Kamis, 19 AGUSTUS 2021 • 12:28 WIB

Daniel Craig Ungkapkan Enggan Bagikan Warisan kepada Anaknya

Author

Daniel Craig. (photo/Instagram/@dailycraig.hd)

Daniel Craig baru-baru ini ungkapkan pemikirannya mengenai warisan. Dia mengatakan bahwa dia tidak ingin memberikan warisan untuk anak-anaknya nanti saat meninggal. Daniel Craig diketahui mempunyai kekayaan mencapai US$160 juta atau Rp2,3 triliun. Menurutnya, itu tidak menyenangkan jika tinggalkan warisan dalam bentuk uang ke generasi selanjutnya.

Daniel pun meluruskan maksud ucapannya. Dia pun berpikir bahwa dia memilih untuk berikan hartanya untuk anaknya sebelum dia meninggal, dibandingkan baru memberikannya setelah meninggal. Melihat hal itu, dia pun memberikan komentarnya.

"Aku tidak ingin meninggalkan harta dalam jumlah besar ke generasi selanjutnya. Aku pikir warisan tidak cukup menyenangkan. Filosofiku adalah menyikirkan (harta) atau memberikannya sebelum aku pergi," ungkapnya, melansir Candis Magazine.

Dia menuturkan bahwa menurunya, orang yang telah meninggal dengan harta kekayawaan yang banyak adalah orang gagal. Sehingga dia pun memilih untuk langsung memberikan uang kepada anaknya. Daniel sendiri mempunyai 2 anak, yaitu berusia 29 tahun dari pernikahannya dengan Fiona. 

Pada 2018 lalu, Daniel pun menjadi ayah untuk kedua kalinya. Anak keduanya pun lahir dari Rachel Weisz. Di sisi lain, Jacky Wu juga pernah unhkapkan bahwa dia tidak ingin bagikan warisan untuk keturunannya. Dia bahkan mengatakan memilih untuk sumbangkan seluruh uangnya untuk amal, dengan alasan anak-anaknya yang sudah besar tidak lagi membutuhkan uang darinya.

"Anak-anakku tidak membutuhkan ayah mereka untuk meninggalkan uang. Mereka bisa mencari nafkah sendiri. Mereka dapat berkontribusi pada masyarakat dengan caranya sendiri," ungkapnya, mengutip Today Online.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU