Selasa, 05 APRIL 2022 • 14:45 WIB

Maag saat Puasa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Author

Ilustrasi Sakit Maag (virinchihospitals.com)

Adalah suatu halangan bagi penderita maag ketika sakit maag kambuh saat puasa. Menjalankan ibadah puasa menjadi begitu berat dan sulit rasanya. Biasanya, gejala maag ditandai oleh adanya rasa nyeri di perut, mual, kembung, hingga rasa perih di dada. 

Pada dasarnya, gejala maag ini sebenarnya bisa diatasi saat puasa. Namun, kamu harus mengenali dahulu penyebabnya. Jadi, kamu bisa menjalani puasa tanpa rasa khawatir bahwa maag kamu akan kambuh.

Maka itu, INDOZONE merangkum hal-hal seputar penyebab, cara mengatasi, hingga tips menjalani hari-hari saat maag kambuh sewaktu puasa ini. Simak selangkapnya berikut ini!

Penyebab Maag Kambuh saat Puasa 

Ilustrasi Maag Kambuh (freepik.com)

Maag adalah kondisi di mana terjadinya peradangan pada lapisan dalam perut. Beberapa penyebab bisa menjadi pemicu kambuhnya maag saat puasa ini. Dilansir dari doktersehat.com, ini penyebabnya:

1. Makan terlalu banyak 

Makan berlebihan seringkali dilakukan karena lapar mata melihat berbagai makanan, sehingga nafsu makan meningkat pesat. Jadi, ketika perut kosong, lalu makan banyak, ini akan membuat asam lambung kamu naik. 

Secara medis, kebiasaan ini akan meningkatkan risiko dispepsia dan refluks asam pada penderita gastritis atau penyakit tukak lambung.

2. Tidak sahur

Kebiasan untuk tidak menjalani sahur bagi penderita maag adalah sebuah kesalahan. Hal ini karena perut kosong akan memicu maag kambuh saat puasa

3. Langsung tidur setelah sahur

Setelah makan sahur atau berbuka, hal yang harus kamu lakukan adalah duduk terlebih dahulu menunggu makanan untuk turun ke lambung dengan sempurna. 

Namun, seringkali beberapa kalangan umat Muslim ini langsung tidur karena alasan sangat mengantuk atau tidur untuk menunggu subuh tiba. 

Kebiasaan buruk ini ternyata bisa jadi penyebab maag saat puasa. Asam lambung akan naik, dan kamu akan merasa mual bahkan muntah.Ini karena posisi tidur berbaring membuat pencernaan tidak lancar.

4. Konsumsi minuman atau makanan penyebab maag 

Makanan yang digoreng, pedas, berlemak, panas, dan asam dapat mengiritasi lambung dan saluran pencernaan secara perlahan. Tak hanya itu, tipe makanan ini juga akan merangsang naiknya asam lambung.

Di sisi lain, teh, kopi, dan cola yang memiliki unsur karbon di dalamnya, akan memicu maag saat puasa. Minuman ini memiliki sifat diuretik (naiknya laju urinasi), yang mana dapat menaikan hasrat untuk buang air kecil, dan akhirnya menyebabkan dehidrasi hingga kekurangan cairan tubuh. 

5. Merokok 

Merokok memiliki banyak dampak negatif bagi tubuh, salah satunya memicu asam lambung naik. Alasannya karena merokok meningkatkan risiko pemicu dispepsia dan refluks asam bagi penderita gastritis atau tukak lambung.

6. Telat berbuka 

Jika kamu telat atau sengaja menunda buka puasa, kamu akan merasakan naiknya asam lambung. Meski hanya minum saja, kamu akan mengembangkan maag.

7. Makan berat secara langsung saat berbuka

Setelah seharian berpuasa, nafsu makan berat kamu akan meningkat saat menjelang berbuka. Padahal, faktanya, jika kamu langsung makan berat, bisa jadi asam lambung kamu naik karena belum siap menerima makanan berat. 

Cara Mengatasi Maag saat Puasa

Ilustrasi Makan Untuk Mengurangi Maag (unsplash.com/Farhad Ibrahimzade)

Nah, setelah mengetahui penyebab maag saat puasa, kamu juga perlu tahu cara mengatasinya. Ini karena kamu akan berpuasa selama seharian dan tidak bisa terus-menerus batal karena maag kambuh saat puasa. 

Maka itu, beberapa cara berikut ini bisa kamu pahami agar kamu bisa mengurangi maag saat puasa, seperti yang dilansir pada halodoc.com

1. Jangan telat berbuka puasa

Berbuka tepat pada waktunya adalah salah satu cara mengatasi maag saat puasa. Kamu dianjurkan untuk tidak membiarkan perut untuk kosong dalam waktu yang lebih lama lagi, atau maag kamu akan semakin buruk. 

Jadi, jika kamu tahu akan sulit untuk berbuka puasa tepat waktu karena alasan tertentu, seperti sedang berada di jalan, bawalah minuman atau makanan ringan untuk berjaga-jaga.

2. Wajibkan sahur

Ketika kamu sedang berpuasa, maka kamu dianjurkan untuk tidak melewatkan waktu di mana kamu bisa makan dan tidak boleh telat untuk makan. Di waktu ini kamu juga bisa mengkonsumsi obat maag atau vitamin agar tidak mengalami maag lebih lama lagi. 

3. Hindari berbagai penyebab maag 

Kuncinya adalah jangan lapar mata. Kamu harus mengingat bahwa makan terlalu banyak atau mengkonsumsi berbagai makanan dan minuman yang bercita rasa kuat akan menimbulkan maag. Jadi, kamu harus bisa memilih makanan dan minuman yang aman untuk menu sahur dan berbuka.

Itulah penyebab dan cara mengatasi maag saat puasa. Perlu diingat untuk kamu sebisa mungkin menghindari berbagai pemicu maag agar puasa yang kamu jalankan bisa terasa aman dan nyaman. 

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU