Sabtu, 02 NOVEMBER 2024 • 08:45 WIB

Waspada! Aktivitas Sehari-hari ini Dapat Sebabkan Saraf Kejepit

Author

Saraf kejepit adalah suatu kondisi ketika bantalan ruas tulang belakang bergeser dan menekan saraf tulang belakang.

INDOZONE.ID - Hernia Nukleus Pulposus (HNP) atau dikenal dengan Saraf kejepit, adalah suatu kondisi ketika bantalan ruas tulang belakang bergeser dan menekan saraf tulang belakang. Kondisi ini kemudian menimbulkan rasa nyeri pada pinggang atau leher, tergantung pada lokasi HNP terjadi.

Beberapa hal yang menjadi penyebab terjadinya HNP yaitu faktor usia, di mana semakin bertambah usia akan membuat kelenturan bantalan tulang belakang berkurang, lalu obesitas, dan memiliki riwayat keturunan saraf kejepit.

Selain itu, aktivitas dalam keseharian kita juga dapat menjadi penyeban terjadinya HNP. Dilansir dari youtube Hidup Sehat, beberapa aktivitas sehar-hari yang dapat menyebabkan saraf kejepit, antara lain:

1. Mengendarai Motor

Seorang pengendara motor melintas saat hujan di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Jumat (18/2/2022). (ANTARA/Fakhri Hermansyah)

Kebanyakan posisi duduk ketika mengendarai motor bisa dibilang posisi duduk yang kurang bagus secara anatomis, kurang dalam posisi netral, ditambah lagi tanpa adanya sandaran serta dalam waktu yang lama. Tak jarang hal ini akan menimbulkan rasa nyeri di pinggang.

Begitu juga ketika motor posisi berhenti dan kita menopang motor dengan satu kaki, akan memberi beban lebih pada tulang punggung, utamanya tulang punggung bagian bawah, yang lama kelamaan berisiko menimbulkan HNP.

Solusi bagi pengendara motor agar terhindar dari HNP yaitu pilh motor yang sesuai dengan tinggi badan dan sesuai kekuatan badan kita. Kemudian jangan terlalu lama duduk diatas motor, sebisa mungkin setiap 2 jam berhenti untuk sekedar beristirahat dan melakukan peregangan

2. Bersepeda

Bersepeda juga dapat menyeabkan terjadinya nyeri pinggang. Beberapa tips agar dapat mengurangi risiko HNP ketika bersepeda yaitu:

  • Sesuaikan antara tinggi sadel sepeda dan tinggi badan, sehingga ketika mengayuh, kaki tidak terlalu menekuk
  • Atur posisi antara sadel dengan stang sepeda, usahakan posisikan stang sepeda agar tangan bisa rileks ketika memegangnya, serta posisikan stang jangan terlalu tinggi dan terlalu rendah dari sadel, karena akan memberi tekanan berlebih pada tulang belakang
  • Boleh pakai sarung tangan yang sesuai dan nyaman, jangan terlalu ketat. Sarung tangan yang sesuai dan nyaman akan meminimalisir getaran
  • Perhatikan posisi punggung dan kepala. Posisikan punggung jangan terlalu menekuk serta posisikan kepala dengan dagu lebih ditarik ke arah dada
  • Usakahan istirahat setiap 1 hingga 2 jam

3. Mengangkat galon

Ilustrasi galon guna ulang. (FREEPIK/benzoix)

Kesalahan postur tubuh ketika mengangkat gallon dapat memberikan tekanan luar biasa pada punggung belakang, sehingga meningkatkan risiko terjadiya HNP. Maka dari itu, tips aman ketika akan mengangkat galon yaitu:

  • Awali dengan posisi berlutut, atau jongkok, dan posisikan punggung tetap lurus
  • Dekatkan tubuh kita sedekat mungkin dengan galon dan peluk galon yang akan kita angkat
  • Angkat galon dengan posisi dipeluk dan gunakan kekuatan tungkai, hindari menggunakan kekuatan punggung. Putar kaki kita ketika akan memposisikan galon, hindari memutar punggung kita.

4. Pemakaian tas dan sepatu

Menyandang tas, utamanya tas dengan beban berat, dapat memicu terjadinya nyeri pinggang. Cara menyandang tas yang benar yaitu dengan menggunakan kedua bahu, jangan hanya disandang dengan salah satu bahu saja, karena hal itu akan menyebabkan tekanan berlebih pada tulang punggung kita.

Alangkah lebih baik lagi, jika kita membawa tas tersebut dengan ditarik, seperti saat membawa trolley.

Pada tas yang memang dikhusukan untuk disandang dan tidak beroda, atau pada jenis tas yang dislempangkan, tips agar dapat menekan risiko terkena HNP ketika memakai 2 jenis tas ini yaitu dengan melakukan aktivitas fisik, yaitu latihan memperkuat otot-otot perut, punggung, dan bokong.

Latihan memperkuat otot-otot tersebut dapat dilakukan dengan melakukan stretching, sehingga menurunkan risiko terjadinya cedera

Lalu pada pemakaian sepatu, diusahakan memakai sepatu yang flat, jangan memakai heals, karena akan memberikan beban lebih dari area betis hingga punggung.

Jika memang terpaksa harus memakai heals karena kewajiban dari tempat bekerja, usahakan setiap 1 jam untuk melepas heels yang dipakai, agar bisa lakukan stretching pada kaki, begitu juga ketika sudah duduk di meja kantor, sebisa mungkin heals dilepas, agar kaki bisa bertumpu pada permukaan lantai yang flat.

5. Menyetir Mobil

Menyetir mobil merupakan kebiasaan yang tidak dapat dihindari, terlebih bagi mereka yang tinggal di kota-kota besar dan sering terjadi macet panjang.

Aktivitas menyetir mobil ini jika tidak didukung dengan posisi yang benar dapat memicu risiko terjadinya HNP.

Hal yang perlu diperhatikan ketika menyetir mobil untuk meminimalisir risiko timbul HNP antar lain:

  • Kondisikan senyaman mungkin tinggi kursi, serta jarak kemudi dengan kaki yang berada di pedal-pedal penggerak mobil
  • Posisikan tangan senyaman mungkin dan rileks, dengan siku menekuk 120 derajat, jangan terlalu tegang dan terlalu lurus
  • Posisikan tangan pada setir mobil pada posisi jam 10 dan jam 2, atau bisa juga pada jam 4 dan jam 8, sesuaikan dengan kenyamanan pribadi
  • Posisikan punggung pada posisi agak melengkung sedikit, jangan terlalu tegak
  • Jika memungkinkan, tambahkan bantal kecil pada punggung sebagai penyangga, agar kelengkungan tulang punggung tetap terjaga
  • Jika terjebak macet yang sangat lama, usahakan setiap 2 jam lakukan stretching

Banner Z Creators.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Youtube

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU