Selasa, 14 SEPTEMBER 2021 • 14:41 WIB

Artefak Berupa Serpihan Mata Panah yang Berusia 6.000 Tahun Ditemukan di Perut Buaya!

Author

Buaya. (photo/Ilustrasi/Pexels/Pixabay)

Artefak biasanya ditemukan di situs arkeologi. Tetapi, di Amerika Serikat, artefak sendiri ditemukan di dalam perut buaya. Artefak itu diperkirakan berusia 6.000 tahun. Pemilik perusahaan pemrosesan daging, Red Antler yaitu Shane Smith seringkali mendengar kabar bahwa penemuan benda-benda unik dan menarik dalam perut hewan yang akan diproses dagingnya. 

Shane pun menjadi pensaran. Shane pun memutuskan untuk cari tahu sendiri. Alangkah terkejutnya Shane saat memeriska isi perut salah satu buaya. Dia menemukan ada 2 benda asing di sana. Benda asing itu adalah serpihan mata penuh berukuran kecil dan bandul berwarna hitam. 

Shane pun membawa kedua benda asing itu untuk diperiksa oleh ahli geologi. Rasa terkejut dari Shane pun kembali bertambah ketika dia berhasil menemukan bahwa benda itu diperkirakan berusia antara 5.000 hingga 6.000 tahun. 

Dugaan sementara, kedua benda asing itu bisa berada dalam perut buaya lewat makanan. Shane kemudian membagikan penemuannya di akun Facebooknya. 

"Awalnya, saya pikir saya tidak akan mengunggahnya di Facebook karena tidak akan ada orang yang percaya. Tapi akhirnya, ini adalah sesuatu yang terlalu keren untuk tidak diunggah," ungkapnya, melansir Mississippi Clarion Ledger. 

Usai dilakukan penelitian mendalam, rupanya serpihan mata panah itu diduga merupakan bagian senjata manusia pra sejarah pada masa awal berburu dan meramu. Mata panah itu pun diduga dipakai untuk berburu hewan di masa itu. Adapun untuk bandul, para ahli pun memperkirakan usianya sekitar 4.000 tahun. 

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU