Cerita orangtua mengajari anak minum kopi sejak usia satu tahun mencuri perhatian netizen. Cerita tersebut diunggah ulang oleh akun Twitter @food_fess.
Dalam unggahan tersebut, orangtua bocah itu mengaku mengajari anaknya mengenal kopi sejak usia 1 tahun agar besarnya bisa diajak ngopi oleh ayahnya.
Seiring bertambahnya usia, bocah tersebut sudah bisa minum kopi hitam agak pahit dan pekat meski usianya terbilang masih anak-anak.
Baca juga: Kopi Bukan Komoditas Asli, Ada Jasa Hindia Belanda Tanam Kopi di Pelosok Nusantara
Guis selamat pagi.
Aku mau tanya, anak kecil apalagi umurnya masih 1th, emngnya boleh mekonsumsi kopi ya? Aku searching di google sih ga dianjurkan. Menurut kalian gimana? pic.twitter.com/YH8he0YA2m— GUIS (@FOOD_FESS) September 17, 2022
"Dari mulai dia belajar mengenal banyak makanan si azzam udah tak kenalin sama kopi hitam. Awalnya manis dan agak encer, sekarang udah bisa nikmati kopi hitam agak pahit dan pekat. Biar apa dikenalin dengan kopi hitam dari kecil? Ya salah satunya biar ayahnya ada temen ngopinya kayak gini," tulis orangtua bocah itu dalam unggahannya.
Aksi orangtua bocah tersebut kemudian dibanjiri kritikan dari netizen. Dokter spesialis anak dr. K.S. Denta, M.Sc. Sp.A juga mengingatkan akan bahayanya penyakit jantung.
Baca juga: Konsumsi Kafein Bantu Hilangkan Lemak di Perut
Kafein pada kopi kan memiliki efek stimulan, yg bekerja pada jantung, pembuluh darah sampai otak. Nah karena anak secara ukuran lebih kecil dari orang dewasa, efek stimulan tadi lebih kuenceng dirasa anak. Bisa terjadi gangguan tidur, cemas, memperberat kerja jantung, dll.???????? https://t.co/kD3t6oP6fU
— K. S. Denta (@sdenta) September 17, 2022
Dr. Denta mengatakan bahwa kafein pada kopi bisa menyebabkan gangguan tidur, cemas, memperberat kerja jantung, dll.
"Kafein pada kopi kan memiliki efek stimulan, yg bekerja pada jantung, pembuluh darah sampai otak. Nah karena anak secara ukuran lebih kecil dari orang dewasa, efek stimulan tadi lebih kuenceng dirasa anak. Bisa terjadi gangguan tidur, cemas, memperberat kerja jantung, dll," kata dr. Denta, dikutip pada Minggu (18/9/2022).
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: