Kamis, 23 MARET 2023 • 12:35 WIB

Kisah Bocah 9 Tahun Rela Donor Sumsum Tulang ke Adik yang Idap Leukimia Limfoblastik

Author

Nazia Zahra dan adiknya, Afeefa Zahra Muhammad Iqbal yang mengidap leukimia limfoblastik (Gulfnews)

Seorang bayi perempuan bernama Afeefa Zahra Muhammad Iqbal, sukses menjalani transplantasi sumsum tulang, lantaran mengidap penyakit leukimia limfoblastik akut di Rumah Sakit Abu Dhabi.

Afeefa adalah anak keempat dari pasangan Muhammad Iqbal dan Batool Zahra, dan telah tinggal di Uni Emirat Arab (UEA) selama 10 tahun.

Iqbal dan Zahra membawa Afeefa ke rumah sakit setelah mengalami demam berkepanjangan dan terlihat pucat. Hasil tes yang dirasa janggal, membuat Iqbal dan Zahra membawa Afeefa ke Burjeel.

Baca juga: Deteksi Dini Leukimia pada Anak Kurangi Risiko Kematian, Ini Gejalanya

Bayi Afeefa yang mengidap leukimia limfoblastik (Gulfnews)

Berdasarkan pemeriksaan, diketahui jika Afeefa menderita leukimia limfoblastik akut, sejenis kanker darah dan sumsum tulang yang bisa berkembang dengan cepat tanpa pengobatan.

"Leukimia limfoblastik akut adalah salah satu kanker yang umum terjadi pada anak-anak, tetapi perlu ditangani secara agresif," kata Gulfnews, dr Zainul Aabideen, kepala Departemen Pediatric Hematologi, Onkologi dan BMT, serta Rumah Sakit Burjeel, seperti dikutip dari Gulfnews, Kamis (23/3/2023).

"Tes genetik lanjutan mengungkapkan bahwa risiko tinggi mutasi genetik mendorong leukimia ini. Sesuai protokol internasional, satu-satunya kesempatan untuk menyembuhkan penyakitnya adalah melalui transplantasi sumsum tulang, dimana sumsum tulang pasien diganti dengan sel punca darah sehat dari donor," ungkapnya.

Dapat Donor dari Anak Berusia 8 Tahun

Usai mengetahui penyakit Afeefa, tim dokter yang dipimpin oleh dr Aabideen melakukan HLA (antigen leukosit manusia). Ditemukan bahwa kakak Afeefa, Nazia Zahra memiliki kecocokan dengan Afeefa.

Meski usia Nazia masih delapan tahun, namun dia sangat senang hati bisa membantu adik kecilnya yang tengah berjuang sembuh dari leukimia limfoblastik akut.

"Saya sedih ketik para dokter memberitahu saya bahwa adik perempuan saya sakit parah. Saya merasa senang ketika orangtua saya memberitahu saya bahwa saya dapat membantunya jadi lebih baik.

"Saya adalah seorang gadis pemberani dan tidak takut. Afeefa sudah seperti suadara kembarku sekarang," katanya.

Afeefa menjalani transplantasi sumsum tulang di Rumah Sakit Burjeel pada 1 Desember 2022 lalu. Setelah prosedur, Afeefa diawasi dengan ketat oleh tim dokter untuk memantau respon tubuhnya terhadap sel-sel baru.

Tim dokter bersama dengan keluarga Afeefa, bayi yang mengidap leukimia limfoblastik (Gulfnews)

Baca juga: 5 Tahun Tinggal di Singapura, Denada Kenang Perjuangan Tolong Anaknya yang Sakit Leukimia

Beberapa hari setelah prosedur, Afeefa sempat mengalami komplikasi seperti kejang dan infeksi di aliran darahnya, tapi berhasil ditangani oleh tim dokter.

Tanggal 19 Desember, dokter menemukan jika pengikatan neutrofil (bagian sel darah putih) menunjukkan hasil yang positif. Tim dokter senang mengetahui Afeefa memiliki 100 persen chimerism donor (semua sel sumsum tulangnya berasal dari kakaknya).

Iqbal, ayah Afeefa mengenang kehidupan keluarga langsung berubah saat mengetahui sang anak mengidap penyakit leukimia limfoblastik akut. Namun kini Iqbal bersyukur karena perjuangannya demi kesembuhan Afeefa berbuah manis.

"Semuanya terganggu, mulai dari pendidikan anak-anak hingga pekerjaan kami. Kami sekarang merasa perjuangan besar sudah berakhir setelah berbulan-bulan menderita dan kesakitan," kata Iqbal.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU