Ada beberapa penyakit yang disinyalir akan muncul usai seseorang selesai dari liburannya. Setidaknya itu menurut seorang pakar.
"Usai liburan juga ada sejumlah penyakit dan ketidaknyamanan yang menghampiri sehingga kita tidak bersemangat untuk kembali bekerja," kata VP of Medical Operations PT Good Doctor Technology Indonesia, dr Ega Bonar Bastari, seperti yang dikutip Antara.
"Setelah masa liburan usai, tidak jarang kita menghadapi kelelahan, kenaikan berat badan, masalah kulit, serta penyakit-penyakit lain yang rawan muncul atau diderita setelah liburan. Anda dapat memanfaatkan layanan kesehatan telemedisin Good Doctor yang bisa diakses di mana pun dan kapan pun untuk membantu mengatasi efek negatif dari liburan."
Kelelahan usai libur panjang biasanya disebabkan kurang tidur atau pola tidur yang berubah. Kita memaksimalkan waktu liburan dengan melakukan begitu banyak aktivitas sehingga mengurangi waktu istirahat, katanya.
Baca Juga: Bahaya Diabetes Mematikan, Bisa Sebabkan Berbagai Penyakit Ini
Beberapa penyakit yang muncul pasca liburan
Sejumlah penyakit yang datang usai liburan antara lain adalah:
1. Leisure sickness
Leisure sickness adalah kondisi atau gejala sakit yang akan muncul saat akhir pekan atau saat liburan tiba.
Kondisi ini lebih umum terjadi pada pria (3,6 persen) dibandingkan pada wanita (2,7 persen) dengan gejala yang dimulai pada 1—2 hari setelah liburan atau tidak lama setelah peristiwa penting yang mengubah hidup seperti pernikahan, kelahiran seorang anak, memulai pekerjaan baru, dan menyelesaikan ujian sekolah atau universitas.
2. Gangguan cerna
Gangguan pencernaan terjadi karena perubahan pola makan dan tidak memperhatikan kebersihan makanan di tempat liburan.
Liburan menggunakan pesawat juga dapat menimbulkan gangguan pencernaan karena penerbangan dapat menyebabkan dehidrasi, memperlambat kecepatan pergerakan makanan melalui usus, dan menyebabkan sembelit saat tiba di lokasi liburan.
3. Migrain
Migrain disebabkan oleh terlalu lama terpapar sinar matahari, melewatkan jam makan, tidak minum cukup cairan, dan pola tidur berantakan. Untuk menghindarinya, sebisa mungkin Anda tetap mempertahankan pola hidup yang sama setiap hari, bahkan selama perjalanan jauh.
Bangun pada waktu yang hampir bersamaan, makan secara teratur karena gula darah rendah dapat menyebabkan sakit kepala, dan minum dua hingga tiga liter air kemasan sehari untuk mencegah dehidrasi.
4. Pilek
Pilek disebabkan AC di pesawat dan hotel dapat mengekstraksi kelembapan dari udara dan menyebabkan lapisan lendir di dalam hidung mengering.
Padahal, lapisan lendir ini berfungsi untuk melindungi dari infeksi. Udara yang lebih dingin dapat membantu virus berkembang biak.
Baca Juga: Teknisi Ini Dipecat Pas Lagi Asyik Liburan, Enggak Bisa Pulang karena Visa Dicabut
Langkah yang harus dilakukan
Langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam masa transisi dari liburan kembali ke rutinitas, menurut dr Ega di antaranya adalah membiarkan satu atau dua hari untuk menyesuaikan antara kembali dari liburan dan mulai kembali bekerja.
Upayakan untuk kembali ke jadwal tidur sebelum berlibur, merencanakan kegiatan rekreasi atau sosial yang menyenangkan, menerapkan rutinitas yang positif sehingga dapat mulai bekerja dengan tenang.
"Selain itu, lakukan aktivitas fisik secara teratur dan berlatih teknik relaksasi, seperti meditasi."
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: