INDOZONE.ID - Punya buku harian pribadi ternyata bukan cuma soal menulis kenangan atau curhat semata. Menuliskan isi hati, pikiran, dan pengalaman sehari-hari bisa jadi cara ampuh untuk menjaga kesehatan mentalmu.
Aktivitas ini membantu Kamu mengenali emosi, memahami perasaan, dan mengelola stres dengan lebih bijak. Menulis jurnal bukan cuma latihan menuangkan kata, tapi juga sarana menenangkan diri.
Masih ragu manfaatnya? Yuk, cari tahu bagaimana journaling bisa berdampak positif pada mentalmu. Tenang, kami juga siapkan tips simpel untuk mulai menulis, bahkan kalau Kamu belum pernah coba sebelumnya.
Baca juga: 7 Manfaat Jus Melon dan Tomat untuk Kesehatan Tubuh, Kaya Gizi!
Jurnaling adalah kebiasaan menulis secara rutin tentang apa yang Kamu pikirkan, rasakan, dan alami setiap hari. Tapi bukan sekadar curhat biasa, journaling dilakukan dengan sadar — sebagai bentuk refleksi diri.
Menurut Dr. Chandni Tugnait, seorang psikoterapis dan pelatih kehidupan, journaling adalah momen di mana kita memberi ruang untuk menjelajahi isi hati dan pikiran, memproses kejadian-kejadian dalam hidup, dan mencatat perjalanan diri dari waktu ke waktu.
Dengan kata lain, journaling adalah cara sederhana tapi kuat untuk lebih mengenal dirimu sendiri.
Baca juga: 7 Manfaat Jus Pisang dan Wortel untuk Kesehatan Jantung hingga Pencernaan
Menulis jurnal secara rutin bukan cuma jadi tempat curhat pribadi, tapi juga punya banyak manfaat buat kesehatan mental Kamu. Ini dia beberapa manfaatnya.
Menulis jurnal bisa jadi pelampiasan sehat saat hati sedang kacau. Sebuah studi tahun 2018 yang dipublikasikan di JMIR Mental Health menemukan bahwa journaling yang berfokus pada emosi dapat menurunkan tingkat kecemasan, gejala depresi, dan tekanan psikologis secara signifikan.
Lewat tulisan, Kamu punya ruang aman untuk meluapkan perasaan yang sulit diungkap secara langsung. Proses ini bukan cuma melegakan, tapi juga membantu pikiran jadi lebih tenang dan stres lebih mudah dikendalikan.
Baca juga: 7 Khasiat Daun Jeruk Ternyata Bikin Tubuh Lebih Sehat
Menulis tentang perasaan atau pikiranmu bisa jadi cara ampuh untuk memahami diri sendiri. Para ahli menyebutkan bahwa kebiasaan ini membantu Kamu mengenali emosi dengan lebih jernih, sehingga lebih mudah mengelolanya.
Hasilnya? Suasana hati jadi lebih stabil, dan Kamu pun makin terlatih dalam merespons situasi secara emosional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthshots.com