Sabtu, 17 OKTOBER 2020 • 09:52 WIB

Sering Cuci Tangan Bikin Tangan Kering? Berikut Cara Mengatasinya dengan 3 Bahan Alami Ini

Author

Ilustrasi melembapkan kulit tangan (Pexels/Shiny Diamond)

Pandemi virus corona yang sudah banyak mengancam nyawa membuat kita harus waspada dan tetap menjaga daya tahan tubuh agar tetap sehat.

Namun banyak hal yang berubah setelah pandemi, mulai dari masker yang wajib digunakan hingga mencuci tangan terlalu sering.

Mencuci tangan terlalu sering membuat kulit tangan menjadi kering, hal ini tentu saja sangat mengganggu. Menggunakan lotion khusus tangan memang bisa membantu, tapi tidak ada salahnya untuk coba perawatan dengan bahan alami ini.

Apa saja ya?

1. Lidah buaya

Lidah buaya melakukan banyak hal untuk kulit, tetapi pelembab tetap menjadi salah satu manfaat utamanya. Dikemas dengan nutrisi, lidah buaya membantu menenangkan dan melembabkan kulit. Ini membantu menjaga tangan tetap lembut.

Cara menggunakannya juga sangat mudah, kamu hanya perlu mengoleskan gel lidah buaya dan beri pijatan ke kulit. Lalu biarkan terserap seluruhnya ke dalam kulit.

Lidah buaya (Pixabay/Endri yana yana)

2. Minyak kelapa

Minyak kelapa terbukti menjadi bahan yang bagus untuk melembabkan kulit. Ini karena sifat emolien yang sangat baik yang mengunci kelembapan di kulit sehingga mencegah kulit kering.

Cara pakainya kamu hanya perlu meneteskan minyak kelapa kemudian gosokkan kedua tangan untuk meratakan minyak ke seluruh tangan. Pijat juga tangan agar minyak kelapa meresap dengan baik.

Minyak kelapa (Pixabay/nir_design)

3. Madu

Madu juga obat pelambap alami yang banyak digunakan. Madu adalah humektan yang menarik kelembapan ke kulit, membuatnya cantik dan terhidrasi.

Cara pakainya kamu hanya perlu mengoleskan madu di tangan kamu, kemudian lakukan pemijatan beberapa menit dan biarkan selama 10-15 menit lalu bilas menggunakan air biasa.

Madu (Pixabay/Fancycrave1)

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Tags
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU