Jumat, 28 OKTOBER 2022 • 13:12 WIB

Vaksin IndoVac Buatan Bio Farma akan Dirilis, Diharapkan Bisa Digunakan sebagai Booster

Author

Presiden Joko Widodo meluncurkan vaksin Indovac di Bio Farma, Bandung pada 13 Oktober 2022 lalu. (Handout).

Bio Farma sebagai produsen vaksin COVID-19 IndoVac mengatakan telah menyelesaikan uji klinis Vaksin IndoVac untuk vaksinasi lanjutan/penguat (booster).

Hasil untuk sementara, vaksin IndoVac buatan lokal dapat meningkatkan titer antibodi dan netralisasi Omicron.

Namun, masih dalam proses pengujian untuk mendapatkan izin penggunaan darurat
(emergency use authorization/EUA) dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Baca juga: Resmi Diluncurkan, Ini Efek Samping Vaksin IndoVac Buatan Dalam Negeri

Bio Farma sendiri telah submit hasil uji klinis tersebut ke BPOM pada 10 Oktober 2022.

Berdasarkan studi booster melalui uji klinis yang dimulai 1 September 2022, untuk data safety dan immunogenicity 14 hari setelah suntikan kedua, booster vaksin IndoVac dapat meningkatkan titer antibodi dan netralisasi varian Omicron.

Perseroan menargetkan EUA untuk IndoVac booster dewasa (18+) dapat diterbitkan pada akhir Oktober 2022.

Tidak hanya sampai di situ saja, Bio Farma terus mengembangkan IndoVac agar dapat diterima sebagai vaksin COVID-19 untuk anak usia 12-17 tahun.

Untuk mendapatkan izin tersebut, Bio Farma telah menerima persetujuan pelaksanaan uji klinik (PPUK) dari BPOM pada 30 September 2022.

Uji klinis untuk kelompok usia itu telah berlangsung sejak 6 Oktober 2022. Bio Farma mengharapkan UEA IndoVac untuk vaksinasi anak 12-17 tahun akan diterbitkan BPOM pada awal Desember 2022.

Vaksin IndoVac buatan Bio Farma ini secara resmi diluncurkan pada 13 Oktober 2022.

Baca juga: Vaksin IndoVac Buatan Dalam Negeri, Resmi Disuntikkan Perdana ke Warga

Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir menjelaskan bahwa dari hasil uji klinis Bio Farma yang bekerja sama dengan peneliti dari berbagai universitas di Indonesia, kalau  IndoVac memiliki keamanan yang baik, memiliki efektivitas yang lebih bagus dari vaksin pembanding dengan efikasi di atas 80%, serta halal.

"Bahkan yang paling penting, seperti yang telah disampaikan Bapak Presiden Jokowi saat peluncuran IndoVac, ini adalah produksi dalam negeri karya putra-putri terbaik bangsa, khususnya kaum muda. Selanjutnya, kalau memang diperlukan, kami siap melakukan uji klinis vaksinasi untuk anak usia 11 tahun ke bawah," jelas Honesti dalam siaran pers yang diterima Indozone.

IndoVac merupakan Vaksin COVID-19 berbasis teknologi subunit rekombinan protein yang digunakan sebagai imunisasi aktif terhadap COVID-19 yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2.

IndoVac juga telah memperoleh fatwa halal dan MUI dan sertifikat halal dari BPJPH, Kementerian Agama dan merupakan produk dalam negeri hasil karya anak bangsa dengan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) mencapai sekitar 90%.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU