Seorang wanita bernama Irawati Puteri (Ira) tengah menjadi sorotan warganet lantaran berhasil diterima kuliah di Standford University, Amerika Serikat (AS).
Lewat unggahan di akun Twitternya, Ira membagikan kisah berhasil lolos di universitas yang masuk dalam deretan lima universitas terbaik di dunia itu.
Ira mengaku dirinya bukan berasal dari keluarga berada. Bahkan ia pernah bekerja seorang SPG chicken nugget di PRJ.
“Aku dr orang susah banget, aku ngajar supaya bisa biayain keluargaku dan kuliah. Waktu diterima di hukum UI, aku tetap lanjut ngajar,” tulisnya dalam unggahan di akun @irawatiputeri.
Ira sendiri diterima untuk gelar master (S2) di Program Analisis Kebijakan Pendidikan Internasional (International Comparative Education and International Education Policy Analysis). Jurusan tersebut hanya menerima 20 orang per angkatan dari seluruh dunia.
Yang lebih membanggakan lagi, Ira adalah mahasiswi Indonesia pertama yang diterima di jurusan tersebut. Ia dibiayai penuh oleh Pemerintah Indonesia melalui beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan).
“Aku sudah dapat LPDPnya guys! jd insya Allah financing aman, tinggal proses admin dan PK aja. doakan amanah yaa!” sambungnya.
Baca juga: Kisah Wildan, Anak Petani Ditolak Kampus Dalam Negeri, Tapi Diterima 3 Kampus Top Dunia!
Bukan Orang Berada
Ira pun menuliskan kisahnya sebelum diterima di Stanford University. Ia menceritakan tentang bagaimana kondisi ayah dan ibunya.
“Sejak usia dini, saya menyadari bahwa pendidikan adalah satu-satunya cara saya untuk keluar dari lingkaran kemiskinan dan menyusun kembali masa depan keluarga saya. Ayah saya menjadi yatim piatu pada usia 9 tahun, dia harus berhenti sekolah dasar dan mulai mengurus dirinya sendiri. Ibu saya harus berhenti sekolah di usia 16 tahun agar saudara-saudaranya, dapat melanjutkan pendidikan menggantikannya,” tulisnya dalam Bahasa Inggris yang diterjemahkan.
Unggahan itu pun semakin membuat netizen salut sebab Ira mengaku kalau dirinya adalah seorang gadis yang tumbuh di lingkungan kumuh Jakarta, jauh dari kata mewah. Bahkan untuk merasakan makan daging saja ia sebutkan menunggu perayaan Hari Raya Idul Adha.
“Mereka melakukan yang terbaik untuk memberi saya dan kedua adik laki-laki saya kehidupan yang lebih baik, namun, dengan tingkat pendidikan mereka, hidup menjadi sulit. Saya dibesarkan di lingkungan kumuh terbaik di Jakarta,”
“Kami sangat terbiasa membagi porsi makanan menjadi 5 dan hanya bisa makan daging sapi setahun sekali pada Idul Adha — ketika umat Islam yang kaya memiliki banyak simpanan untuk yang miskin dan membutuhkan. Kami adalah orang miskin dan membutuhkan,” jelasnya.
Baca juga: Selamat! Artis Cantik Maudy Ayunda Lulus S2 dari Stanford University
Tulang Punggung Keluarga
Ira sendiri merupakan punggung keluarga. Ia bekerja sebagai SPG chicken nugget di PRJ untuk membiayai keluarga dan membayar tes biaya masuk ke universitas.
Beruntung, kini usahanya mendapat ganjaran manis. Bukan hanya diterima di Stanford University, beberapa universitas terkenal di luar negeri juga menerima gadis cantik asal Indonesia ini.
Diantaranya: Cornell University Law School, University of Pennsylvania Carey Law School, dan University of Michigan Law School.
Namun, Irawati Puteri memutuskan untuk memilih Stanford University karena kecintaannya pada mengajar. Ia pun bertekad kelak bisa membuat kebijakan pendidikan yang lebih berfokus pada masyarakat marjinal.
I GOT ACCEPTED TO STANFORD!???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????? MANTAN SPG CHICKEN NUGGET PRJ BISA KETERIMA STANFORD!???????????????????????????????????? pic.twitter.com/UVw0DAPlXO
— Irawati Puteri (@irawatiputeri) February 25, 2023
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: