini tidak nyata, " kata Andre.

"Seneng banget, anak hilang iso ketemu meneh (bisa bertemu kembali), iso balik meneh (bisa kembali lagi), anak lanang bisa balik (anak laki-lakiku bisa kembali), " beber Kartini.

Bahkan warganet yang menyaksikan vdioe merka pun ikut tersentuh, Mereka ikut merasakan kesedihan yang dirasakan keluarga ini.

“Nyesek deui,” kata @binty_walidy. 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Insta Julid (@insta_julid)

 

“Sdh brp kali liat ini tp tetap aja nangis,” sambung @ratoemas_marissa.

“Nangis liat part yg petama kali meluk ibu. Pengen banget rasa nya walau 1 detik meluk ibu,” timpal @fadillah_dede15. 

 

 

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU