Amerika Serikat (AS) mencatat 4.500 kematian akibat flu sejak musim ini. Sementara itu, ada 20.000 rawat inap akibat flu, menurut data terbaru dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS.
Dilansir Xinhua, jumlah rawat inap sekitar 20.000 sepanjang akhir pekan pada 26 November, dua kali lipat dibanding dengan minggu sebelumnya.
Meningkatnya kematian dan infeksi akibat flu di AS, itu artinya penyakit flu yang sering kali disepelekan ternyata bisa berakibat fatal.
Baca juga: Jadi Favorit Banyak Orang, 5 Makanan Ini Ternyata Sebabkan Flu dan Batuk
Dilansir Halodoc, umumnya orang yang terinfeksi flu akan pulih dalam beberapa hari. Tapi jika seseorang kesulitan sembuh dari flu, kemungkinan rentan mengembangkan penyakit lainnya.
Sistem kekebalan tubuh yang lemah dan lingkungan atau cuaca yang tidak kondusif menjadi faktor berkembangnya flu menjadi serius.
Dilansir Healthline, berikut ini beberapa kondisi yang dapat berkembang dari penyakit flu:
Asma
Pengidap asma dapat mengalami gejala yang lebih buruk ketika mengidap flu. Ini karena flu bisa menyebabkan peradangan pada saluran udara. Sehingga membuat seseorang lebih sensitif terhadap alergen dan pemicu asma.
Pneumonia
Flu sering kali menjadi penyebab utama pneumonia. Pneumonia bisa menyebabkan kematian karena bisa menyebabkan penumpukan cairan dan mengurangi suplai oksigen ke paru-paru.
Baca juga: 3 Penyakit yang Harus Diwaspadai saat Musim Hujan, Bukan Cuma Flu!
Infeksi sinus
Sama seperti infeksi telinga, infeksi sinus dapat berkembang karena flu. Virus flu dapat menyerang sinus secara langsung atau secara tidak langsung. Infeksi sinus dimulai ketika flu menyebabkan peradangan dan penumpukan cairan di sinus.
Jika orang dengan kondisi di atas terserang flu, sebaiknya jangan disepelekan.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: